Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Sosialisasi dan Pelatihan Media Pembelajaran Berbasis Information and Communication Technology Bagi Guru Sejarah SMA/MA Se-Kecamatan Kairatu Gazali Far-Far; Wa Ima; Rina Pusparani; Gesia Urlialy
Kontribusi: Jurnal Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2024): Mei 2024
Publisher : Cipta Media Harmoni

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53624/kontribusi.v4i2.297

Abstract

Pengabdian kepada masyarakat dilaksanakan karena dilatarbelakangi masalah rendahnya kemampuan guru-guru sejarah SMA/MA kecamatan Kairatu dalam menggunakan media pembelajaran berbasis ICT. Tujuan pengabdian kepada masyarakat adalah untuk meningkatkan kemampuan guru-guru sejarah SMA/MA Kairatu dalam menggunakan dan memanfaatkan media pembelajaran berbasisi ICT. Metode yang digunakan dalam pengabdian ini adalah sosialisasi media pembelajaran ICT dan jenis-jenisnya, pelatihan pemanfaatan TIK dalam pembelajaran, membuat media pembelajaran audio visual dengan power point, dan membuat media pembelajaran menggunakan aplikasi Kahoot. Keberhasilan pelaksanaan pengabdian ini dilihat dari target jumlah peserta pelatihan, ketercapaian tujuan pelatihan, ketercapaian target materi yang telah direncanakan dan kemampuan peserta pelatihan dalam penguasaan materi media pembelajaran berbasis ICT.
Penerapan Model Pembelajaran Problem Based Learning dalam Pembelajaran Sejarah Syafadella E. Morees; Bety D.S Hetharion; Nur Aida Kubangun; Gazali Far-Far
Kontribusi: Jurnal Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 5 No. 2 (2025): Mei 2025
Publisher : Cipta Media Harmoni

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53624/kontribusi.v5i2.642

Abstract

Latar Belakang: Dalam aktifitas belajar mengajar pada mata pelajaran sejarah, guru cenderung menerapkan metode belajar yang konvensional dengan pendekatan ceramah dan selalu berpusat pada guru. Hal inilah yang membuat peserta didik cenderung pasif, dan merasa membosankan. Tujuan: Problem Based Learning (PBL) adalah Model pembelajaran yang melibatkan peserta didik aktif dalam proses belajar mengajar. Metode: Penelitian ini menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Hasil: Hasil dari penelitian ini menujukan kegiatan belajar mengajar menggunakan model pembelajaran Problem Baseed Learning sangat efektif. Hal ini dapat dilihat pada siklus I hingga Siklus II. Nilai rata-rata persentase kegiatan guru pada siklus I sebesar 66,67% dan meningkat sebesar 16,66% pada siklus II menjadi 83,33%.  Kesimpulan: Model Problem Based Learning dapat meningkatkan pemahaman peserta didik terkait dengan materi Kolonialisme bangsa Belanda di Indonesia dan meningkatkan hasil belajar siswa.