Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

ALTERNATIF DESAIN GEDUNG GUESTWING 1 THE RITZ CARLTON HOTTEL DENGAN SISTEM GANDA I Made, Anggi Prasetya; Sarassantika, I Putu Ellsa; Cokorda Agung Yujana; I Wayan Gde Erick Triswandan; I Putu Deny Surastika Aditama
Jurnal Rekayasa Teknik Sipil dan Lingkungan - CENTECH Vol. 5 No. 2 (2024): Jurnal Rekayasa Teknik Sipil dan Lingkungan, Oktober 2024, ISSN 2722-0230 (Onli
Publisher : UKI Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33541/cen.v5i2.6101

Abstract

When planning a tall building structure, the deviation due to lateral forces is very important to be taken into account in the planning of tall building structures. To reduce the amount of deviation in the structure adding by special structural elements, as shear walls. With the shear wall, can increase the stiffness of the building structure and absorb large shear forces along with higher the building structure and lateral force on structure will not fully accepted by frame structure which will result a decrease in deviation. Guestwing 1 The Ritz Carlton Hottel located in South Kuta District, Badung Regency, Bali. This building has a height of 20.2 m consisting of 6 floors. Planning with 2 models: a) SRPMK Existing Modeling, b) Dual System Model. Material specifications and loading are the same, just different in addition of shear walls and reducing the dimensions the building. Based on the results the analysis of the two models, the largest inter-storey deviation value in the existing model X=52.014mm; Y=47.960mm and for the dual system model X=25.614mm; Y=26.026mm. From the results of deviation analysis on both models, can be concluded that with addition of shear walls, there is a decrease in deviation 63.27% in X direction and 68.18% in Y direction. The most significant decrease occurs in dimensions and reinforcement of column K1 from size 350x800mm with 22 D22 reinforcement to column 300x600mm with 18 D22 reinforcement, beam B3 250x450mm for support area 17 D13 and field area 10 D13 to beam 250x400mm with the number of support reinforcement 11 D13, and the number of field reinforcement 7 D13. From the results of this planning can be used as a consideration for the construction of the next building for the use of shear walls in the structure.
PENINGKATAN INFRASTRUKTUR DRAINASE PURA PEJENENGAN DADIA TEBEN DAYANG, DESA SIBETAN, KECAMATAN BEBANDEM, KAB. KARANGASEM I Made Kusuma Wiranata; Cokorda Agung Yujana; Gde Wikan Pradnya Dana
Jurnal Abdi Daya Vol. 5 No. 2 (2025): Jurnal Abdi Daya Vol.5 No.2 Tahun 2025
Publisher : Universitas Warmadewa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22225/jad.5.2.2025.11-20

Abstract

Program Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) ini berfokus pada peningkatan infrastruktur drainase di Pura Pejenengan Dadia Teben Dayang, Desa Sibetan, Kecamatan Bebandem, Kabupaten Karangasem, Bali. Wilayah ini menghadapi masalah genangan air, erosi tanah, dan pengelolaan air hujan yang tidak optimal akibat curah hujan tinggi dan permeabilitas tanah rendah, yang mengganggu aktivitas keagamaan dan kenyamanan masyarakat. Solusi utama adalah penerapan teknologi biopori, lubang resapan vertikal berbahan pipa PVC berdiameter 150 mm dengan lubang-lubang untuk meningkatkan infiltrasi air, mengurangi genangan, mencegah erosi, dan memanfaatkan sampah organik sebagai pupuk. Kegiatan meliputi survei awal, pengukuran, penyelidikan tanah, analisis data, desain titik biopori dan drainase, serta pemasangan bersama masyarakat. Hasil menunjukkan Kebutuhan Biopori pada lahan Pura ini yaitu 24 Buah dan akan dipasang 20 buah biopori dengan diameter 150 mm dengan dalam 1 meter, selain itu juga dikombinasikan dengan rekomendasikan titik pembuatan saluran drainase untuk memperecepat keluarnya limpasan air hujan di area pura. Program ini diharapkan meningkatkan kesiapsiagaan lingkungan, kelestarian pura, dan menjadi model pembangunan berkelanjutan. Rencana lanjutan: monitoring efektivitas dan ekspansi ke lokasi serupa.