Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Analisis Penggunaan Media Daring dalam Menunjang Pelaksanaan Belajar dari Rumah Siswa Sekolah Dasar Mariah Latifah; Anisa Usmathul Jannah; Khusnul Khotimah; tika aprilia
Proceedings Series of Educational Studies 2023: Seminar Nasional Teknologi Pendidikan
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um083.8588

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pelaksanaan kegiatan belajar dari rumah berbasis media daring di SD Ilmu Bina Selamat pada kelas tinggi (kelas IV-VI) selama pandemic Covid-19. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kuantitatif. Subyek dalam penelitian ini adalah 91 siswa yang berasal dari kelas IV-VI SD Ilmu Bina Selamat. Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling. Instrumen penelitian yang digunakan adalah lembar kuesioner dan wawancara. Analisis data dalam penelitian ini menggunakan perhitungan statistik deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa total responden yang berada di atas mean adalah 50,55% (46 siswa) dan yang berada di bawah mean adalah 49,45% (45 siswa). Hal ini menunjukkan bahwa penyajian isi atau materi pada media pembelajaran daring cukup efektif digunakan dalam mendukung proses belajar dari rumah dan dapat melatih kemandirian siswa. Dengan demikian penggunaan media daring saat kegiatan belajar dari rumah cukup efektif untuk diterapkan dalam menunjang proses pembelajaran jarak jauh.
Analisis Kebutuhan Layanan Bimbingan Untuk Mengembangkan Resiliensi Siswa Sekolah Dasar Haryani; Banu Setyo Adi; Kurniawati; Tika Aprilia
G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol. 8 No. 3 (2024): Agustus 2024. G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling
Publisher : Universitas PGRI Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/gcouns.v8i3.5167

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kebutuhan layanan bimbingan dan  konseling untuk mengembangkan resiliensi siswa sekolah dasar. Data diperoleh melalui kuesioner yang berisi tentang pemahaman layanan bimbingan dan konseling, pelaksaanaan layanan bimbingan dan konseling, serta pemahaman guru kelas terhadap resiliensi. Penelitian ini melibatkan 108 guru kelas sekolah dasar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemahaman guru terhadap layanan bimbingan dan konseling di sekolah dasar baru sekitar 20%, pelaksanaan layanan bimbingan dan konseling di sekolah dasar masih belum terencana dengan baik, sebagian besar guru telah memahami resiliensi namun belum mengembangkan resliliensi siswanya melalui pembelajaran. Kesimpulan dalam penelitian ini adalah diperlukan model layanan bimbingan dan konseling untuk guru kelas sekolah dasar dalam mengembangkan resiliensi siswa. Kata kunci: layanan bimbingan, resiliensi, sekolah dasar
Effectiveness of Health Education on Improving Knowledge Among Women of Reproductive Age Regarding Early Detection of Cervical Cancer, Sleman Nur Fadhillah; Cici Rahma Dea; Tika Aprilia; Susar Farasty; Ranny Arsita; Enung Rohimah; Silvia Finida Hannisa; Wedharing Sekar Asmarani; Eka Vicky Yivantina; Fatya Nurul Hanifa
Shihatuna : Jurnal Pengabdian Kesehatan Masyarakat Vol 6 No 2 (2026): Agustus
Publisher : FKM UIN Sumatera Utara Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30829/shihatuna.v6i2.30877

Abstract

Cancer remains a leading cause of morbidity and mortality among women worldwide, with cervical cancer ranking as a major public health problem, particularly in developing countries. Limited knowledge and awareness regarding cervical cancer risk factors and the importance of early detection contribute to low participation of women in cervical cancer screening programs. This community service program aims to increase knowledge and awareness of women of reproductive age regarding early detection of cervical cancer through health education. This activity was carried out on June 4, 2026, in Petung Hamlet, Kepuharjo Village, Cangkringan District, Sleman Regency, Yogyakarta Special Region, using a Community-based health education research approach. A total of 30 participants attended the activity, but only 23 participants completed the pretest and posttest for analysis. Data were analyzed using descriptive statistics and paired sample t-tests. The results showed a significant increase in participants' knowledge, with the mean score increasing from 7.61 ± 1.34 before the intervention to 13.00 ± 1.24 after the intervention (p < 0.001). In conclusion, health education effectively increases knowledge and awareness among women of reproductive age regarding early cervical cancer detection and has the potential to encourage preventive health behaviors and increase participation in cervical cancer screening programs.