Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

Public Health Management Readiness in Controlling the Risk of Infectious Diseases Post-Disaster Vina Novela
Miracle Journal Get Press Vol 3 No 1 (2026): February, 2026
Publisher : CV. Get Press Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69855/mgj.v3i1.482

Abstract

Indonesia is highly vulnerable to natural disasters, which often disrupt health systems and increase the risk of infectious disease outbreaks in the post-disaster period. Empirical quantitative evidence on the relationship between public health management preparedness and infectious disease control at the primary healthcare level remains limited. This study analyzed the association between management preparedness and post-disaster infectious disease control effectiveness in Padang Panjang, West Sumatra. A cross-sectional analytic study was conducted involving 60 health personnel engaged in post-disaster management using total sampling. Data were collected through validated structured questionnaires and supported by surveillance reports. Statistical analyses included descriptive tests, Chi-square, Spearman correlation, and multivariate logistic regression (α < 0.05). Results showed that overall preparedness was categorized as good, particularly in epidemiological surveillance, although logistical readiness was relatively weak. Infectious disease control performance was generally good in case detection, prevention coverage, and response, while disease incidence trends remained moderate. A significant positive association was found between preparedness and disease control effectiveness (p < 0.05; r = 0.462). Multivariate analysis identified surveillance systems as the strongest predictor (Adjusted OR = 4.39), followed by logistics, human resources, and intersectoral coordination. Strengthening surveillance capacity, logistics, resource distribution, and cross-sector collaboration is essential to improve sustainable post-disaster infectious disease control.
STUDI FENOMENOLOGI UPAYA PENCEGAHAN GIZI KURANG PADA BALITA Novela, Vina
Jurnal Kesehatan - STIKes Prima Nusantara Vol 11 No 1 (2020): Jurnal Kesehatan
Publisher : LPPM Universitas Prima Nusantara Bukittinggi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35730/jk.v11i1.544

Abstract

Status gizi merupakan salah satu indikator keberhasilan pembangunan melalui program-programnya. Program yang telah dilakukan oleh petugas Puskesmas Guguk Panjang masih terjadi kendala seperti masih kurangnya ketersedian Sumber Daya Manusia dari segi kuantitas, keterlambatan penurunan dana, sarana dan prasarana masih kurang lengkap. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui upaya pencegahan masalah gizi kurang pada balita di Puskesmas Guguk Panjang. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan fenomenologi, dimana pada proses pengolahan data dimulai dari reduksi hasil wawancara, kemudian data disajikan dalam narasi tabel atau flowchart, setelah itu diverifikasi data dg menggunakan triangulasi data dan sumber baru ditarik sebuah kesimpulan penelitian. Partisipan  sebanyak 8 orang terdiri dari Kepala Puskesmas, pemegang program gizi, bidan, kader dan ibu Balita.. Hasil penelitian memunculkan enam tema masih kurangnya SDM dari segi kuantitas, keterlambatan penurunan dana, sarana dan prasarana di posyandu masih belum memadai, pelaksanaan Upaya Pencegahan Gizi belum optimal, proses monitoring dan evaluasi sudah baik, Diharapkan kepada petugas untuk dapat melakukan mapping kegiatan program dengan sesuai perencanaan kegiatan dan mengoptimalkan peran kader kesehatan yang ada.