Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

The Relationship Between Level of Knowledge and Adherence to Gout Medication in The Village of Seluas on The West Kalimantan-Malaysia Border Urai Amanda; Aminudin Aminudin; Rusmina Iswanti Kumala Dewi
Hippocratica : Journal of Modern Medicine and Healthcare Practice Vol. 1 No. 2 (2026): : June: Hippocratica: Journal of Modern Medicine and Healthcare Practice
Publisher : CV SCRIPTA INTELEKTUAL MANDIRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Knowledge is an important determinant of medication-taking behavior among patients with gout, particularly in border communities with limited access to health information. Objective: This study examined the relationship between knowledge level and appropriate gout medication use among patients receiving allopurinol in Seluas Village, West Kalimantan–Malaysia border area. An analytical cross-sectional study was conducted from January to March 2026 among 64 respondents selected through total sampling. Data were collected using a validated questionnaire and analyzed using univariate analysis and the Chi-square test. Most respondents were women (53.1%), aged 56–65 years (40.6%), educated to junior high school level (53.1%), and farmers (56.3%). Poor knowledge was identified in 44 respondents (68.8%), whereas 20 respondents (31.2%) had good knowledge. Among those with poor knowledge, 43 (97.7%) used medication inappropriately, while 16 of 20 respondents (80.0%) with good knowledge used medication appropriately. A significant association was found between knowledge level and medication use (p < 0.001). Strengthening patient education and pharmaceutical counseling may improve appropriate allopurinol use and support effective long-term gout management in border communities with constrained healthcare information access.
Pelatihan Pembuatan HERBALATTE sebagai Inovasi Minuman Herbal Instan bagi Masyarakat Desa Tekarang Nugra Irianta Denashurya; Indra Setiawan; Septi Purnama Sari; Aminudin Aminudin; Rusmina Iswanti Kumala Dewi; Khairunnisa Azany Meilinasary; Mathla'il Fajri
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Vol. 7 No. 1 (2026): Edisi Januari - April
Publisher : Lembaga Dongan Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55338/jpkmn.v7i1.7436

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat Desa Tekarang, Kabupaten Sambas, dalam memanfaatkan tanaman herbal lokal—jahe, kunyit, dan gula merah—menjadi produk minuman instan sehat dan bernilai ekonomis. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan penyuluhan dan pelatihan partisipatif, meliputi survei awal, penyuluhan interaktif, demonstrasi pembuatan produk HERBALATTE, serta evaluasi melalui pretest dan posttest. Sebanyak 40 peserta yang terdiri atas ibu rumah tangga dan pelaku usaha kecil mengikuti kegiatan ini. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan pada pengetahuan peserta, dengan nilai rata-rata pretest sebesar 70,2 dan posttest meningkat menjadi 85,0 dengan nilai p < 0,001 (uji Mann–Whitney U). Secara kualitatif, 90% peserta mampu mempraktikkan pembuatan, pengemasan, dan pelabelan produk sesuai prinsip higienitas. Program ini terbukti efektif dalam meningkatkan literasi dan keterampilan masyarakat terhadap pengolahan bahan herbal, sekaligus membuka peluang pengembangan ekonomi kreatif berbasis potensi lokal yang berkelanjutan.