Muh. Nur Alamsyah
Universitas Negeri Malang

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Resiliensi Akademik Remaja di Era Merdeka Belajar: Sebuah Tinjauan Aksiologi Muh. Nur Alamsyah; Nur Hidayah; Yuliati Hotifah
Proceedings Series of Educational Studies 2023: Proceeding of International Seminar Indonesia-Malaysia 2023
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um083.9120

Abstract

Merdeka belajar adalah suatu konsep yang memberikan kebebasan kepada pengajar dan siswa untuk memilih sistem pembelajaran. Kurikulum ini menjadikan siswa sebagai subjek, sehingga fokus pada resiliensi akademik menjadi penting, mengingat tantangan dan tekanan yang muncul dalam era merdeka belajar. Studi ini bertujuan untuk melakukan tinjauan aksiologi terhadap resiliensi akademik remaja (peserta didik) di era merdeka belajar. Metode penelitian ini melibatkan studi literatur dan analisis aksiologis terhadap konsep resiliensi akademik. Data dikumpulkan melalui penelusuran artikel, buku, dan sumber-sumber literatur terkait untuk memahami perkembangan konsep resiliensi akademik dan nilai-nilai aksiologis yang terkandung di dalamnya. Dalam konteks merdeka belajar, studi ini menunjukkan bahwa aspek-aspek aksiologis seperti tanggung jawab, disiplin, dan integritas memiliki peran yang penting dalam membentuk resiliensi akademik remaja. Kesadaran terhadap nilai-nilai ini dapat memberikan landasan moral dan etis bagi remaja dalam menghadapi dinamika belajar yang semakin kompleks. Penelitian ini memberikan kontribusi pada pemahaman resiliensi akademik remaja di era merdeka belajar melalui perspektif aksiologi. Temuan penelitian ini diharapkan dapat memberikan wawasan tentang bagaimana nilai-nilai aksiologis mempengaruhi resiliensi akademik, sekaligus memberikan kontribusi terhadap pemahaman yang lebih mendalam tentang tantangan dan peluang pendidikan di era Merdeka Belajar.
The Potential and Integration of Nusantara Games as a Multicultural Approach in Guidance and Counseling Moch. Syihabudin Nuha; Rosyid Arfan Gustama; Erfan Nawawi; Muh. Nur Alamsyah; M. Yusuf
Journal of Cultural Guidance and Counseling Vol. 1 No. 1 (2025): JCGC - Volume 1, Number 1, 2025
Publisher : PSDKU Guidance and Counseling, Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jcgc.v1i1.41255

Abstract

The cultural and traditional diversity found in Indonesia has given rise to various innovations in many fields. One of these is the traditional games of the Nusantara. These games, in relation to guidance and counseling, carry meaningful and relevant social, emotional, and spiritual values in the context of individual development. This study aims to explore the potential of Nusantara games as an alternative medium in a multicultural counseling approach. The research method used is a literature review through literature search, identification and selection of literature, synthesis analysis and evaluation of selected literature, drawing conclusions, and discussing the results of the review. Through a qualitative approach, this study analyzes the integration of Nusantara games in multicultural counseling. Ten Nusantara games were identified, including their general characteristics, related aspects, and effectiveness based on previous research. The findings indicate that Nusantara games have interrelated aspects in individual development, including personal, social, learning, and career aspects. The utilization of Nusantara games is important both as a means of cultural preservation and as a strategic approach in the counseling process. This study has limitations on the variety of games that do not include all kinds of traditional games in Indonesia, and only focuses on the potential and integration of games as a multicultural approach in Guidance and Counseling. The implications of these findings support the integration of Nusantara games as contextual and adaptive facilitators in counseling services.