Lirhan Lirhan
STKIP PGRI Papua

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Upaya Meningkatkan Hasil Belajar Menulis Karangan Dengan Model Pembelajaran Picture and Picture Pada Siswa Kelas V SD Sion Mantembu, Distrik Anotaurei, Kota Serui Lirhan Lirhan; Andi Nurhartina; Desy Putri Sahara; Marlin Katulung; Anni Maria; Selviana Mamori; Ayub Benyamin Uyai
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 10 No. 4b (2025): Edisi Khusus
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v10i4b.2483

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya keterampilan menulis karangan siswa kelas V di SD YPK Sion Mantembu. Observasi awal menunjukkan bahwa proses pembelajaran masih bersifat monoton, kurangnya penggunaan media inovatif, serta rendahnya motivasi siswa yang berdampak pada nilai rata-rata kelas (63,5) yang masih di bawah Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM 75). Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kemampuan siswa dalam menulis karangan berdasarkan pengalaman mereka sebelum dan sesudah menggunakan media gambar melalui model pembelajaran Picture and Picture. Jenis penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan tujuan meningkatkan kemampuan menulis siswa. Sedangkan sampel penelitian adalah 25 siswa. Pengumpulan data dilakukan dengan mengadakan siklus I dan siklus II dengan menggunakan Teknik tes: Data mengenai ketuntasan belajar menulis karangan siswa diperoleh melalui tes hasil belajar karangan yang dilakukan pada setiap siklus. Berdasarkan data evaluasi yang diperoleh pada akhir siklus II, sama seperti pada siklus I, penilaian dilakukan melalui tugas atau tes hasil belajar secara individu pada siswa kelas V SD YPK Sion Mantembu. Hasil tes pada siklus II menunjukkan bahwa dari 25 siswa yang menjadi subjek penelitian, 23 siswa telah mencapai standar KKM sebesar 80%. Angka ini menunjukkan peningkatan yang signifikan dibandingkan dengan hasil tes pada siklus I.
Literacy Development in Serui, Papua: Challenges, Educational Practices, and Community-Based Strategies in Remote Primary Education Yenniwati Sinaga; Lirhan Lirhan; Susanti F Susanti F; Rafli Bondi
Journal of Pedagogi Vol. 3 No. 2 (2026): Journal of Pedagogi - April
Publisher : PT. Anagata Sembagi Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62872/6551kq05

Abstract

This study aims to examine literacy development in remote primary schools in Serui, Papua, by analyzing the interaction between structural constraints, pedagogical practices, and community engagement. Unlike previous studies that tend to isolate these factors, this research positions literacy as both a cognitive skill and a sociocultural practice, highlighting the need for an integrated analytical framework in multilingual and geographically isolated contexts. This study employed a convergent mixed-method multiple-case study design, in which qualitative and quantitative data were collected concurrently and integrated during analysis. The study involved six primary schools, 12 teachers, 6 principals, 48 students, and 24 parents selected through purposive sampling based on their active involvement in literacy practices. Data were obtained through classroom observations, semi-structured interviews, document analysis, and Oral Reading Fluency (ORF) assessments. Qualitative data were analyzed thematically, while quantitative data were analyzed descriptively, followed by data triangulation to ensure validity. The findings indicate that literacy outcomes are shaped by the interplay of structural limitations, multilingual instructional challenges, and community participation. Schools implementing culturally responsive pedagogy and community-based literacy programs showed higher reading performance (mean 66 WPM vs. 57 WPM). The integration of mother-tongue scaffolding and local storytelling significantly enhanced student engagement and comprehension. Based on these findings, this study proposes the Community-Integrated Literacy Framework (CILF) as a context-sensitive model for improving literacy in remote and multilingual settings.