Ade Nandang Mustafa
Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Published : 4 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

HUBUNGAN ANTARA KECEMASAN MATEMATIKA DENGAN KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH SISWA SMA Nisa Aula Nurussalamah; Ade Nandang Mustafa; Jaenudin Jaenudin
Wilangan: Jurnal Inovasi dan Riset Pendidikan Matematika Vol 5, No 2 (2024): Juni 2024
Publisher : FKIP Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56704/jirpm.v5i2.24850

Abstract

Kemampuan dalam memecahkan masalah adalah suatu kemahiran berpikir tingkat tinggi di mana siswa mampu menggabungkan pengetahuan yang lama dalam menciptakan  pengetahuan baru dapat berguna untuk menyelesaikan berbagai masalah. Oleh karena itu, kemahiran memecahkan masalah yang baik penting dimiliki setiap siswa. Tingkat kecemasan matematika siswa menjadi bagian yang mempengaruhi kemahiran siswa dalam memecahkan soal matematika. Maka, akhir dari kajian ini untuk menganalisis korelasi kecemasan matematika dengan kemampuan siswa dalam memecahkan soal matematika. Subjek yang digunakan sebanyak 70 siswa kelas XI SMAN 1 Ciruas tahun 2023/2024. Metode yang digunakan adalah kuantitatif /asosiatif menggunakan desain korelasional. Data diambil menggunakan instrumen tes dan non-tes (angket). Didapatkan hasil bahwa terjadi korelasi negatif antara kecemasan dengan kemampuan matematika siswa. Artinya, semakin tinggi kecemasan siswa, maka semakin rendah kemampuan siswa menyelesaikan masalah matematika.
EFEKTIVITAS CHATGPT DALAM PEMBELAJARAN MATEMATIKA SMA TERHADAP KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH: SYSTEMATIC LITERATURE REVIEW Sifa Martiana; Heni Pujiastuti; Ade Nandang Mustafa
SIGMA: JURNAL PENDIDIKAN MATEMATIKA Vol. 18 No. 1: Juni 2026
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/qben1h58

Abstract

Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas penggunaan ChatGPT sebagai Solusi dalam mengatasi rendahnya kemampuan pemecahan masalah matematis siswa sekolah menengah atas dalam pembelajaran matematika melalui pendekatan Systematic Literature Review. Metode: Metode penelitian menggunakan prosedur PRISMA yang meliputi tahap identifikasi, seleksi, penilaian kelayakan, dan pernyataan artikel yang relevan pada periode 2021-2026. Data diperoleh dari jurnal nasional dan internasional, kemudian dianalisis secara kualitatif melakukan teknik reduksi, penyajian, dan sintesis data. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengguna ChatGPT dalam pembelajaran matematika memberikan dampak positif terhadap kemampuan pemecahan masalah matematis siswa, terutama dalam memahami konsep, mengembangkan strategi penyelesaian, dan mengevaluasi hasil. Selain itu, ChatGPT juga berkontribusi dalam meningkatkan motivasi, kepercayaan diri, dan keterlibatan siswa dalam proses pembelajaran. Simpulan: Penelitian ini memberikan implikasi bahwa pemnfaaan ChatGPT dapat menjadi alternatif inovatif dalam pembelajaran matematika untuk mendukung pengembangan keterampilan Tingkat tinggi siswa..
Analisis Kemampuan Generalisasi Matematis Siswa SMP Kota Cilegon Amelia Muslimah; Heni Pujiastuti; Ade Nandang Mustafa; Novaliyosi
Media Pendidikan Matematika Vol. 13 No. 2 (2025): J-MPM
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika, FSTT, Universitas Pendidikan Mandalika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/mpm.v13i2.18458

Abstract

This study aims to analyze the mathematical generalization ability of junior high school students in Cilegon City on the topic of relations and functions. Mathematical generalization ability is an important component of higher-order thinking that includes the ability to recognize patterns, express regularities, and represent mathematical relationships in symbolic form. The method used was descriptive quantitative, involving 368 students from 50 schools that are members of the Mathematics Subject Teachers Association (MGMP) of Cilegon City. The research instrument consisted of six open-ended questions developed based on three indicators of generalization ability proposed by Mason, Sitorus, and Sutirna (2023): perception of generality, expression of generality, and symbolic and manipulation of generality. Data were analyzed descriptively through the calculation of mean scores and ability category classification. The results of the study show that students’ mathematical generalization ability is in the moderate category with an average score of 2.08. The indicators of perception of generality and expression of generality are also in the moderate category, while symbolic and manipulation of generality falls into the low category. These findings indicate that students are able to recognize patterns and express simple relationships, but still experience difficulties in constructing formal symbolic representations. Based on these results, mathematics learning needs to be more oriented toward exploration, conceptual reasoning, and the use of interactive visual media to improve students’ symbolic representation skills and functional understanding.
Integrasi ChatGPT dalam Model Problem Based Learning (PBL): Pengaruhnya terhadap Pemahaman Konsep Matematis Peserta didik pada Materi SPLDV Elena Trida Navisa; Ade Nandang Mustafa
Jurnal Cendekia : Jurnal Pendidikan Matematika Vol 10 No 1 (2025): Jurnal Cendekia: Jurnal Pendidikan Matematika Volume 10 Nomor 1
Publisher : Mathematics Education Study Program

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cendekia.v10i1.4731

Abstract

Rendahnya pemahaman konsep matematis pada materi Sistem Persamaan Linear Dua Variabel (SPLDV) sering disebabkan oleh terbatasnya dukungan pembelajaran personal. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh model Problem-Based Learning (PBL) berbantuan ChatGPT terhadap pemahaman konsep matematis peserta didik. Menggunakan metode kuasi eksperimen dengan desain Nonequivalent Control Group Design, penelitian dilakukan di SMPN 38 Kota Bekasi. Sampel terpilih melalui cluster random sampling terdiri dari kelas eksperimen (PBL + ChatGPT) dan kelas kontrol (PBL konvensional). Data dikumpulkan melalui tes uraian yang valid dan reliabel (0,736), kemudian dianalisis menggunakan uji Mann-Whitney U karena data tidak berdistribusi normal. Hasil penelitian menunjukkan perbedaan signifikan antara kedua kelompok (p = 0,001 < 0,05). Kelas eksperimen menunjukkan peningkatan luar biasa dengan skor N-Gain sebesar 0,71 (kategori Tinggi), sedangkan kelas kontrol hanya mencapai 0,08 (kategori Rendah). Temuan ini membuktikan bahwa integrasi ChatGPT sebagai scaffolding digital dalam model PBL secara signifikan efektif mengakselerasi pemahaman konsep peserta didik dibandingkan dengan model PBL tanpa bantuan AI. Pemanfaatan teknologi AI ini menawarkan solusi praktis untuk menciptakan pembelajaran matematika yang lebih personal dan adaptif.