Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Pengaruh Pembelajaran Realistik Dalam Meningkatkan Pemahaman Pecahan Siswa Kelas 5 MI Darul Ulum Ngaliyan Risfi Aulya Hanni; Istna Syaikhah Hanun; Fatma Nur Rahayu; Sinta Yuni Lestari; Filia Indonesia AHSS; Trimurtini T
Madani: Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol 1, No 11 (2023): Desember
Publisher : Penerbit Yayasan Daarul Huda Kruengmane

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.10260330

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh positif dari penerapan pendekatan Pendidikan Matematika Realistik Indonesia (PMRI) terhadap pemahaman siswa pada materi penjumlahan pecahan. Metode penelitian yang digunakan adalah  deskriptif kualitatif dengan mengumpulkan data dari hasil tes. Subjek dari penelitian ini adalah siswa kelas V di MI Darul Ulum Ngaliyan dengan total 31 peserta didik. Teknik pengumpulan data menggunakan tes dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukan peningkatan terhadap hasil belajar sebelum menggunakan pendekatan PMRI dan sesudah menggunakan pendekatan PMRI sehingga dapat dikatakan bahwa pendekatan PMRI lebih dibandingkan tidak menggunakan pendekatan sama sekali. Penelitian ini memiliki kontribusi yang penting terhadap pemahaman siswa mengenai penjumlahan dan pengurangan pecahan dengan menggunakan pendekatan PMRI di sekolah dasar. Sehingga dapat disimpulkan bahwa penerapan pembelajaran realistik yang dilakukan dapat meningkatkan pemahaman siswa mengenai materi pecahan.  
ANALISIS HASIL BELAJAR PESERTA DIDIK KELAS 4 TERHADAP MATA PELAJARAN PPKN MENGGUNAKAN MODEL PJBL MATERI SILA-SILA PANCASILA DAN PROSES PERUMUSAN PANCASILA DENGAN MEMBUAT POSTER DAN PAPAN KREATIF Fatma Nur Rahayu; Pramaysella Rahmayanti; Kurotul Aeni; Wulan Aulia Azizah
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 9 No. 5 (2023): Volume 09 No. 05 Desember 2023
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v9i5.2215

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh hasil belajar peserta didik kelas 4 terhadap mata pelajaran Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn) menggunakan model Pembelajaran Berbasis Proyek (Project-Based Learning/PJBL) dengan materi Sila-Sila Pancasila dan proses perumusan Pancasila.Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian kuantitatif dan kualiatif (Metode Campuran). Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada pertemuan pertama aktivitas belajar dan keaktifan siswa belum begitu optimal meski sudah memperlihatkan peningkatan dari setiap pertemuannya. Dan pada pertemuan kedua , aktivitas belajar siswa dan hasil belajar telah mencapai ketuntasan minimal dalam ketercapaian indikator sebagai variabel ketercapaian penelitian.. Subjek yang di gunakan dalam penelitian ini yaitu peserta didik kelas 4 di SD Negeri 2 Bandungan pada mata pelajaran PPKn. Adapun teknik pengumpulan data yang di gunakan dalam penelitian ini yaitu teknik tes dan non tes. Hasil dari penelitian ini menunjukkan peningkatan pemahaman siswa terhadap materi nilai - nilai Pancasila dan proses perumusan Pancasila dilihat dari hasil tugas dan proyek yang sudah di kerjakan peserta didik. Dengan demikian, penelitian ini dapat di jadikan acuan guru dalam menerapkan model PJBL dalam meningkatkan pemahaman siswa terhadap materi Sila-Sila Pancasila dan proses perumusan Pancasila. Kata Kunci : Hasil Belajar, PPKN, Project Based Learning.
Analysis of Factors Causing the Non-Implementation of Dance Education in Elementary Schools and Its Impact on Students' Multiple Intelligences Fatma Nur Rahayu; Deasylina Da Ary
Sekolah Dasar: Kajian Teori dan Praktik Pendidikan Vol. 34 No. 2 (2025)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um009v34i22025p250-260

Abstract

Abstract: Dance learning in elementary schools has many obstacles in the application of learning in the classroom. In reality, there are elementary schools that have not implemented dance learning as a subject that is taught, so students do not get the opportunity to develop their knowledge in the field of dance. This study aims to analyze the factors that cause the non-implementation of dance learning in elementary schools and its impact on students' multiple intelligences. This research uses a descriptive qualitative approach with data collection techniques through interviews, observation, and documentation. The research instruments used include observation guidelines, interview guidelines, documentation sheets, and field notes. Data validity uses triangulation of sources and techniques, then proceeds with data analysis using the Miles and Huberman model. Data analysis used includes data reduction, data presentation, and conclusion drawing. The results of this study show that the factors that cause the non-implementation of dance learning consist of various aspects, including, among others, teachers, school policies, tight lesson time, and facilities and infrastructure. The impact of this condition is the inhibition of the development of students' multiple intelligences, especially kinesthetic, interpersonal, and intrapersonal intelligence, which should be honed through dance. Abstrak: Pembelajaran tari di sekolah dasar menghadapi banyak hambatan dalam penerapan pembelajaran di kelas. Faktanya, ada sekolah dasar yang belum menerapkan pembelajaran tari sebagai mata pelajaran yang diajarkan, sehingga siswa tidak mendapatkan kesempatan untuk mengembangkan pengetahuan mereka di bidang tari. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang menyebabkan tidak diterapkannya pembelajaran tari di sekolah dasar dan dampaknya terhadap kecerdasan majemuk siswa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Instrumen penelitian yang digunakan meliputi pedoman observasi, pedoman wawancara, lembar dokumentasi, dan catatan lapangan. Validitas data menggunakan triangulasi sumber dan teknik, kemudian dilanjutkan dengan analisis data menggunakan model Miles dan Huberman. Analisis data yang digunakan meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa faktor-faktor yang menyebabkan tidak dilaksanakannya pembelajaran tari terdiri dari berbagai aspek, antara lain guru, kebijakan sekolah, waktu pelajaran yang ketat, serta fasilitas dan infrastruktur. Dampak dari kondisi ini adalah penghambatan perkembangan kecerdasan majemuk siswa, terutama kecerdasan kinestetik, interpersonal, dan intrapersonal, yang seharusnya dikembangkan melalui tari.