Mahmudah Fitriyah
UIN Syarif Hidayatullah Jakarta

Published : 4 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Optimalisasi Pembelajaran Berbasis Proyek: Penggunaan Aplikasi Sipebi dalam Mata Kuliah Bahasa Indonesia Mohammad Siddiq; Nuryani Nuryani; Mahmudah Fitriyah; Syihaabul Hudaa; Winci Firdaus; Luo Ying
Ranah: Jurnal Kajian Bahasa Vol 12, No 2 (2023): Ranah: Jurnal Kajian Bahasa
Publisher : Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26499/rnh.v12i2.5919

Abstract

The limited time in learning activities and the lack of student understanding in writing make this output-based learning often experience obstacles. One of the most common obstacles is the non-achievement of learner output targets. The purpose of writing this article is to present how the Sipebi application can support outcome-based learning activities in Indonesian language courses. The research method used by researchers is mixed method, which is a combination of qualitative and quantitative. The research stages carried out began with the introduction of the Indonesian language course, providing RPS, teaching, practice, evaluation, and solutions provided by the teacher. The results in this learning activity were found that students were able to use the Sipebi application in learning activities. In addition, students get publications in digital newspapers which are the initial purpose of publication. AbstrakKeterbatasan waktu di dalam kegiatan pembelajaran dan kurangnya pemahaman mahasiswa dalam penulisan membuat pembelajaran berbasis luaran sering mengalami kendala. Salah satu kendala yang paling sering terjadi yaitu tidak tercapainya target luaran pemelajar. Tujuan penulisan artikel ini untuk menyajikan bagaimana aplikasi Sipebi mampu mendukung kegiatan pembelajaran berbasis luaran dalam mata kuliah Bahasa Indonesia. Metode penelitian yang digunakan oleh peneliti menggunakan mixed method, yaitu gabungan antara kualitatif dengan kuantitatif. Tahapan penelitian yang dilakukan dimulai dengan tahap pengenalan mata kuliah Bahasa Indonesia, pemberian RPS, pengajaran, praktik, evaluasi, dan solusi yang diberikan pengajar. Hasil dalam kegiatan pembelajaran ini didapatkan bahwa mahasiswa mampu menggunakan aplikasi Sipebi dalam kegiatan pembelajaran. Selain itu, mahasiswa mendapatkan publikasi di koran digital yang menjadi tujuan awal publikasinya.
Optimalisasi Pembelajaran Berbasis Proyek: Penggunaan Aplikasi Sipebi dalam Mata Kuliah Bahasa Indonesia Mohammad Siddiq; Nuryani Nuryani; Mahmudah Fitriyah; Syihaabul Hudaa; Winci Firdaus; Luo Ying
Ranah: Jurnal Kajian Bahasa Vol 12, No 2 (2023): Ranah: Jurnal Kajian Bahasa
Publisher : Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26499/rnh.v12i2.5919

Abstract

The limited time in learning activities and the lack of student understanding in writing make this output-based learning often experience obstacles. One of the most common obstacles is the non-achievement of learner output targets. The purpose of writing this article is to present how the Sipebi application can support outcome-based learning activities in Indonesian language courses. The research method used by researchers is mixed method, which is a combination of qualitative and quantitative. The research stages carried out began with the introduction of the Indonesian language course, providing RPS, teaching, practice, evaluation, and solutions provided by the teacher. The results in this learning activity were found that students were able to use the Sipebi application in learning activities. In addition, students get publications in digital newspapers which are the initial purpose of publication. AbstrakKeterbatasan waktu di dalam kegiatan pembelajaran dan kurangnya pemahaman mahasiswa dalam penulisan membuat pembelajaran berbasis luaran sering mengalami kendala. Salah satu kendala yang paling sering terjadi yaitu tidak tercapainya target luaran pemelajar. Tujuan penulisan artikel ini untuk menyajikan bagaimana aplikasi Sipebi mampu mendukung kegiatan pembelajaran berbasis luaran dalam mata kuliah Bahasa Indonesia. Metode penelitian yang digunakan oleh peneliti menggunakan mixed method, yaitu gabungan antara kualitatif dengan kuantitatif. Tahapan penelitian yang dilakukan dimulai dengan tahap pengenalan mata kuliah Bahasa Indonesia, pemberian RPS, pengajaran, praktik, evaluasi, dan solusi yang diberikan pengajar. Hasil dalam kegiatan pembelajaran ini didapatkan bahwa mahasiswa mampu menggunakan aplikasi Sipebi dalam kegiatan pembelajaran. Selain itu, mahasiswa mendapatkan publikasi di koran digital yang menjadi tujuan awal publikasinya.
EDUCATIONAL CHARACTER VALUES IN ACEH FOLK STORIES: BANTA BARENSYAH AS AN INVENTION FOR TEACHING MATERIALS IN SCHOOL Mahmudah Fitriyah; Ahmad Bahtiar; Darsita Suparno
Jurnal Gramatika Vol 11, No 2 (2025): Autumn Issue (October–March)
Publisher : Universitas PGRI Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22202/jg.2025.v11i2.10008

