p-Index From 2021 - 2026
2.062
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Voering ARIKA
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 23 Documents
Search

PENGARUH KINERJA MESIN DIESEL YANMAR L-40-E-DT TERHADAP EMISI GAS BUANG surianto buyung liem
Jurnal Voering Vol 2 No 1 (2017): Jurnal Voering - Juli 2017
Publisher : Politeknik Katolik Saint Paul Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (494.314 KB) | DOI: 10.32531/jvoe.v2i1.39

Abstract

Penelitian ini mempelajari Pengaruh Kinerja Mesin terhadap Emisi Gas buang sebagai campuranbahan bakar solar terhadap prestasi mesin Diesel. Zat-zat yang merugikan dalam gas buang adalahkarbon hydrogen, nitrogen monoksida dan karbon monoksida. Pengujian dilakukan denganmenggunakan alat test emisi gas buang pada pembebanan 750, 1000 dan 250 pada putaran kostan 3000rpm.Dari hasil pengujian menunjukkan Semakin besar pembebanan semakin menaikkan daya mesin maka,kadar oksigennya menurun . Semakin besar pembebanan pemakaian bahan bakar semakin naik , kadaroksigen menurun , kadar carbon dioksida naik, kadar oksida nitrogen juga mengalami penurunan,kadar karbon monoksida naik.Perubahan Efisiensi thermal sangat mempengaruhi penurunan dan kenaikan unsur-unsur kimia yangterkandung didalam gas buang, dimana kadar oksigen, karbon dioksida naik, kadar oksida nitrogenturun.Karbonmonksida yang dihasilkan oleh gas buang Mesin Diesel Yanmar L 40 sebesar 0,1% lebih kecildari 0,3% masih dalam kondisi yang diizinkan, layak untuk dioperasikan
PERANCANGAN SUDU-SUDU PEMBANGKIT LISTRIK TENAGA ANGIN TIPE SAVONIUS MINI surianto buyung liem
Jurnal Voering Vol 2 No 1 (2017): Jurnal Voering - Juli 2017
Publisher : Politeknik Katolik Saint Paul Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (330.533 KB) | DOI: 10.32531/jvoe.v2i1.41

Abstract

Pembuatan kincir angin sumbu vertikal dapat memanfaatkan potensi angin dari segala arah,sederhana dan tidak memerlukan tempat pemasangan yang begitu luas serta menghasilkan momen yang besar merupakan pertimbangan untuk mengembangkan  turbin angin ini dalam kondisi angin di Indonesia . Tujuan pembuatan kincir angin sumbu vertikal ini adalah untuk mendapatkan alat dari kincir angin sumbu vertikal dan gambar dari alat tersebut. Hasil dari pembuatan kincir angin sumbu horisontal ini adalah dapat menghsilkan listrik yang bisa membatu untuk media pembelajaran pada kampus politeknik katolik saint paul sorong, adapun dengan pengukuran bahan yang di gunakan adalah taco meter dengan pengujian dilakukan selama 7 hari, setiap hari pengujian dimulai  dari pukul 10.00 – 15.00 wit dengan beberapa jarak dengan menggunakan spesifikasi dari kecepatan kipas angin sebesar 220 m/menit dengan hubungan antara kecepatan dengan daya aktual dengan kecepatan yang rendah 3.29 m/s dengan daya yang dihasilkan 0.0000543 watt sedangkan untuk kecepatan 3,66 m/s  yang dihasilkan daya sebesar 0,0065 watt.
ANALISIS PENGARUH TINGGI JATUHNYA AIR (HEAD) TERHADAP DAYA PEMBANGKIT LISTRIK TENAGA MICRO HYDRO TIPE TURBIN PELTON surianto buyung liem
Jurnal Voering Vol 2 No 1 (2017): Jurnal Voering - Juli 2017
Publisher : Politeknik Katolik Saint Paul Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1276.152 KB) | DOI: 10.32531/jvoe.v2i1.64

