Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Bahasa Inggris Putu Gde Hari Wangsa; I Gde Nengah Adhilaksman S.W; Ni Nyoman Ayu Sutrini
WMJ (Warmadewa Medical Journal) Vol 10 No 1 (2025): May 2025
Publisher : Warmadewa University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22225/wmj.10.1.11667.1-5

Abstract

Vitiligo is a pigmentation disorder characterized by hypopigmented macules resulting from the chronic and progressive loss of epidermal melanocyte function. This condition creates a stark contrast between depigmented and normal skin, which can be distressing for patients, particularly from a cosmetic perspective. Consequently, individuals with vitiligo often face stigmatization and psychosocial challenges, making them more susceptible to depression, anxiety, and stress. The treatment of vitiligo should also address its emotional impact, ultimately facilitating better adaptation to the disease and improving the patient's quality of life. This study aims to examine the relationship between vitiligo severity, measured using the Vitiligo Area Scoring Index (VASI), and the Dermatology Life Quality Index (DLQI). It employs an analytical cross-sectional approach involving vitiligo patients treated at Bali Mandara General Hospital. Primary data were collected through clinical assessments of VASI scores, followed by the completion of the validated and reliable DLQI questionnaire. The results indicate that the degree of depigmentation in vitiligo (VASI) has a strong impact on patients' quality of life (DLQI). Further research is needed to assess changes in DLQI after vitiligo patients undergo phototherapy or topical treatment, as well as to identify other factors beyond VASI that influence DLQI.
Pendampingan Penanganan Stunting Pada Keluarga Balita Stunting Di Posyandu Cempaka 1, Desa Selulung, Kecamatan Kintamani Putu Gde Hari Wangsa; Ida Kurniawati; Gde Candra Yogiswara
Warmadewa Minesterium Medical Journal Vol. 3 No. 2 (2024): May 2024
Publisher : Warmadewa University Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22225/wmmj.3.2.2024.153-159

Abstract

Kecamatan Kintamani terletak di kabupaten Bangli, sebuah wilayah yang terkenal dengan keindahan alamnya, terutama pemandangan Gunung Batur dan Danau Batur yang memukau. Desa Selulung, yang terletak di Kecamatan Kintamani, menunjukkan tren yang mengkhawatirkan dalam hal kasus stunting yang tinggi, memperlihatkan tantangan yang signifikan dalam upaya meningkatkan kesejahteraan dan kesehatan masyarakatnya, oleh karena hal itu perlu dilakukan pendampingan penanganan stunting pada keluarga balita stunting di daerah ini. Kelima keluarga di Banjar Sanda berpartisipasi dalam PKM. Permasalahan utama adalah kurangnya gizi pada anak balita dan pengetahuan terbatas tentang makanan sehat. Solusi mencakup pemberian paket gizi dan pelatihan membuat makanan sehat. Tahapan kegiatan meliputi sosialisasi, pelatihan, bantuan paket gizi, dan evaluasi.. Kegiatan Penyuluhan Pola Asuh dan Makanan Sehat, pembuatan PMT Sehat Bergizi dari bahan pangan local dan pemberian paket bantuan gizi dilakukan hari Minggu tgl 22 Januari 2024. Ketiga kegiatan tersebut dilakukan di masing-masing rumah keluarga binaan. Kesimpulan dari kegiatan ini adalah: 1. Kelompok mitra berperan aktif dalam setiap kegiatan PKM dengan persentase kehadiran 100% dan partisipasi aktif 100%. 2. Penyuluhan yang dilakukan mengenai pola asuh dan makanan sehat, pembuatan PMT dan pembagian paket gizi diharapkan mampu meningkatkan asupan gizi sehingga mampu mencegah stunting yang terjadi. Kata Kunci : Stunting, Balita, Gizi