Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Inovasi Produk Limbah Cangkang Telur Menjadi Briket dan Pupuk untuk Meningkatkan Daya Saing Dewi Lusiana Pater; Aji Brahma Nugroho; Agung Nilogiri
JIWAKERTA: Jurnal Ilmiah Wawasan Kuliah Kerja Nyata Vol 5, No 1 (2024): Juni
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/jiwakerta.v5i1.22711

Abstract

Setelah melakukan observasi lapangan, penulis menemukan permasalahan pada Kelompok Peternak Ayam  Darsono yaitu banyaknya cangkang telur yang tidak terolah. Hal ini disebabkan kurangnya keterampilan dan pengetahuan dalam menciptakan inovasi produk baru, kreasi kemasan yang kurang menarik serta terbatasnya manajemen pemasaran berbasis teknologi informasi untuk menjangkau pasar yang lebih luas dalam memasarkan produk. Untuk mengatasi permasalahan ini maka solusi yang ditawarkan adalah perlu diberikan pelatihan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan anggota mitra.dalam bentuk Inovasi Produk Cangkang Telur Menjadi Produk Briket Dan Pupuk Cair Yang Berdaya Guna. Pembuatan kreasi kemasan yang menarik, serta pemasaran online berbasis teknologi informasi. Dasar pemilihan pelatihan pembuatan produk  briket yaitu dibutuhkannya bahan bakar yang semakin langka. Juga pupuk cair yang dibutuhkan petani. Metode     pelaksanaan kegiatan pengabdian masyarakat ini dibagi menjadi lima bagian yaitu penyediaan dokumen standar operasional serta pendampingan pelaksanaannya, program pelatihan dan pendampingan cara mengolah cangkang telur menjadi briket dan pupuk cair. pengemasan dan pelabelan ke dua produk. Serta pelatihan pengetahuan dan ket,ampilan dalam menggunakan e-commerce. Dengan adanya pelatihan pengolahan cangkang telur menjadi briket dan pupuk cair diharapkan akan menambah pengetahuan dan keterampilan anggota mitra untuk berinovasi memproduksi produk baru yang bertujuan meningkatkan produktivitas dan daya saing. serta meningkatkan kesejahteraan anggota mitra
Inovasi Produk Olahan Makanan Berbahan Daun Kelor Untuk Meningkatkan Nilai Ekonomi Dan Pencegahan Stunting Di Lingkungan Pimpinan Ranting Aisyiyah Pagah (PRA PAGAH) Jember Dewi Lusiana Pater; Aji Brahma Nugroho; Agung Nilogiri; Muhtar Muhtar; Satrio Bakti
Jurnal Pengabdian Masyarakat IPTEKS Vol. 11 No. 1 (2025): PENGABDIAN MASYARAKAT IPTEKS
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/jpmi.v11i1.3835

Abstract

Daun kelor (Moringa oleifera) memiliki kandungan gizi tinggi yang bermanfaat untuk kesehatan, terutama dalam pencegahan stunting. Namun, pemanfaatannya dalam pola konsumsi masyarakat masih terbatas, sehingga diperlukan inovasi dalam pengolahan agar lebih bervariasi dan diterima luas. Program pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan nilai ekonomi dan diversifikasi pangan berbasis daun kelor melalui inovasi produk olahan, seperti puding, bolu kukus, dan nugget. Metode yang digunakan dalam program ini mencakup tiga tahap utama. Pertama, edukasi kepada masyarakat mengenai manfaat gizi daun kelor guna meningkatkan kesadaran akan pentingnya konsumsi makanan bergizi. Kedua, pelatihan pembuatan produk inovatif berbasis daun kelor dengan teknik pengolahan yang mempertahankan kandungan nutrisinya. Ketiga, pemberian pelatihan kewirausahaan yang meliputi teknik pengemasan menarik, strategi pemasaran online, serta pengelolaan usaha kecil berbasis produk daun kelor. Hasil dari kegiatan ini menunjukkan bahwa masyarakat memiliki pemahaman yang lebih baik mengenai manfaat daun kelor dan mampu mengolahnya menjadi produk yang lebih variatif. Selain itu, peserta juga memiliki keterampilan dalam menjual dan memasarkan produk secara lebih efektif. Dengan demikian, program ini tidak hanya berkontribusi pada peningkatan pola konsumsi gizi masyarakat, tetapi juga mendukung pengembangan ekonomi kreatif berbasis kearifan lokal yang berkelanjutan. Melalui kegiatan ini, diharapkan masyarakat dapat lebih kreatif dalam mengolah daun kelor, meningkatkan konsumsi pangan bergizi, serta menciptakan peluang ekonomi baru bagi mitra yang berbasis kearifan lokal. Program ini juga mendukung pengembangan industri ekonomi kreatif desa yang berkelanjutan dan berkontribusi terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat.