Ifon Driposwana Putra
Institut Kesehatan Payung Negeri Pekanbaru

Published : 4 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Relationship between Family System Support and Diet Compliance in Diabetes Mellitus Patients Donny Hendra; Ifon Driposwana Putra; Sri Marcelina; Asnil Adli Simamora
Jurnal Keperawatan Priority Vol. 8 No. 1 (2025)
Publisher : Universitas Prima Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34012/jukep.v8i1.5831

Abstract

The diabetes diet is carried out to regulate eating patterns according to the portions determined for DM sufferers. by maintaining the 3Js, namely the number, type, and schedule of the DM diet. The research aims to determine the relationship between Family System Support and Diet Compliance in Diabetes Mellitus Patients. This type of research has a quantitative and descriptive design. The research population was 228 diabetes mellitus patients, and the sample was 39 people, using an accidental sampling technique. The research instrument is a questionnaire, and computerized data processing using SPSS, with univariate and bivariate data analysis. The research results showed that the majority of respondents in the Family Support System group were 39 people lacking (56.5%) and respondents in the non-compliant group were 44 people (63.8%). The results of the chi-square test showed that there was a relationship between family support system and dietary compliance in diabetes mellitus patients with p.value = 0.015 < 0.05. It is hoped that the health center will provide education and information to DM patients by making leaflets and posters about DM, especially DM treatment to control blood glucose levels and prevent complications and always socialize something new to treat DM by continuing to update knowledge about DM in particular.
Sosialisasi Edukasi tentang Latihan Rom (Range of Motion) Sebagai Pencegahan Penurunan Kekuatan Otot pada Lansia Ezalina Ezalina; Iyang Maisi Fitriani; Afrida Sriyani Harahap; Yureya Nita; Ifon Driposwana Putra
Jurnal Medika: Medika Vol. 3 No. 2 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/thcx1d31

Abstract

Proses menua menyebabkan hilangnya secara perlahan kemampuan jaringan untuk mempertahankan fungsi normalnya sehingga lansia akan mengalami berbagai masalah kesehatan salah satunya kekakuan otot. Kekakuan otot pada lansia dapat diatasi dengan melakukan latihan ROM (range of motion). Latihan ROM dapat memelihara fleksibilitas sendi dan kekuatan otot pada lansia sehingga lansia bisa mempertahankan atau memperbaiki kemampuannya ketika meggerakkan persendian. Tujuan dari kegiatan pengabdian ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan, pemahaman dan kemampuan lansia dalam melakukan latihan ROM dalam mencegah kekauan pada otot. Metode pelaksanaan kegiatan diawali dengan pengukuran tekanan darah lansia lalu dilanjutkan dengan sosialisasi dan latihan cara melakukan latihan ROM yang dimulai dari pukul 9 sampai selesai di Balai Desa Umban Sari Kecamatan Rumbai. Hasil dari kegiatan adalah terjadi peningkatan pengetahuan ibu balita tentang ROM dari 40% menjaadi 90% yang terlihat dari antusias lansia dalam mendengarkan materi dan bersemangat memperagakan gerakan ROM, serta lansia memberikan pertanyaan dan semanagat untuk menerapkan gerakan ROM di rumah.
MANAJEMEN TERAPI OKUPASI DALAM PENINGKATAN SELF CARE DAN LEISURE PADA LANSIA Ifon Driposwana Putra; Donny Hendra
Jurnal Keperawatan Abdurrab Vol. 8 No. 1 (2024): Volume 8 Nomor 1 Juli 2024
Publisher : LPPM Universitas Abdurrab

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36341/jka.v8i1.4521

Abstract

Peningkatan jumlah penduduk lansia akan membawa dampak terhadap produktifitas dan sosial ekonomi baik dalam keluarga, masyarakat, maupun dalam pemerintah. Kemandirian pada lansia dinilai dari kemampuannya untuk melakukan aktivitas sehari-hari. Aktivitas tersebut harus dimanajemen dengan baik agar lansia memiliki derajat kesehatan yang terjaga. Kegiatan berupa aktivitas yang akan dilakukan untuk mengetahui adanya pengaruh terapi modalitas yang salahsatunya yaitu terapi okupasi. Kurangnya kegiatan dan aktivitas lansia yang menyebabkan penurunan kesehatan pada lansia. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah ada pengaruh terapi okupasi terhadap lansia dalam peningkatan perawatan diri (self care) dan penggunaan waktu luang (leisure). Penelitian ini menggunakan Quasy experimental dengan menggunakan rancangan pretest-posttest without control group design, dan kemudian dianalisis dengan univariat dan bivariat. Populasi dalam penelitian ini adalah lansia di Panti Sosial Tresna Werdha Khusnul Khotimah Provinsi Riau berjumlah 57 Orang. Hasil penelitian menunjukkan ada pengaruh antara terapi okupasi dengan peningkatan self care pada lansia dengan Pvalue 0,000 dan ada pengaruh antara terapi okupasi dengan penggunan leisure pada lansia di PSTW Khusnul Khotimah Provinsi Riau dengan Pvalue 0,000. Diharapkan penelitian ini dapat menjadi masukan dalam peningkatan kemandirian kesehatan pada lansia.
PENCEGAHAN PERILAKU LESBIAN, GAY, BISEXUAL, DAN TRANSGENDER (LGBT) DENGAN PENDEKATAN MANAJEMEN KEPERAWATAN MELALUI PLATFORM INDONESIAN FUNTASTIC OASIS IN NURSING (IFON) PADA REMAJA Ifon Driposwana Putra; Gadis Gadis; Ulfa Hasana; Yureya Nita
Jurnal Keperawatan Abdurrab Vol. 9 No. 2 (2026): Volume 9 Nomor 2 Januari 2026
Publisher : LPPM Universitas Abdurrab

