Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Pelatihan Public Speaking Sebagai Upaya Meningkatkan Kesiapan Kerja Mahasiswa Jurusan Administrasi Bisnis Reski Amalia. S; Walangitan Melania Rut; Mega fitri wulandari3; Irfiani Bakri
Kreasi: Jurnal Inovasi dan Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 5 No. 3 (2025): December
Publisher : BALE LITERASI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Soft skill yang berperan penting dalam dunia kerja adalah kemampuan untuk berbicara di depan umum atau public speaking. Terutama bagi mahasiswa Jurusan Administrasi Bisnis Politeknik Negeri Manado yang nantinya akan terlibat langsung dalam aktivitas komunikasi profesional pada dunia kerja atau dunia industri. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilakukan untuk meningkatkan kemampuan public speaking mahasiswa sebagai bagian dari persiapan menghadapi dunia kerja. Berdasarkan pengalaman tim pengabdi saat melakukan pembimbingan Praktik Kerja Lapangan (PKL), ditemukan bahwa beberapa mahasiswa mengalami kendala dalam berkomunikasi di lingkungan kerja. Kendala tersebut terutama berkaitan dengan rendahnya kemampuan berbicara di depan umum serta kecenderungan penggunaan bahasa sehari-hari, khususnya bahasa Manado, yang lebih dominan dibandingkan dengan penggunaan bahasa Indonesia yang baik dan benar. Hal ini berdampak pada kurangnya kepercayaan diri dan efektivitas komunikasi mahasiswa selama menjalani PKL. Oleh karena itu, pelatihan ini dirancang untuk membekali mahasiswa dengan keterampilan komunikasi verbal yang sesuai dengan konteks profesional. Pelatihan ini meliputi pemberian materi public speaking, simulasi, dan praktik langsung dalam berbicara di depan umum yang akan didapingi langsung oleh ahlinya. Melalui tahapan concrete experience, reflective observation, abstract conceptualization, dan active experimentation, peserta tidak hanya memperoleh pemahaman teoritis, tetapi juga pengalaman langsung dalam berlatih dan memperbaiki keterampilan berbicara di depan publik.
Adaptive Politeness and Hierarchical Negotiation: A Sociopragmatic Study of Bugis and Konjo Speech Communities in South Sulawesi Alfridha Dwi Putri; Irfiani Bakri; Fisma Fisma
ELS Journal on Interdisciplinary Studies in Humanities Vol. 8 No. 4 (2025): DECEMBER
Publisher : Hasanuddin University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34050/els-jish.v8i4.47879

Abstract

This study investigates the realization of adaptive politeness and hierarchical negotiation in the speech of Bugis and Konjo speakers in South Sulawesi, Indonesia. While politeness in Indonesian regional languages has often been described through hierarchical norms, this study demonstrates that politeness is better understood as an adaptive and relational process. Using a qualitative descriptive design with a sociopragmatic approach, natural conversations were collected from Bone and Bulukumba in 2023 through observation, recording, and semi-structured interviews. Data were analyzed using Culpeper (2021) pragmatic framework and Locher & Larina (2019) relational pragmatics model to identify linguistic markers of respect, empathy, and social harmony. The findings reveal that Bugis speakers maintain structured hierarchy through indirect and respectful forms that reflect the moral principle of siri’ na pacce, while Konjo speakers demonstrate greater flexibility through humor, familiarity, and contextual adaptation. Both groups exhibit adaptive politeness, balancing hierarchical awareness with social solidarity in everyday communication. These findings indicate that politeness in South Sulawesi is not a fixed linguistic system but a dynamic moral and pragmatic practice. The study contributes to the broader understanding of Southeast Asian pragmatics by showing how moral values and cultural identities are linguistically enacted in multilingual societies.
PELATIHAN PENGGUNAAN MOBILE ASSISTED LANGUAGE LEARNING (MALL) SEBAGAI SOLUSI PEMBELAJARAN BAHASA INGGRIS MANDIRI Mega Fitri Wulandari; Irfiani Bakri; Reski Amalia S
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bumi Rafflesia Vol. 7 No. 2 (2024): Agustus : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Bumi Raflesia
Publisher : Universitas Muhammadiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Mobile Assisted Language Learning (MALL) adalah pendekatan dalam pembelajaran Bahasa Inggris yang memanfaatkan teknologi mobile seperti smarthphone dan tablet. Kemampuan Bahasa Inggris (English Skill) yaitu speaking, listening, reading dan writing dapat dilatih dengan pendekatan tersebut, yaitu melalui berbagai aplikasi MALL yang tersedia dan dapat diamanfaatkan secara gratis. Namun, masih banyak mahasiswa yang kurang memiliki pengetahuan  tentang banyakmya aplikasi yang tersedia dan cara penggunaan aplikasi-aplikasi tersebut dalam meningkatkan skill Bahasa Inggris. Sehingga kegiatan ini perlu dilaksanakan agar mahasiswa dapat memanfaatkan MALL secara maksimal. Kegiatan ini dilaksanakan   dengan metode workshop yang diikuti oleh 20 orang peserta mahasiswa Prodi Manajemen Bisnis Jurusan Administrasi Bisnis Politeknik Negeri Manado. Hasil dari kegiatan ini yaitu memberikan dampak positif kepada peserta yaitu menambah wawasan dan pengetahuan tentang pemanfaatan aplikasi berbasis MALL yang ada. Peserta tidak hanya mendapat pengetahuan teori namun melakukan praktik langsung dengan pendampingan oleh tim pengabdian. Dengan demikian, pembelajaran Bahasa Inggris tidak hanya terpaku selama di kelas, namun dapat juga dilakukan secara mandiri dan fleksibel dimanapun dan kapanpun.Kata Kunci: Pelatihan, Bahasa Inggris, MALL