Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

TEACHING ARABIC SPEAKING IN AN ARTIFICIAL ENVIRONMENT (A DESCRIPTIVE STUDY TO BENEFIT FROM THE PROCESS OF TEACHING THE SKILL OF SPEAKING THE ARABIC LANGUAGE IN INDONESIA): تعليم الكلام اللغة العربية في البيئة الاصطناعية (دراسة تحليلية الوصفية لإستفادة عملية تعليم مهارة الكلام اللغة العربية في إندونيسيا) Muhammad Ainul Yaqin
Fashohah : Jurnal Ilmiah Pendidikan Bahasa Arab Vol 3 No 1 (2023)
Publisher : Prodi Pendidikan Bahasa Arab Fakultas Agama Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33474/fsh.v3i1.19211

Abstract

The purpose of this study was to find out the theoretical basis for creating an artificial environment to develop Arabic speaking skills for non-Arabic speakers living in Indonesia. The method used is a literature review, where this study explores and connects existing theories with the subject matter of creating an Arabic-language environment in an artificial environment for non-Arabic speakers. As for the results of this study learning to speak Arabic for non-Arabic speakers is a diverse process because each student has a connection with the process of their learning activities in learning, in this case the relationship with the effectiveness of students and their background abilities. Usually students easily understand how irritation occurs from the outside, because they get their five senses, both sight, hearing, smell, taste, and touch. The process of teaching speaking to non-Arabic speakers at this school is divided into two parts: 1) inside the classroom, 2) outside the classroom. Key words: Arabic language learning; artificial environment.
Faktor-Faktor Istri Sebagai Tenaga Kerja Wanita (TKW) Studi Kasus Di Desa Pace Kecamatan Silo Kabupaten Jember Muhammad Ainul Yaqin
el-Bait: Jurnal Hukum Keluarga Islam Vol 1 No 1 (2022): Januari-Juni
Publisher : Fakultas Syariah Program studi Hukum Keluarga Islam IAI Al- Qodiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53515/ebjhki.v1i1.3

Abstract

Pernikahan adalah sunnah Rosulullah dan sunnah para Rosul kekasih Allah. Sunnah yang paling membawa kenikmatan dan sekaligus bertabur pahala dan kemuliaan, betapa indah dan bahagia sebuah pernikahan yang di bangun di atas pondasi keimanan, lebih dari itu agama Islam memandang pernikahan merupakan suatu perbuatan yang bernilai ibadah lebih-lebih ketika menunaikan hak dan kewajiban dalam suatu pernikahan. Akan tetapi meskipun hak dan kewajiban bagi suami dan istri telah ditegaskan dalam al-Qur’an dan hadits yang kemudian dikhususkan pembahasannya dalam fikih munakahat ternyata masih banyak sebuah keluarga yang tidak bisa menunaikan kewajibannya terutama masalah nafkah, sehingga banyak seorang ibu rumah tangga yang bekerja keluar daerah serta rela berpisah dengan keluarga hanya untuk membantu perekonomian rumah tangganya. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif, dengan tujuan dapat mengetahui secara langsung tentang keadaan, karakteristik dari fakta-fakta (individu, kelompok atau keadaan) yang terjadi di masyarakat, sehingga bisa diperoleh gambaran tentang keadaan yang sebenarnya yang terkait dengan faktor-faktor yang melatar belakangi seorang istri menjadi tenaga kerja wanita serta perspektif hukum Islam memandang hal tersebut. Berdasarkan penelitian yang dilakukan bahwa faktor-faktor yang melatar belakangi seorang istri menjadi tenaga kerja wanita adalah dari faktor ekonomi, lingkungan dan pendidikan tetapi yang lebih dominan adalah faktor ekonomi, ini terjadi kepada masyarakat yang tidak mempunyai lahan pertanian sendiri sehingga untuk pemenuhan nafkah setiap harinya tidak mencukupi sehingga membuat sang istri mempunyai keinginan untuk membantu perekonomian keluarga.
PENDAMPINGAN KOMUNITAS LEMBAGA KEMENTRIAN BAHASA DALAM PELAKSANAAN PEMBELAJARAN KEMAHIRAN BERBICARA DENGAN MENGGUNAKAN METODE MUBASYARAH GUNA MEMPERMUDAH DAN MEMBIASAKAN PESERTA DIDIK DALAM BERBICARA BAHASA ARAB DI LINGKUNGAN LEMBAGA KEMENTRIAN BAHASA M: Pemberdayaan terhadap Pengembangan Kualitas Asset SDM Guru dalam Menciptakan pembelajaran Bahasa arab yang efektif,efisien dan menyenangkan di Masa Covid-19 Elok Rufaiqoh Rufaiqoh; Muhammad Ainul Yaqin; Muhammad Yunus
Al-Ijtimā': Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 1 No 2 (2021): April
Publisher : Lembaga Penelitian, Publikasi Ilmiah dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP3M)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53515/aijpkm.v1i2.15

Abstract

Pendampingan ini bertujuan untuk mengembangkan asset komunitas Kementrian Bahasa MTs. Unggulan Al-Qodiri Jember pada aspek kualitas SDM Guru dalam Menciptakan pembelajaran Bahasa arab yang efektif, inovatif dan menyenangkan di Masa Covid-19. Proses pemberdayaan ini menggunakan pendekatan ABCD. Berdasarkan hasil pemberdayaan terhadap SDM guru Kementrian Bahasa MTs. Unggulan Al-Qodiri Jember, maka ada beberapa simpulan yaitu: pemberdayaan dalam meningkatkan kualitas SDM guru-guru Kementrian Bahasa MTs. Unggulan Al-Qodiri Jember tidak akan berhasil jika tidak ada kerjasama dan partisipasi aktif dari subjek pendampingan dan seluruh asset yang berkaitan dengan Kementrian Bahasa MTs. Unggulan Al-Qodiri Jember. Pelaksanaan pemberdayaan berjalan dengan optimal karena pemberdayaan ini menghasilkan pengembangan kualitas asset SDM guru-guru Kementrian Bahasa MTs. Unggulan Al-Qodiri Jember dalam menerapkan metode mubasyarah untuk meningkatkan maharoh kalam. Metode mubasyaroh ini akan sangat signifikan bagi peningkatan proses dan hasil belajar di komunitas tersebut. Metode mubasyaroh merupakan metode yang bertujuan agar peserta didik dapat langsung mempraktikkan hingga berkomunikasi aktif dengan Bahasa arab. Metode yang melatih peserta didik untuk praktek langsung mengucapkan kata-kata atau kalimat tertentu dalam bahasa arab, meskipun kalimat tersebut masih asing atau belum dipahami oleh peserta didik. Metode ini cara menyajikan materi langsung menggunakan Bahasa arab  sebagai Bahasa pengantar, dan tidak menggunakan Bahasa ibu dalam mengajar. Dengan metode ini maka siswa akan terbiasa mendengar dan praktek berbicara dengan menggunakan Bahasa arab, maka akan tercipta pembelajaran Bahasa arab  yang efektif dan efisien. Keyword: Metode Mubasyarah; Maharah Kalam; Metode Mubasharah.