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36341/jka.v9i2.6813

Abstract

ABSTRACT Lesbian, Gay, Bisexual, and Transgender (LGBT) behavior is considered a form of sexual deviation that may have negative impacts on adolescents’ physical, mental, and social health. Data from the Pekanbaru City Health Office reported 1,238 individuals identifying as LGBT in Pekanbaru, of whom 181 were HIV positive. This indicates that LGBT-related behaviors may emerge within school environments, highlighting the urgency of early educational and preventive efforts. Contributing factors include peer environment, media exposure, lack of understanding regarding the consequences of LGBT behaviors, and insufficient sexual health education. This study aimed to examine the effect of health education delivered through the Indonesian Funtastic Oasis In Nursing (IFON) platform on LGBT-related behaviors among adolescents. A pre-experimental design with a one-group pretest–posttest approach was employed. The study population consisted of 267 senior high school students in Pekanbaru, selected using accidental sampling. Data were collected using a questionnaire that had been tested for validity and reliability. Univariate analysis showed that prior to the intervention, 191 students (71.54%) were categorized as at risk, while after the intervention only 46 students (17.23%) remained at risk. Bivariate analysis using the Wilcoxon test yielded p < 0.001, indicating a significant effect of preventive management of LGBT-related behaviors through the IFON platform among adolescents. This study concludes that the Indonesian Funtastic Oasis In Nursing (IFON) platform, as a web-based educational medium, is effective for managing and enhancing knowledge, attitudes, and preventive behaviors concerning LGBT among adolescents. Keywords : Nursing Management, LGBT, IFON ABSTRAK Perilaku Lesbian, Gay, Bisexual, Dan Transgender (LGBT) merupakan salahsatu bentuk penyimpangan seksual yang dapat memberikan dampak negatif terhadap kesehatan fisik, mental, dan sosial remaja. Dinas Kesehatan Kota Pekanbaru, mencatat ada 1.238 orang LGBT di Kota Pekanbaru, sebanyak 181 diantaranya positif HIV. Hal ini menunjukkan bahwa perilaku LGBT dapat muncul pada remaja di lingkungan sekolah dan mencerminkan perlunya upaya edukasi serta pencegahan sejak dini. Faktor penyebab perilaku LGBT antara lain lingkungan pergaulan, paparan media, kurangnya pemahaman tentang dampak LGBT, serta minimnya edukasi kesehatan seksual. penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pendidikan kesehatan melalui Platform Indonesian Funtastic Oasis in Nursing (IFON) terhadap pencegahan perilaku LGBT melalui pendekatan manajemen keperawatan pada remaja. Metode penelitian menggunakan desain pre-experimental dengan pendekatan one group pretest-posttest. Populasi penelitian adalah remaja pada Sekolah Menengah Atas (SMA) di Kota Pekanbaru sebanyak 267 orang, dengan teknik accidental sampling. Instrumen penelitian berupa kuesioner yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Hasil analisis univariat menunjukkan sebelum diberikan edukasi, 191 siswa (71,54%) berada pada kategori berisiko, sedangkan sesudah intervensi hanya 46 siswa (17,23%) yang masih berisiko. Analisis bivariat dengan Uji Wilcoxon menunjukkan nilai p < 0,001, yang berarti terdapat pengaruh signifikan pencegahan perilaku lesbian, gay, bisexual, dan transgender (LGBT) dengan pendekatan manajemen keperawatan melalui platform indonesian funtastic oasis in nursing (IFON) pada remaja. Penelitian ini menyimpulkan bahwa platform indonesian funtastic oasis in nursing (IFON) sebagai media edukasi berbasis website efektif digunakan sebagai manajemen keperawatan untuk meningkatkan pengetahuan, sikap, dan perilaku pencegahan LGBT pada remaja. Keywords : Manajemen Keperawatan, LGBT, IFON