Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : J-CEKI

Kampanye Sosial Buka Baca Putri, Zahra Nabila; Aris Sutejo; Alfian Candra Ayuswantana
J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah Vol. 4 No. 4: Juni 2025
Publisher : CV. ULIL ALBAB CORP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jceki.v4i4.9234

Abstract

Rendahnya angka tingkat literasi di Indonesia menjadi salah satu isu yang serius. Berdasarkan data yang diperoleh dari PISA tahun 2022, Indonesia menempati posisi ke-70 dari 81 negara sebagai negara yang memiliki tingkat literasi terendah. Melalui isu ini kampanye social “Buka Baca” hadir sebagai jembatan untuk menumbuhkan kembali minat baca salah satunya di kalangan pelajar SMA di Kota Sidoarjo. Salah satu cara agar pesan kampanye dapat diterima oleh target audiens adalah dengan dengan membuat identitas visual kuat, salah satunya dengan membuat perancangan logo. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dan kualitatif untuk menjabarkan proses perancangan logo, mulai dari brainstorming hingga finalisasi desain logo. Hasil perancangan ini dapat menunjukkan bahwa logo memiliki peran yang penting untuk mempresentasikan kampanye. Harapannya logo yang dihasilkan dapat memperkuat pesan kampanye. Keywords: Logo, Kampanye Sosial, Literasi
Perancangan Identitas Visual Rebranding Desa Wisata Kampung Tenun Ikat Bandar Kidul Kota Kediri Farah Dhiesta Nurushsyifa; Aileena Solicitor Costa Rica El Chidtian; Aris Sutejo
J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah Vol. 4 No. 5: Agustus 2025
Publisher : CV. ULIL ALBAB CORP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jceki.v4i5.9564

Abstract

Perancangan identitas visual yang kuat dan konsisten memegang peranan penting dalam branding desa wisata kampung tenun ikat Bandar Kidul Kota Kediri. Kota Kediri memiliki warisan budaya yang harus dilestarikan dan dikenalkan kepada masyarakat secara menyeluruh, namun identitas visual yang telah ada tidak mampu merepresentasikan citra destinasi wisata edukasi budaya. Oleh karena itu, diperlukan rebranding atau perancangan ulang pada desa wisata kampung tenun ikat Bandar Kidul dengan tujuan untuk merancang identitas visual baru yang merepresentasikan potensi budaya tenun ikat secara konsisten guna memperkuat branding desa wisata agar meningkatkan daya tarik. Metode perancangan yang digunakan adalah “Five Phases of The Graphic Design Process” oleh Robin Landa. Metode ini terdiri dari 5 fase atau tahapan dalam proses desain yaitu orientation, analysis, concepts, design, dan implementation. Perancangan ini menghasilkan identitas visual yang menarik dan sesuai konsep dengan menggunakan elemen berupa potensi budaya tenun ikat yang diaplikasikan pada berbagai media. Melalui perancangan ini, diharapkan desa wisata kampung tenun ikat Bandar Kidul memiliki citra yang kuat dan konsisten agar dapat dikenal masyarakat secara luas dan membangun loyalitas wisatawan.