Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Pengaruh Edukasi Terapi Pijat Bayi Terhadap Pengetahuan Ibu dalam Perawatan Bayi Usia 6 Bulan di Rumah Dewi Rubi Fitriani; Yayuk Sri Rahayu; Rina Dwi Anggraeni; Fitri Wulan; Mizrania Mizrania
 Jurnal Abdi Masyarakat Multidisiplin Vol. 4 No. 01 (2025): April: JURNAL ABDI MASYARAKAT MULTIDISIPLIN
Publisher : Asosiasi Dosen Muda Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56127/jammu.v5i01.2771

Abstract

Edukasi terapi pijat bayi merupakan salah satu upaya promosi kesehatan yang penting untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan ibu dalam memberikan perawatan bayi secara aman di rumah. Bayi usia enam bulan berada pada periode penting pertumbuhan dan perkembangan, ditandai dengan mulai diberikannya Makanan Pendamping ASI (MPASI) serta perkembangan motorik yang pesat. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh edukasi terapi pijat bayi terhadap pengetahuan ibu dalam perawatan bayi di rumah. Kegiatan dilaksanakan di Klinik Aster dengan sasaran 30 ibu yang memiliki bayi usia enam bulan. Metode pelaksanaan berupa penyuluhan, pemutaran video edukasi, diskusi, tanya jawab, serta evaluasi menggunakan kuesioner pre-test dan post-test. Data dianalisis secara deskriptif dan menggunakan uji paired t-test. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa rata-rata skor pengetahuan ibu sebelum edukasi sebesar 6,2 dengan standar deviasi 1,0, sedangkan setelah edukasi meningkat menjadi 13,3 dengan standar deviasi 1,0. Hasil uji paired t-test menunjukkan nilai p-value sebesar 0,000, sehingga terdapat pengaruh edukasi terapi pijat bayi terhadap peningkatan pengetahuan ibu. Setelah edukasi, sebanyak 93,3% ibu memiliki pengetahuan baik, sedangkan sebelum edukasi tidak terdapat responden dengan kategori pengetahuan baik. Kegiatan ini menunjukkan bahwa edukasi terapi pijat bayi efektif meningkatkan pengetahuan dan kepercayaan diri ibu dalam melakukan perawatan bayi di rumah. Edukasi berkelanjutan dan demonstrasi langsung direkomendasikan untuk mendukung pertumbuhan dan perkembangan bayi secara optimal.
Edukasi Fisioterapi untuk Mengendalikan Emosi Remaja Euis Atikah; Yayuk Sri Rahayu; Marliana Rahma; Salsabila Fadilla; Anisah Fauziah
 Jurnal Abdi Masyarakat Multidisiplin Vol. 4 No. 01 (2025): April: JURNAL ABDI MASYARAKAT MULTIDISIPLIN
Publisher : Asosiasi Dosen Muda Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56127/jammu.v4i01.2779

Abstract

Masa remaja merupakan periode transisi yang ditandai perubahan fisik, kognitif, dan psikososial yang cepat sehingga dapat meningkatkan kerentanan terhadap ketidakstabilan emosi, stres, kecemasan, dan perilaku maladaptif. Artikel pengabdian masyarakat ini bertujuan mendeskripsikan pelaksanaan edukasi berbasis pendekatan fisioterapi untuk mengendalikan emosi remaja di SMK Sehati Karawang. Kegiatan dilaksanakan pada 10-28 Maret 2025 pukul 10.00-11.30 WIB dan diikuti oleh 30 siswa tingkat SMA/SMK. Metode kegiatan menggunakan edukasi kesehatan partisipatif melalui tahap persiapan, pelaksanaan, diskusi, demonstrasi, praktik, dan evaluasi deskriptif. Materi edukasi meliputi perkembangan emosi remaja, hubungan ketegangan fisik dengan luapan emosi, relaksasi otot progresif, pernapasan diafragma, peregangan ringan, pelabelan emosi, dan strategi menenangkan diri. Evaluasi dilakukan melalui observasi, tanya jawab, refleksi peserta, serta penilaian kemampuan mempraktikkan teknik yang diajarkan. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa siswa antusias, aktif bertanya, dan mampu mempraktikkan teknik relaksasi serta pernapasan sederhana setelah diberikan panduan langsung. Peserta menyatakan merasa lebih tenang, nyaman, lebih percaya diri dalam mengungkapkan perasaan, dan lebih mampu menahan diri sebelum merespons tekanan. Kegiatan juga meningkatkan pemahaman guru dan orang tua mengenai pentingnya komunikasi suportif bagi kestabilan emosi remaja. Program ini menunjukkan bahwa edukasi fisioterapi sederhana dapat menjadi pendekatan berbasis sekolah yang praktis, aman, murah, dan mudah diterapkan untuk meningkatkan literasi emosi serta keterampilan regulasi diri remaja. Program lanjutan disarankan menggunakan instrumen pre-test dan post-test terstruktur agar perubahan pengetahuan dan regulasi emosi dapat diukur secara kuantitatif.
Pemanfaatan Pijat Oksitosin untuk Meningkatkan Volume ASI pada Ibu Menyusui Yayuk Sri Rahayu; Euis Atikah; Ade Krisna Ginting; Riana Restu; Rizkika Naila
 Jurnal Abdi Masyarakat Multidisiplin Vol. 4 No. 01 (2025): April: JURNAL ABDI MASYARAKAT MULTIDISIPLIN
Publisher : Asosiasi Dosen Muda Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56127/jammu.v4i01.2785

