Winda Mora Pulungan
Universitas Negeri Medan

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Hubungan Self Efficacy dengan Student Engagement pada Mata Pelajaran IPAS di Kelas V SD Negeri 200106 Padangsidimpuan: penelitian kuantitatif korelasional Winda Mora Pulungan; Husna Parluhutan Tambunan; Irsan; Albert Pauli Sirait; Masta Marselina Sembiring
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 11 No. 02 (2025): Volume 11 No. 02 Juni 2025 In Build
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v11i02.6415

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara self-efficacy dengan student engagement pada mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS) di kelas V SD Negeri 200106 Padangsidimpuan. Jenis penelitian ini menggunakan penelitian korelasi. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini yaitu menggunakan metode kuantitatif. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas V A dan V B, SD Negeri 200106 Padangsidimpuan berjumlah sebanyak 37 siswa dengan menggunakan teknik Total Sampling, dikarenakan populasi terbilang kecil maka peneliti mengambil semua populasi dalam penelitian ini untuk dijadikan sampel.Teknik pengumpulan data yang digunakan pada penelitian adalah observasi dan angket. Instrumen yang digunakan untuk variabel Self Efficacy (X) dan variabel Student Engagement (Y) yaitu berupa angket tertutup dengan skala likert. Teknik analisis data yang digunakan yaitu menggunakan teknik analisis data deskriptif dan inferensial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat self-efficacy siswa berada pada kategori sedang cenderung rendah, dengan rata-rata skor sebesar 54,16. Sementara itu, tingkat keterlibatan siswa juga berada pada kategori rendah, dengan rata-rata skor sebesar 54,37. Hasil uji korelasi menunjukkan terdapat hubungan yang signifikan antara self-efficacy dengan student engagement, dengan nilai koefisien sebesar 0,971. Berdasarkan pedoman interpretasi koefisien korelasi, nilai ini termasuk kategori "sangat tinggi", yang berarti hubungan tersebut tidak hanya signifikan secara statistic. Artinya, semakin tinggi tingkat self-efficacy siswa, maka semakin tinggi pula keterlibatan mereka dalam pembelajaran IPAS, khususnya pada fokus ilmu sosial.