Abstract

Analisis ini dilakukan untuk mengetahui Pengaruh Tinggi Jatuhnya Air (Head) Terhadap Daya Pembangkit Listrik Tenaga Micro Hydro Tipe Turbin Pelton. Untuk mengetahui Pengaruh Tinggi Jatuhnya Air (Head) Terhadap Daya Pembangkit Listrik Tenaga Micro Hydro Tipe Turbin Pelton maka terlihat bahwa head actual dan debit air sangat mempengaruhi daya listrik yang dihasilkan oleh micro hydro. Semakin tinggi jatuh air (Head Actual) dan semakin banyak debit air yang keluar dari Nozzle maka semakin besar juga tegangan listrik yang dihasilkan oleh Micro Hydro. Pada head actual 6,6 meter dengan head efektik 4,4 meter menghasilkan debit air 0,000796 m3/s, daya turbin 27,499 Watt dan daya micro hydro 24,749 Watt. Sedangkan pada head actual 6 meter dengan head effektif 4 meter menghasilkan debit air 0,000777 m3/s, daya turbin 24,3849 Watt dan daya micro hydro 21,946 Watt.
ANALISIS PERBANDINGAN DAYA DAN TORSI PADA ALAT PEMOTONG RUMPUT ELEKTRIK (APRE) surianto buyung liem
Jurnal Voering Vol 3 No 1 (2018): Jurnal Voering - Juli 2018
Publisher : Politeknik Katolik Saint Paul Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1128.933 KB) | DOI: 10.32531/jvoe.v3i1.82

Abstract

APRE merupakan alat pemotong rump ut elektrik yang menggunakan motor induksi 1 fasa sebagai motor penggeraknya. Untuk mengetahui seberapa besar daya listrik dan torsi yang dihasilkan, maka perlu adanyaanalisis perhitungan daya dan torsi ketika APRE berkerja tanpa diberikan dan dengan diberikan beban secara teoritis. Pada percobaan, perhitungan dan analisis yang telah dilakukan, diketahui bahwa untuk daya listrik APRE tanpa beban sebesar 62,65 Watt dan torsi APRE sebesar 0,45 Nm, sedangkan untuk daya listrik APRE dengan beban sebesar 103,7 Watt dan torsi APRE sebesar 1,14 Nm. Dari percobaan ini, juga dapat diketahui terdapat adanya hungan antara torsi dan daya, ketika motor diberikan beban maka akan terjadi kenaikan torsi yang juga akan berpengaruh terhadap naiknya daya listrik.
ANALISIS PENGARUH VARIASI BUSI TERHADAP GAS BUANG Surianto Buyung
Jurnal Voering Vol 5 No 1 (2020): Jurnal Voering - Juli 2020
Publisher : Politeknik Katolik Saint Paul Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32531/jvoe.v5i1.219

Abstract

This research was conducted to determine the effect of variations in spark plugs on exhaust gas and fuel consumption or on a 4 stroke gasoline motorbike. To find out the effect, the calculation of the value of fuel consumption (FC) and the rate of air flow (mu) is calculated, whereas the value of the air fuel ratio is obtained by using a Gas Emission Analyzer. And also the research was carried out using 3 types of spark plugs namely RESING, NGK, DENSO spark plugs. in the condition of 4 rotation variations in each spark plug that is 1400 rpm, 1600 rpm, 1800 rpm and 2000 rpm and the fuel used is only one type, namely premium (gasoline).From the results of the research that in the Resing spark plug, ngk, denso with 1400 rpm rotation AFR value is 13.80. 10.90. 10.10. Fuel volume (m³) 0.00003, usage time (seconds) 364, fuel consumption (FC) 0.222527473, and kg / hour air flow rate 0.789972527. 1,951565934. 2,205247253, and carbon monoxide (CO) 3,55. 8.77. 9.91%. At 1600 rpm the AFR value is 13.00. 10.80. 9.97, fuel volume (m³) 0.00003, usage time (seconds) 366, fuel consumption (FC) 0.221311475, and kg / hour air flow rate 1.117622951. 2,031639344. 2,20647541, and carbon monoxide (CO) 5,00. 9.18. 9.97%. At 1800 rpm the AF value is 12.30. 10.60. 10.10, fuel volume (m³) 0.00003, usage time (seconds) 331, fuel consumption (FC) 0.244712991, and kg / hour air flow rate 1,62489426. 2,346797583. 2,43978852, and carbon monoxide 6,64. 9.59. 9.97%. And at 2000 rpm the AFR value is 11.51. 10.50. 10.10, fuel volume (m³) 0.00003, usage time (seconds) 257, fuel consumption (FC) 0.315175097, and kg / hour air flow rate 2.581284047. 3,151750973. 3,1517550973, and carbon monoxide (CO) 8,19. 10.10. 10.10%.
ANALISIS PENGARUH BEBAN TERHADAP TINGKAT KEAUSAN BAN SEPEDA MOTOR PADA JALAN RIGIT/BETON ORLIN SESA; SURIANTO BUYUNG
Jurnal Voering Vol 5 No 2 (2020): Jurnal Voering - Desember 2020
Publisher : Politeknik Katolik Saint Paul Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32531/jvoe.v5i2.302

