ABSTRACT Lesbian, Gay, Bisexual, and Transgender (LGBT) behavior is considered a form of sexual deviation that may have negative impacts on adolescents’ physical, mental, and social health. Data from the Pekanbaru City Health Office reported 1,238 individuals identifying as LGBT in Pekanbaru, of whom 181 were HIV positive. This indicates that LGBT-related behaviors may emerge within school environments, highlighting the urgency of early educational and preventive efforts. Contributing factors include peer environment, media exposure, lack of understanding regarding the consequences of LGBT behaviors, and insufficient sexual health education. This study aimed to examine the effect of health education delivered through the Indonesian Funtastic Oasis In Nursing (IFON) platform on LGBT-related behaviors among adolescents. A pre-experimental design with a one-group pretest–posttest approach was employed. The study population consisted of 267 senior high school students in Pekanbaru, selected using accidental sampling. Data were collected using a questionnaire that had been tested for validity and reliability. Univariate analysis showed that prior to the intervention, 191 students (71.54%) were categorized as at risk, while after the intervention only 46 students (17.23%) remained at risk. Bivariate analysis using the Wilcoxon test yielded p < 0.001, indicating a significant effect of preventive management of LGBT-related behaviors through the IFON platform among adolescents. This study concludes that the Indonesian Funtastic Oasis In Nursing (IFON) platform, as a web-based educational medium, is effective for managing and enhancing knowledge, attitudes, and preventive behaviors concerning LGBT among adolescents. Keywords : Nursing Management, LGBT, IFON ABSTRAK Perilaku Lesbian, Gay, Bisexual, Dan Transgender (LGBT) merupakan salahsatu bentuk penyimpangan seksual yang dapat memberikan dampak negatif terhadap kesehatan fisik, mental, dan sosial remaja. Dinas Kesehatan Kota Pekanbaru, mencatat ada 1.238 orang LGBT di Kota Pekanbaru, sebanyak 181 diantaranya positif HIV. Hal ini menunjukkan bahwa perilaku LGBT dapat muncul pada remaja di lingkungan sekolah dan mencerminkan perlunya upaya edukasi serta pencegahan sejak dini. Faktor penyebab perilaku LGBT antara lain lingkungan pergaulan, paparan media, kurangnya pemahaman tentang dampak LGBT, serta minimnya edukasi kesehatan seksual. penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pendidikan kesehatan melalui Platform Indonesian Funtastic Oasis in Nursing (IFON) terhadap pencegahan perilaku LGBT melalui pendekatan manajemen keperawatan pada remaja. Metode penelitian menggunakan desain pre-experimental dengan pendekatan one group pretest-posttest. Populasi penelitian adalah remaja pada Sekolah Menengah Atas (SMA) di Kota Pekanbaru sebanyak 267 orang, dengan teknik accidental sampling. Instrumen penelitian berupa kuesioner yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Hasil analisis univariat menunjukkan sebelum diberikan edukasi, 191 siswa (71,54%) berada pada kategori berisiko, sedangkan sesudah intervensi hanya 46 siswa (17,23%) yang masih berisiko. Analisis bivariat dengan Uji Wilcoxon menunjukkan nilai p < 0,001, yang berarti terdapat pengaruh signifikan pencegahan perilaku lesbian, gay, bisexual, dan transgender (LGBT) dengan pendekatan manajemen keperawatan melalui platform indonesian funtastic oasis in nursing (IFON) pada remaja. Penelitian ini menyimpulkan bahwa platform indonesian funtastic oasis in nursing (IFON) sebagai media edukasi berbasis website efektif digunakan sebagai manajemen keperawatan untuk meningkatkan pengetahuan, sikap, dan perilaku pencegahan LGBT pada remaja. Keywords : Manajemen Keperawatan, LGBT, IFON