Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Implementasi Pembelajaran Berorientasi HOTS Dalam Menghadapi Tantangan Dunia Kerja di SMK Ibnu Khaldun Widya Widya
Jurnal Pendidikan Indonesia Vol. 4 No. 12 (2023): Jurnal Pendidikan Indonesia (Japendi)
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59141/japendi.v4i12.2615

Abstract

Pendidikan di Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) bertujuan untuk mempersiapkan siswa menghadapi lingkungan kerja yang terus berubah, khususnya dalam era globalisasi dan kemajuan teknologi. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi kesenjangan pengetahuan tentang implementasi HOTS di SMK dan bagaimana hal ini dapat membantu siswa menghadapi lingkungan kerja yang semakin kompleks. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif yang berfokus pada observasi dan wawancara langsung dengan guru di SMK Ibnu Khaldun Cirebon. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi HOTS di SMK Ibnu Khaldun Cirebon melibatkan strategi pembelajaran yang mencakup penggunaan teknologi, proyek berbasis pembelajaran, diskusi kelompok, dan simulasi kerja. Temuan ini menggambarkan pentingnya pengembangan keterampilan berpikir tingkat tinggi dalam kurikulum SMK. Kesimpulannya, implementasi HOTS di SMK bukan hanya tentang transfer pengetahuan, tetapi juga mengembangkan keterampilan berpikir kritis dan kreatif yang diperlukan untuk berhasil dalam dunia kerja yang dinamis. Meskipun tantangan ada, upaya bersama dari pemerintah, sekolah, guru, dan siswa diperlukan untuk menciptakan generasi siap pakai dalam menghadapi tantangan dunia kerja.
Inovasi dan Pengembangan Fintech Syariah sebagai Solusi Keuangan Modern yang Berlandaskan Prinsip Syariah Widya Widya; Cory Vidiati; Ginna Novarianti Dpp
Co-Value Jurnal Ekonomi Koperasi dan kewirausahaan Vol. 15 No. 7 (2024): Co-Value: Jurnal Ekonomi, Koperasi & Kewirausahaan
Publisher : Program Studi Manajemen Institut Manajemen Koperasi Indonesia Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59188/covalue.v15i7.4866

Abstract

Pesatnya perkembangan fintech Syariah di Indonesia, didorong oleh kemajuan teknologi dan tingginya populasi Muslim yang membutuhkan layanan keuangan yang sesuai dengan prinsip Islam. Fintech Syariah menawarkan alternatif yang bebas dari riba, gharar, dan maysir, namun masih menghadapi berbagai tantangan, terutama dalam hal literasi keuangan Syariah dan regulasi yang belum sepenuhnya mendukung. Penelitian ini bertujuan untuk memberikan manfaat yang luas, baik bagi akademisi, praktisi, pemerintah, maupun masyarakat umum. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah literatur review, yang melibatkan pengumpulan dan analisis berbagai sumber sekunder seperti jurnal ilmiah, buku, laporan tahunan Fintech Syariah, serta regulasi yang diterbitkan oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Bank Indonesia (BI). Melalui analisis konten, penelitian ini mengidentifikasi tantangan dan peluang yang dihadapi oleh fintech Syariah dalam perkembangannya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun fintech Syariah memiliki potensi besar untuk meningkatkan inklusi keuangan, hambatan regulasi dan rendahnya literasi keuangan Syariah menjadi kendala utama. Kesimpulannya, untuk memaksimalkan potensi fintech Syariah, diperlukan dukungan regulasi yang lebih fleksibel, peningkatan literasi keuangan Syariah, dan adopsi teknologi yang dapat meningkatkan efisiensi dan transparansi layanan keuangan berbasis Syariah.
Analysis of Marketing Mix Strategy Mix on Sales in Batik Quu Ciwaringin Widya Widya; Haliza Amera; Dini Selasi
Jurnal Indonesia Sosial Teknologi Vol. 5 No. 5 (2024): Jurnal Indonesia Sosial Teknologi
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59141/jist.v5i5.1100

Abstract

The phenomenon of digitalisation has affected many aspects of daily life, including family and business life. Increased flexibility and adaptability are necessary for businesses to deal with constant change. The concept of the marketing mix (4Ps: Product, Price, Promotion, Distribution) has evolved into 7Ps with the addition of People, Process, and Physical Evidence. The batik industry, including QUU Ciwaringin Batik in Cirebon, West Java, has great potential to utilise digital marketing strategies to increase sales and consumer loyalty. This study aims to identify the most significant marketing factors in increasing batik sales. With a descriptive qualitative approach, data is collected through interviews, observation, and documentation. Results show that product quality and promotional strategies are the main factors affecting sales. Batik QUU Ciwaringin offers high-quality products with various types of fabrics, such as silk and cotton, as well as custom design services. Effective promotion through exhibitions, cooperation with hotels, and online marketing, despite the constraints in digital content management. Promotion through exhibitions and word-of-mouth is proven to increase visibility and sales. Thus, the implementation of the right 7P marketing mix strategy can support the growth and competitiveness of QUU Ciwaringin Batik in the Indonesian batik market, helping them face challenges and take advantage of opportunities in the digital era.