Abstract

Ban merupakan bagian motor yang bersentuhan langsung dengan permukaan jalan. Pemilihan ban yang benar, sangat menentukan keselamatan pengendara dari bahaya slide pada jalan-jalan tertentu, dapat menurukan biaya operasional kendaraan, performance meningkat dan maintenance mudah. Informasi lengkap mengenai ban dapat dilihat di handbook yang dikeluarkan oleh pihak ban. Dalam penelitian penulis bertujuan untuk mengetahui pengaruh beban terhadap tingkat keausan. Ban yg di uji Ban Irc 80/90-17 M/C 38p, ban Dunlop 80/90-17 M/C 44p dan ban Fdr 80/90-17 M/C 48p saat melakukan perjalanan, mencegah kerusakan atau ausnya ban saat pemakaian dan memberikan kemudahan untuk mengerti distribusi berat kendaraan. Pada pembanding Kecepatan 3.000 rpm dengan beban Muatan total 130 Kg, 140 Kg dan 150 Kg, dengan waktu 2 jam setiap muatan dengan pengujian diatas Tire Tread. Bahwa untuk ban Donlop di dapatkan data pada pengujian beban 130.000gram didapatkan penurunan berat ban sebesar 6,1 gr pada pengujian 140.000 gr penurunan berat ban sebesar 8,2 dan pada pengujian 150.000 gr penurunan berat ban sebesar 10,1. Sedangkan ban Irc di dapatkan data pada pengujian beban 130.000gram didapatkan penurunan berat ban sebesar 2,1 gr pada pengujian 140.000 gr penurunan berat ban sebesar 4,2 dan pada pengujian 150.000 gr penurunan berat ban sebesar 6,1. Begitupun ban Fdr di dapatkan data pada pengujian beban 130.000gram didapatkan penurunan berat ban sebesar 3,3 gr pada pengujian 140.000 gr penurunan berat ban sebesar 5,4 dan pada pengujian 150.000 gr penurunan berat ban sebesar 7,1. Maka dapat disimpulkan bahwa ban yg paling baik digunakan adalah Ban IRC karena tingkat keausannya sangat kecil. Ban yang tingkat keausan paling tinggi adalah Dunlop.
ANALISIS KONSUMSI BAHAN BAKAR GOKARD DENGAN PENGERAK MOTOR 4 TAK 160 CC BERDASARKAN VARIASI BEBAN STEVENLY M. RANTUNG; SURIANTO BUYUNG
Jurnal Voering Vol 5 No 2 (2020): Jurnal Voering - Desember 2020
Publisher : Politeknik Katolik Saint Paul Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32531/jvoe.v5i2.304

Abstract

Gokart adalah kendaraan roda empat atap terbuka sederhana dan kecil untuk olahraga motor. Kecepatan gokart sangat bervariasi dan beberapa (disebut Superkart) dapat mencapai kecepatan melebihi 260 km/jam. Tujuan dalam menganalisa konsumsi bahan bakar gokard dengan pengerak motor 4 tak 160 cc berdasarkan variasi beban untuk mengetahui konsumsi bahan bakar berdasarkan beban berat gokard dan pengendara. Konsumsi bahan bakar (Fc) menunjukkan jumlah pemakaian bahan bakar yang dihitung dengan mengukur jarak yang di tempuh oleh mesin untuk menghabiskan sejumlah bahan bakar yang terdapat pada gelas ukur. Dari hasil pengujian dan pengukuran didapat komsumsi bahan bakar dengan beban 1 orang 80 kg jumlah bahan bakar 180ml dapat menempuh jarak 5.34 1 km dengan waktu tempuh 8,11 menit, dan pada beban 2 orang 160 kg dengan jumblah bahan bakar 180 ml dapat menempuh jarak 4.43 7 km dengan waktu tempuh 7,53 menit.
ANALISIS PERBANDINGAN KEKASARAN PERMUKAAN HASIL ANTARA PAHAT HSS DAN PAHAT CARBIDDE PADA MESIN BUBUT FRANSISKUS PATIRAN; SURIANTO BUYUNG; YANRI PAKAN
Jurnal Voering Vol 4 No 1 (2019): Jurnal Voering - Juli 2019
Publisher : Politeknik Katolik Saint Paul Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32531/jvoe.v4i1.328

