Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

PEMBERDAYAAN MASYARAKAT PESISIR KENJERAN DALAM MENGOLAH MARINE DEBRIS MENGGUNAKAN BLACK SOLDIER FLY Ulvi Pri Astuti; Vivin Setiani; Tanti Utami Dewi; Novi Eka Mayangsari; Ahmad Erlan Afiuddin; Alma Vita Sophia; Am Maisarah; Mirna Apriani; Denny Dermawan; Luqman Cahyono; Gusma Hamdana Putra; Bambang Antoko
Jurnal Cakrawala Maritim Vol. 7 No. 1 (2024): Jurnal Cakrawala Maritim
Publisher : P3M Politeknik Perkapalan Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35991/jcm.v7i1.7

Abstract

Timbulan marine debris semakin tahun semakin tinggi. Hal ini mengakibatkan peningkatan pencemaran lingkungan laut. Salah satu upaya dalam mengatasi hal tersebut, dapat dilakukan dengan cara memberikan penyuluhan tentang pengelolaan marine debris kepada masyarakat di sekitar pesisir pantai. Tujuan kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah memberikan pemberdayaan terhadap masyarakat daerah Kenjeran untuk mengolah marine debris menjadi kompos dengan menggunakan BSF. Kegiatan pengabdian masyarakat ini didasarkan pada penelitian sebelumnya yang telah dilakukan mengenai pemanfaatan sampah laut menjadi kompos menggunakan Black Soldier Fly (BSF). Kegiatan pengabdian masyarakat yang dilakukan pada tanggal 13 Agustus 2023 di lokasi HOME Kenjeran dihadiri oleh 50 masyarakat kenjeran. Kegiatan diawali dengan pemberian materi mengenai pemilahan sampah dan pengolahan sampah laut menjadi kompos dengan metode BSF. Selanjutnya dilakukan praktek pembuatan kompos dari sampah laut seperti limbah ikan dicampur sisa makanan. Acara ditutup dengan serah terima alat pemilahan sampah
Studi Perbandingan Kuat Tekan Paving Block berbasis Limbah Sandblasting dan Abu Batu dengan Penambahan Kerikil Angelia Wangi Sekaringtyas; Denny Dermawan; Wiwik Dwi Pratiwi
Conference Proceeding on Waste Treatment Technology Vol. 8 No. 1 (2025): Conference Proceeding on Waste Treatment Technology
Publisher : Politeknik Perkapalan Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Limbah sandblasting dihasilkan dari proses pembersihan permukaan kapal untuk meminimalisir terjadinya korosi. Pasir silika limbah sandblasting merupakan kategori bahan berbahaya dan beracun (B3), sehingga limbah tersebut tidak bisa dibuang secara langsung ke lingkungan. Pemanfaatan limbah sandblasting menjadi bahan material bangunan yaitu salah satu cara untuk mengurangi timbulan limbah sandblasting. Alternatif yang dapat dilakukan dari permasalahan tersebut yaitu dengan memanfaatkan limbah sandblasting sebagai bahan substitusi agregat halus pada pembuatan paving block. Paving block dibuat dengan mencampurkan semen, pasir Lumajang, pasir silika limbah sandblasting, abu batu, dan kerikil. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk menganalisis pengaruh komposisi abu batu dan kerikil terhadap kuat tekan paving block. Perbandingan semen terhadap agregat dibuat konstan 1:6. Paving block dibuat menggunakan mesin press paving dengan ukuran 20cm x 10cm x 6cm. Metode perawatan paving block dilakukan dengan cara ditutup karung goni basah. Hasil rata-rata pengujian kuat tekan dengan penambahan kerikil pada benda uji menghasilkan nilai 21 MPa lebih tinggi dari pada benda uji tanpa kerikil 17,51 MPa. Berdasarkan SNI 03-0691-1996 paving block baik dengan ataupun tanpa kerikil termasuk mutu B, dengan klasifikasi digunakan sebagai peralatan parkir.
Analisis Potensi Pencemaran Limbah Ferri oksida pada Mortar Semen Berdasarkan Uji TCLP Afifatul Faizah; Denny Dermawan; Wiwik Dwi Pratiwi
Conference Proceeding on Waste Treatment Technology Vol. 8 No. 1 (2025): Conference Proceeding on Waste Treatment Technology
Publisher : Politeknik Perkapalan Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pemanfaatan limbah industri sebagai bahan tambahan mortar merupakan langkah strategis untuk mendukung pembangunan berkelanjutan. Penelitian ini menganalisis potensi pencemaran logam berat dari mortar semen yang mengandung ferri oksida dan fly ash melalui uji Toxicity Characteristic Leaching Procedure (TCLP). Uji kuat tekan menunjukkan bahwa variasi 30% ferri oksida dengan fly ash 30% memiliki nilai sebesar 35,05 MPa, sedangkan kontrol (0% ferri oksida dengan fly ash 30%) mencapai 43,02 MPa, kedua variasi memenuhi standar minimum ACI 530.1/ASCE 6/TMS 602 . Hasil uji TCLP menunjukkan bahwa konsentrasi logam berat berada jauh di bawah ambang batas PP No. 22 Tahun 2021, pada logam Zn sebesar <0,747 mg/L, Ni <0,034 mg/L, Ba <1,416 mg/L, Cu <0,031 mg/L, Pb <0,033 mg/L, dan Cr 0,091 mg/L. Penelitian ini menunjukkan bahwa mortar Berbasis ferri oksida dan fly ash aman secara lingkungan dan tetap layak secara teknis. Kombinasi kedua limbah ini berpotensi dikembangkan sebagai material konstruksi ramah lingkungan yang memenuhi kriteria teknis dan lingkungan.
Pengaruh Plasticizer Kitosan Terhadap Nilai Kuat Tarik Bioplastik Berbahan Dasar Limbah Tandan Kosong Kelapa Sawit (TKKS) Ryo Kurniawan; Denny Dermawan; Ria Rismawati
Conference Proceeding on Waste Treatment Technology Vol. 8 No. 1 (2025): Conference Proceeding on Waste Treatment Technology
Publisher : Politeknik Perkapalan Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Limbah tandan kosong kelapa sawit (TKKS) di Indonesia pada tahun 2023 mencapai 10.806,76 ton atau sekitar 23% dari berat tanaman sawit. Kandungan selulosayang tinggi limbah TKKS berpotensi sebagai bahan utama pembuatan bioplastik. Limbah TKKS memiliki kandungan selulosa sebesar 56% dan lignin sebesar 6,5%. Penambahan plasticicer seperti kitosan dapat mengoptimalkan sifat mekanis bioplastik. Penelitian ini menganlisis pengaruh kitosan 1,5 gram, 2,3 gram, dan 3,1 gram, dengan penambahan asam asetat 1% terhadap nilai kuat tarik bioplastik. Hasil penelitian menunjukkan variasi kitosan 1,5 gram memiliki nilai kuat tarik sebesar 0,15 MPa. Variasi kitosan 2,3 gram pada penelitian ini menghasilkan nilai kuat tarik sebesar 0,34 MPa. Nilai kuat tarik tertinggi didapatkan pada variasi kitosan 3,1 gram, yaitu sebesar 0,86 MPa. Hasil uji kuat tarik menunjukkan bahwa nilai kuat tarik belum memenuhi standar JIS-Z-1707 : 1975 sebesar 3,92 MPa. Penambahan kitosan berpengaruh terhadap nilai kuat tarik bioplastik dari limbah tandan kosong kelapa sawit (TKKS).