Masyhuri
Universitas Mataram

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

ANAK PECANDU GAME ONLINE (STUDI KASUS DI KELURAHAN SURYAWANGI KECAMATAN LABUHAN HAJI LOMBOK TIMUR) Husniadi; Masyhuri; Muhammad Ilyas
Journal of Social Education Sasambo Vol 3 No 02 (2025): Journal of Social Education Sasambo (SOCED SASAMBO)
Publisher : Program Studi Pendidikan Sosiologi Universitas Mataram - Sociology Education Program Mataram University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/socedsasambo.v3i2`.5366

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk: 1) Mengetahui faktor penyebab anak kecanduan game online di kelurahan Suryawangi kecamatan Labuhan Haji; 2) Mengetahui pola penanganan orang tua mengatasi kecanduan game online pada anak di kelurahan Suryawangi kecamatan Labuhan Haji. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif metode studi kasus. Jenis data dalam penelitian ini yaitu primer dan sekunder. Sumber data pada penelitian ini adalah subjek dan informan. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini dengan wawancara, observasi, serta dokumentasi. Data dianalisis menggunakan teknik analisis kualitatif melalui proses reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian mendapatkan: 1) Faktor penyebab kecanduan game online yaitu: a. Faktor lingkungan sosial meliputi teman yang datang ke rumahnya untuk bermain game bersama, diberikan fasilitas oleh orang tua berupa Smartphone dan WIFI yang dipasangkan di rumahnya, tersedianya koneksi internet, mengikuti video yang ditonton. b. Faktor psikologis meliputi perasaan senang ketika bermain, Bosan, gelisah. 2) Pola penanganan orang tua mengatasi anak kecanduan game online di Kelurahan Suryawangi Kecamatan Labuhan Haji adalah represif meliputi Menyita Hp (smartphone) yang digunakan. Pengendalian persuasif meliputi Menasihati, Menegur agar berhenti bermain. Pengendalian koersif meliputi memarahi, membentak dan mengomeli. dan pengendalian kuratif meliputi menatap terus menerus sampai berhenti bermain.
Solidaritas Sosial dalam Banjar Begawe Merarik pada Masyarakat Sasak di Desa Ubung Kecamatan Jonggat Kabupaten Lombok Tengah Nur Ismayatunnisa Julianti; Masyhuri; Hamidsyukrie
Journal of Social Education Sasambo Vol 3 No 02 (2025): Journal of Social Education Sasambo (SOCED SASAMBO)
Publisher : Program Studi Pendidikan Sosiologi Universitas Mataram - Sociology Education Program Mataram University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/socedsasambo.v3i2`.5389

Abstract

Tujuan dari penelitian ini : (1) untuk mengetahui bagaimana bentuk solidaritas sosial dalam Banjar Begawe Merarik, dan (2) kegiatan Banjar Begawe Merarik di Desa Ubung. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Jenis data dalam penelitian ini adalah data primer dan data sekunder. dan sumber data data berupa subjek penelitian dan informan penelitian. Teknik Pengumpulan data pada penelitian ini yaitu wawancara, observasi dan dokumentasi. Teknik analisis data pada penelitian ini yakni teknik analisis kualitatif model miles dan huberman dengan prosedur yaitu reduksi data, penyajian data serta penarikan kesimpulan.Hasil penelitian ini yaitu (1) bentuk solidaritas sosial dalam Banjar Begawe Merarik yaitu bentuk solidaritas sosial mekanik, dan(2)terdapat kegiatan banjar begawe merarik yaitu; kegiatan Begawe Merarik meliputi; a)Kegiatan persiapan meliputi musyawarah waktu dan tempat pelaksanaan kegiatan, Menyilaq, iuran , Betaring, b)Tahap pelaksanaan kegiatan meliputi membuat bumbu untuk memasak, memasak bersama, Sambut Temoe, Begibung, zikiran, selanjutnya Nyongkolan dan Bales Lampak Nae, dan c)Tahap penutup terdiri dari Rebak jangkeh atau membongkar tungku memasak dan mencuci piring.
NILAI SOSIAL DAN NILAI RELIGIUS DALAM TRADISI ROAH MASYARAKAT SASAK DI PANCOR DENEQ DESA BATU KUMBUNG KECAMATAN LINGSAR KABUPATEN LOMBOK BARAT seli melati; Masyhuri; Suud
Journal of Social Education Sasambo Vol 2 No 01 (2024): Journal of Social Education Sasambo (SOCED SASAMBO)
Publisher : Program Studi Pendidikan Sosiologi Universitas Mataram - Sociology Education Program Mataram University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/socedsasambo.v2i01.5482

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah : 1) untuk mengetahui Proses dalam Tradisi Roah Masyarakat Sasak di Pancor Deneq Desa Batu Kumbung Kecamatan Lingsar Kabupaten Lombok Barat, 2) Nilai Sosial dan Nilai Religius dalam Tradisi Roah Masyarakat Sasak Di Pancor Deneq Desa Batu Kumbung Kecamatan Lingsar Kabupaten Lombok Barat. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode etnografi. Lokasi penelitian ini di Desa Batu Kumbung Kecamatan Lingsar Kabupaten Lombok Barat. Jenis data dalam penelitian ini menggunakan data primer dan data sekunder dengan sumber data berupa subjek penelitian dan informan penelitian. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini yaitu observasi, wawancara dan dokumentasi. Metode analisis data yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menemukan adanya proses tradisi roah terdiri atas 3 tahapan : Tahap sebelum pelaksanaan roah masyarakat menyiapkan dulang sesaji, bunga rampai dan air kuluh. Tahap prosesi roah terdapat rangkaian acara pembukaan, zikir dan doa, ceramah atau tausiah, pembukaan barang-barang peninggalan dan Tahap setelah pelaksanaan roah dirangkaikan dengan pembagian air kuluh, pemberian berkat/bingkisan kepada tamu undangan dan makan bersama (begibung). Sedangkan nilai sosial dan religius tersebut terdapat 4 nilai : nilai sosial toleransi, nilai sosial kerjasama, nilai karakter yang berhubungan dengan Tuhan dan nilai karakter yang berhubungan dengan sesama. ABSTRACTThe aims of this study were: 1) to find out the process of the Roah Tradition of the Sasak Community in Pancor Deneq, Batu Kumbung Village, Lingsar District, West Lombok Regency, 2) Social and Religious Values ​​in the Sasak Community Roah Tradition in Pancor Deneq, Batu Kumbung Village, Lingsar District, West Lombok Regency. This study uses a qualitative approach with ethnographic methods. The location of this research is in Batu Kumbung Village, Lingsar District, West Lombok Regency. The type of data in this study uses primary data and secondary data with data sources in the form of research subjects and research informants. Data collection techniques in this study are observation, interviews and documentation. Methods of data analysis, namely data reduction, data presentation, and drawing conclusions. The results of the study found that there was a traditional process of roah consisting of 3 stages: The stage before the implementation of roah, the community prepared offering trays, potpourri and kuluh water. The stage of the roah procession includes a series of opening events, remembrance and prayer, lectures or tausiah, opening of relics and the stage after the implementation of the roah is coupled with the distribution of water kuluh, giving blessings/gifts to invited guests and eating together (begibung). Meanwhile, there are 4 social and religious values: social values ​​of tolerance, social values ​​of cooperation, character values ​​related to God and character values ​​related to others.