Abstract

Analisis perbandingan kekasaran permukaan ini adalah untuk mengetahui bagaimana proses pengerjaan dan permesinan dalam bidang industri terutama di bidang manufaktur pembubutan. Untuk mengetahui tingkat kekasaran dari permukaan hasil bubut antara pahat HSS dan pahat carbidde dilakukan perhitungan-perhitungan dan pengukuran secara teoritis dan sistematis dengan menggunakan alat ukur rou kertes. Mesin bubut yang digunakan adalah mesin bubut tipe Gede Weiler LZ-330 G yang dikerjakan pada balai latihan kerja sorong. Dari hasil pengukuran diperoleh pembubutan menggunakan pahat carbidde dengan tingkat rpm mesin bubut adalah 60, 330, dan 660 menunjukan tingkat kekasaran permukaan N7 = Ra 1,6 µm toleransi 1,2 – 2,4. Pada pahat HSS menunjukan tingkat kekasaran permukaan N8 = Ra 3,2 µm toleransi 2,4 – 4,8.
POTENSI PEMBANGKIT LISTRIK TENAGA SURYA DI WAISAI KABUPATEN RAJA AMPAT PROPINSI PAPUA BARAT EVERESTUS WARAWARAIN; SURIANTO BUYUNG; YUNUS YUNUS
Jurnal Voering Vol 4 No 1 (2019): Jurnal Voering - Juli 2019
Publisher : Politeknik Katolik Saint Paul Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32531/jvoe.v4i1.329

Abstract

Penelitian ini dilakukan adalah untuk mengetahui potensi pembangkit listrik di waisai kabupaten raja ampat. Untuk mengetahui besar potensi tersebut dilakukan penelitian dan perhitungan-perhitungan secara teoritis dengan menghitung besar daya input dan besar daya output sel fotovoltaik. Pembangkit listrik tenaga surya yang digunakan adalah tipe fotovoltaik yang dirancang di waisai kabupaten raja ampat. Dari hasil perhitungan diperoleh bahwa nilai intensitas radiasi maksimum adalah 980.2 W/m², daya input maksimum sel fotovoltaik adalah 301.7055 watt, dan daya output maksimum sel fotovoltaik adalah 31.7341 watt.
DESAIN DAN PEMBUATAN MESIN PENGAYAK PASIR MENGGUNAKAN PENGGERAK MOTOR LISTRIK Surianto Buyung; Nataniel Muttu Allo
Jurnal Voering Vol 6 No 1 (2021): Jurnal Voering - Juli 2021
Publisher : Politeknik Katolik Saint Paul Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32531/jvoe.v6i1.375

Abstract

Perencanaan ini bertujuan untuk menghasilkan desain dan gambar kerja konstruksi mesin Pengayak Pasir yang kuat, kokoh, aman, dan efisien. Mendapatkan hasil uji kinerja Mesin Pengayak Pasir. Mendapatkan hasil analisis ekonomi Mesin Pengayak Pasir. Tiga rumusan masalah diajukan dan berhubungan dengan ketiga tujuan perencanaan. Proses desain dan pembuatan Mesin Pengayak Pasir dilakukan dengan tahapan yaitu perencanaan dan penjelasan tugas/fungsi, perencanaan konsep produk(gambar kerja). Analisis teknik meliputi analisis daya, torsi yang terjadi pada poros dan kontruksi rangka. Tenaga penggerak mesin Pengayak Pasir direncanakan menggunakan motor listrik yang disesuaikan dengan kemampuan daya listrik untuk UKM yang diperkirakan rata-rata berkisar 900 sampai 1300 watt. Hasil perancangan menghasilkan mesin Pengayak Pasir dengan spesifikasi ukuran panjang 180 cm, lebar 93 cm dan tinggi 100 cm. Kapasitas produksi mesin pengayak pasir ini pada beban maksimnal adalah 25 kg. Sumber penggerak mesin adalah motor listrik DC 0.50 HP dengan putaran 1285 rpm. Sistem transmisi menggunakan V-belt dengan poros penggerak berdiameter 25 mm. Kontruksi rangka terbuat dari profil siku 40x40x3 mm dengan seng plat stenlis