Abstract

Air Susu Ibu (ASI) merupakan sumber nutrisi terbaik bagi bayi karena mengandung zat gizi lengkap, antibodi, dan faktor pertumbuhan yang dibutuhkan untuk tumbuh kembang optimal. Namun, masih banyak ibu menyusui mengalami masalah produksi ASI yang kurang lancar. Salah satu metode nonfarmakologis yang dapat mendukung produksi ASI adalah pijat oksitosin. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan ibu menyusui mengenai pemanfaatan pijat oksitosin untuk meningkatkan produksi ASI. Kegiatan dilaksanakan di Desa Cengkong, Karawang, pada 10–28 Maret 2025. Sasaran kegiatan adalah ibu menyusui. Metode pelaksanaan meliputi persiapan, penyuluhan kesehatan, demonstrasi pijat oksitosin, diskusi, tanya jawab, evaluasi, dan tindak lanjut. Materi edukasi mencakup ASI eksklusif, peran hormon oksitosin, masalah menyusui, serta teknik pijat oksitosin yang benar. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa peserta antusias dan mampu memahami manfaat serta praktik pijat oksitosin. Pijat oksitosin dapat memberikan efek relaksasi, menurunkan kecemasan, merangsang refleks pengeluaran ASI, dan membantu memperlancar produksi ASI. Kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan kepercayaan diri ibu dalam menyusui serta mendukung keberhasilan program ASI eksklusif.
PENGUATAN AKSES PELAYANAN KONTRASEPSI JANGKA PANJANG MELALUI BAKTI SOSIAL PELAYANAN IMPLAN DI PRAKTIK MANDIRI BIDAN R Riska Setiawati; Irma Yanti; Nelly Apriningrum; Lilis Suryani; Uway Wariah; Eneng Solihah; Jundra Darwanty; Rahayu Pertiwi; Rahayu Dwikanthi; Mardianti Mardianti; Rifka Alindawati; Nina Yuliana Sari; Yayuk Sri Rahayu
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 9, No 6 (2026): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v9i6.%p

Abstract

Pelayanan kontrasepsi jangka panjang merupakan bentuk upaya untuk mendukung program keluarga berencana dalam mewujudkan keluarga sehat dan berkualitas. Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini bertujuan meningkatkan pengetahuan, kesiapan, dan partisipasi wanita usia subur dalam penggunaan Metode Kontrasepsi Jangka Panjang (MKJP), khususnya implan melalui kegiatan bakti sosial di Praktik Mandiri Bidan. Metode pelaksanaan kegiatan meliputi edukasi kesehatan reproduksi, konseling KB, penapisan calon akseptor, pemasangan implan, serta monitoring pasca pelayanan. Kegiatan diikuti oleh 23 wanita usia subur yang mendapatkan penyuluhan dan konseling terkait manfaat, efektivitas, serta keamanan penggunaan kontrasepsi implan. Berdasarkan hasil penapisan kelayakan sebanyak 18 peserta memenuhi syarat dan dapat menjadi akseptor KB implan, sedangkan 5 peserta lainnya belum dapat diberikan alat kontrasepsi karena kondisi kesehatan dan kesiapan peserta. Pemasangan implan dilakukan sesuai standar pelayanan kebidanan dan dilanjutkan dengan monitoring pascapemasangan untuk memastikan kondisi akseptor tetap baik. Kegiatan ini menunjukkan bahwa pendekatan edukatif, konseling, dan pelayanan langsung mampu meningkatkan pemahaman serta partisipasi masyarakat terhadap penggunaan kontrasepsi jangka panjang. Program ini diharapkan dapat mendukung peningkatan cakupan peserta KB aktif dan keberhasilan program keluarga berencana di masyarakat