Abstract

Folklore is a local wisdom that contains many Indonesian cultural values. Many folk tales tell stories about people's lives and tell history or societal figures, accompanied by values that are very good if taught in schools. Acehnese folklore is a form of oral literature transmitted by word of mouth, containing messages or advice from experiences or natural events linked to events experienced by humans, ancestors, or pious people at that time. This research aims to describe the values of character education in the Acehnese folklore Banta Barensyah. This story is full of character education values from which many lessons can be learned to become role models for today's young generation. The story of the hard work and love between parents and children is so beautifully described, right up to the story's happy ending. This research uses a qualitative descriptive method, with data collection techniques in the form of listening and note-taking techniques, as well as data analysis techniques in the form of content analysis. Based on the study carried out, there are 13 educational character values in this folklore, including: 1) religiosity; 2) honesty; 3) hard work; 4) creativity; 5) independent; 6) democratic; 7) curiosity; 8) national spirit; 9) appreciates achevements; 10) friendly/communicative; 11) love of peace; 12) social care; and 13) responsibility. So, it can be concluded that the Acehnese folklore Banta Barensyah is very good to use as teaching material for Indonesians and schools.
PERMAINAN BAHASA DALAM PAPAN IKLAN DI WILAYAH TANGERANG SELATAN Mahmudah Fitriyah; Royan Raiskhana; Didah Nurhamidah
Pena Literasi : Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol. 9 No. 1 (2026): Pena Literasi
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24853/pl.9.1.104-117

Abstract

Artikel ini membahas fenomena permainan bahasa yang digunakan dalam papan iklan di wilayah Tangerang Selatan sebagai bentuk kreativitas linguistik dalam ranah publik. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi jenis-jenis permainan bahasa yang muncul serta menganalisis fungsi dan efek komunikatifnya terhadap khalayak. Metode yang digunakan adalah kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa dokumentasi dan observasi lapangan terhadap berbagai papan iklan, baik komersial maupun non-komersial, yang tersebar di ruang-ruang publik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa permainan bahasa yang paling dominan adalah penggunaan homonim, aliterasi, rima, plesetan, dan campur kode, terutama antara bahasa Indonesia dan bahasa Inggris. Permainan ini digunakan tidak hanya untuk menarik perhatian, tetapi juga menciptakan kesan lucu, cerdas, atau kekinian yang dapat memperkuat citra merek atau pesan yang disampaikan. Selain itu, permainan bahasa menunjukkan adanya strategi adaptif dalam menghadapi persaingan pasar lokal yang dinamis, serta mencerminkan kreativitas budaya urban masyarakat Tangerang Selatan. Temuan ini memperlihatkan bahwa bahasa dalam iklan tidak hanya berfungsi sebagai alat komunikasi, tetapi juga sebagai media ekspresi identitas dan strategi pemasaran. Dengan demikian, permainan bahasa dalam papan iklan menjadi fenomena penting yang layak dikaji dalam kajian linguistik terapan dan komunikasi visual