Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Multicultural Education Based on Minangkabau Proverbs to Integrate Democratic Values in History Learning Fini Fajri Mulyani; Gunartati Gunartati; Ofianto Ofianto; Antonia Soriente; Reyhan Ainun Yafi; Fadilla Syahriani; Mhd Asrian Syah; Tri Zahra Ningsih
AL-ISHLAH: Jurnal Pendidikan Vol 16, No 1 (2024): AL-ISHLAH: JURNAL PENDIDIKAN
Publisher : STAI Hubbulwathan Duri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35445/alishlah.v16i1.4989

Abstract

This research aimed to analyze the implementation of the Minangkabau proverbs as a source of democratic values in history learning. The method used in this research used descriptive qualitative research methods with a phenomenological approach. The sample in this study was selected using a purposive sampling technique consisting of 2 teachers of religious subjects and 8 students from each school.  Data collection methods used were interviews, questionnaires and literature studies. The data analysis technique in this research uses Huberman's qualitative analysis technique, which includes stages of data reduction, data presentation, and data verification. The results of this research showed that: 1) Minangkabau proverbs contained deep democratic values and were highly respected by the Minangkabau people; 2) The implementation of multicultural education in instilling democratic values based on Minangkabau proverbial traditions with the stages of moral knowing, moral feeling, and moral action helped students understand, reflect on, and apply democratic values in everyday life.; 3) The implementation of multicultural education in history learning faced several challenges, including students' difficulties in understanding the relationship between the Minangkabau proverb tradition and history, as well as a lack of adequate understanding regarding these proverbs. The implication of this research was that integrating the Minangkabau proverbs tradition as a source of democratic values in history learning could make a significant contribution to the development of students' multicultural education.
Wisata Edukasi Berkelanjutan: Strategi Pemberdayaan Destinasi Lokal di Taman Nasional Alas Purwo, Indonesia Risa Amalia Kurniawati; Hastuti Hastuti; Fini Fajri Mulyani
Naradidik: Journal of Education and Pedagogy Vol. 5 No. 1 (2026): Naradidik: Journal of Education & Pedagogy (March 2026)
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/nara.v5i1.386

Abstract

Penelitian tentang wisata edukasi di kawasan konservasi seringkali belum secara komprehensif mengintegrasikan analisis spasial dan dimensi interaksi antara manusia dan lingkungan dalam satu kerangka epistemologis yang holistik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis wisata edukasi berkelanjutan di Taman Nasional Alas Purwo (TNAP), Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan epistemologi geografi untuk memahami interaksi antara manusia, lingkungan, dan ruang dalam konteks pengembangan pariwisata berkelanjutan. Penelitian dilakukan di Taman Nasional Alas Purwo, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur, dari Oktober 2024 hingga Maret 2025. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara mendalam, dan studi dokumen. Validasi data dilakukan melalui triangulasi sumber, metode, dan teori untuk memastikan keabsahan data. Analisis data menggunakan pendekatan epistemologi geografi, yang melibatkan identifikasi pola spasial, interpretasi kualitatif, dan pemahaman interaksi manusia-lingkungan dalam konteks ruang dan waktu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Taman Nasional Alas Purwo telah menerapkan berbagai program edukasi. Program-program tersebut bertujuan untuk meningkatkan kesadaran konservasi dan memberdayakan masyarakat lokal. Beberapa program yang telah dijalankan antara lain Wildlife Research Station (WRS), pelatihan Eco-Print, dan pelepasan tukik. Program-program tersebut berhasil menciptakan peluang ekonomi baru bagi masyarakat setempat. Program tersebut juga meningkatkan kesadaran wisatawan akan pentingnya pelestarian lingkungan. Simpulan dari penelitian ini adalah kebangkitan pariwisata lokal berbasis wisata edukasi berkelanjutan di Taman Nasional Alas Purwo memiliki potensi besar. Potensi tersebut dapat memberikan dampak positif dari segi ekonomi, sosial, maupun lingkungan.