Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Hubungan Pola Makan Dan Status Gizi Dengan Kejadian Anemia Pada Santriwati Pondok Pesantren Annuriyyah Rambipuji Rizka Oktaviana; M Rizal Permadi
HARENA : Jurnal Gizi Vol 2 No 2 (2022): HARENA: Jurnal Gizi (April 2022)
Publisher : Politeknik Negeri Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25047/harena.v2i2.2806

Abstract

Masalah gizi di Indonesia yang harus ditanggulangi dengan baik salah satunya adalah anemia, terutama anemia gizi besi. Anemia terjadi karena penurunan kuantitas sel-sel darah merah hemoglobin yang berada dibawah batas normal yaitu 12 gr/dl. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan pola makan dan status gizi dengan kejadian anemia pada santriwati Pondok Pesantren Annuriyyah Rambipuji. Penelitian ini dilakukan di Pondok Pesantren Annuriyyah, Kabupaten Jember pada bulan April 2021. Dengan jumlah sampel sebesar 61 subjek yang diambil dengan teknik purposive sampling. Metode penelitian ini menggunakan penelitian survey analitik dengan pendekatan cross sectional. Data status gizi diperoleh menggunakan IMT/U, pola makan diperoleh menggunakan kuesioner Food Frequency Questionare (Form FFQ) dan status anemia diperoleh berdasarkan kadar hemoglobin yang dicek menggunakan GCHB easy touch. Teknik analisis data yang digunakan yaitu Uji Korelasi Rank Spearman. Dari analisis deskriptif 23% subjek mengalami anemia, 85,2% subjek memiliki pola makan kurang, dan 73,8% subjek memiliki status gizi normal. Hasil analisis pola makan dan kejadian anemia menggunakan Uji Korelasi Rank Spearman menunjukkan tidak ada hubungan (p = 0.956). Hasil analisis status gizi dan kejadian anemia menggunakan Uji Korelasi Rank Spearman menunjukkan tidak ada hubungan antara status gizi dengan kejadian anemia pada santriwati (p = 0,07). Kesimpulan dari penelitian ini adalah tidak ada hubungan antara pola makan dan status gizi dengan kejadian anemia pada santriwati Pondok Pesantren Annuriyyah Rambipuji.
Pengaruh Pemberian Media Video Animasi Terhadap Tingkat Pengetahuan Dan Sikap Pada Remaja Status Gizi Lebih Di SMAN 1 Pasirian Lumajang Lutfiyah Siti Azizah; M Rizal Permadi; Yoswenita Susindra; Galih Purnasari
HARENA : Jurnal Gizi Vol 2 No 1 (2021): HARENA : Jurnal Gizi (Desember 2021)
Publisher : Politeknik Negeri Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25047/harena.v2i1.2851

Abstract

Gizi lebih atau obesitas merupakan salah satu masalah gizi yang ditandai dengan berat badan berlebihan akibat penimbunan lemak pada tubuh. Remaja dengan status gizi lebih ditentukan oleh nilai Z-Score > 1 SD sampai > 2 SD. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui pengaruh pemberian media video animasi terhadap tingkat pengetahuan dan sikap pada remaja status gizi lebih di SMAN 1 Pasirian. Desain penelitian yaitu quasi experiment dengan rancangan one group pretest postest design. Populasi penelitian adalah siswa status gizi lebih SMA kelas X dan XI dengan jumlah subjek 73 siswa. Pengambilan data dilakukan dengan menggunakan kuesioner. Analisis statistik menggunakan SPSS 16.0 for Windows dengan uji Nonparametrik Wilcoxon Signed Test. Hasil penelitian mengunakan media video animasi rerata pengetahuan sebelum intervensi (74,11), sesudah intervensi (91,64) (p=0,000). Sedangkan, rerata sikap sebelum intervensi (63,48), sesudah intervensi (68,96) (p=0,000). Kesimpulan yaitu terdapat pengaruh pemberian video animasi terhadap tingkat pengetahuan dan sikap pada remaja status gizi lebih.
Hubungan Massa Otot, Asupan Energi dan Protein Dengan Kekuatan Otot Tungkai Pada Atlet Sepak Bola M Rizal Permadi; Arifah Novi Alist
JURNAL RISET GIZI Vol. 13 No. 1 (2025): Mei 2025
Publisher : Poltekkes Kemenkes Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31983/jrg.v13i1.12083

Abstract

Background: Leg muscle strength is important in soccer because all movements in the sport require leg muscle strength. Leg muscle strength is influenced by muscle mass, nutritional intake, age, and sex. Inadequate nutritional intake can disrupt an athlete's performance.Objective: This research aims to determine the relationship between muscle mass percentage and energy and protien intake with leg muscle strength among Pordes FC soccer athletes.Method: This study uses a cross-sectional research design. The subjects of this study were 25 Pordes FC soccer athletes from Kalisat, Jember Regency, aged 18-30 years, using total sampling techniques. Data on energy and protein intake were collected using the 2x24 hour food recall method, muscle mass was measured using BIA, and leg muscle strength was measured with the vertical jump test.Result:The analysis results for the variables of energy, protein, fat, and carbohydrate intake with leg muscle strength showed energy intake (p=0.000) and protein (p=0.001), indicating a significant relationship between energy, protein intake and leg muscle strength.Conclusion: The conclusion of this study is that there is a relationship between muscle mass percentage, energy and protein intake with leg muscle strength, in Pordes FC soccer athletes. Pordes FC athletes ought to diet based on their dietary requirements and choose high-quality protein sources. Â