Claim Missing Document
Check
Articles

Found 27 Documents
Search

The Relationship between Information Seeking and Treatment-Seeking Behavior in Pulmonary Tuberculosis Patients in the Service Area of Pacerakkang Community Health Center. Jusma; Tawil, Suarnianti; Abrar, Eva Arna
Indonesian Journal of Nursing and Health Care Vol. 1 No. 1: February (2024)
Publisher : Ammar Dharma Foundation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64914/6fazhv71

Abstract

Background: Pulmonary tuberculosis ranks third globally in terms of prevalence. This disease is caused by Mycobacterium tuberculosis, with patients whose sputum contains Mycobacterium tuberculosis serving as its contagious source. According to observations in South Sulawesi, Makassar City leads in having the highest number of TB cases, reaching 5,418 cases. Objective: This study aims to determine the relationship between information seeking and treatment-seeking behavior among pulmonary tuberculosis patients in the service area of Pacerakkang Community Health Center. Metode: Adopting a cross-sectional study design with simple random sampling technique, the research involved 52 respondents. Data collection was conducted using a questionnaire, and the collected data were processed using a master table. Results: The results of the chi-square test regarding treatment-seeking behavior with information seeking show p <0.05. Conclusion: In conclusion, there is a significant relationship between information seeking and treatment-seeking behavior among pulmonary tuberculosis patients in the service area of Pacerakkang Community Health Center
PERBANDINGAN PENGETAHUAN SELF EFFICACY PERAWATAN KAKI PADA PASIEN DIABETES MELITUS TIPE II SETELAH MENGGUNAKAN VIDEO EDUKASI DI PUSKESMAS PACCERAKKANG KOTA MAKASSAR Nurjanna, Nurjanna; Abrar, Eva Arna; Mutmainna, Amriati
Diagnosis Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol. 15 No. 4 (2020): Diagnosis: Jurnal Ilmiah Kesehatan
Publisher : STIKES Nani Hasanuddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Diabetes Melitus (DM) merupakan yang terbesar ketiga di dunia, penyakit kronis tidak menular setelah penyakit kardiovaskular dan kanker yang telah menjadi beban kesehatan masyarakat, meluas dan membawa banyak kecacatan dan kematian. Penatalaksanaan DM untuk mencegah komplikasi didukung oleh 4 pilar yakni edukasi, terapi nutrisi medis, latihan jasmani dan terapi medis. Pendidikan perawatan kaki diabetik penting untuk meningkatkan pemenuhan kebutuhan self-efficacy melalui edukasi terkait perawatan kaki untuk mencegah terjadinya ulkus kaki diabetik. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui perbandingan pengetahuan self efficacy perawatan kaki pada pasien Diabetes Melitus Tipe II setelah menggunakan video edukasi di Puskesmas Paccerakkang Kota Makassar. Penelitian ini menggunakan metode penelitian Pre-experimental Design dengan rancangan One Group Pretest-Postest Design. Pengambilan sampel menggunakan accidental sampling dengan jumlah sampel sebanyak 20 pasien. Pengumpulan data menggunakan kuesioner dan dianalisa menggunakan Wilcoxon. Hasil penelitian ini didapatkan skor pengetahuan tentang perawatan kaki sebelum video edukasi adalah mean yaitu 6,40, median yaitu 7,0 dan standart deviation yaitu 1,789, sedangkan skor pengetahuan setelah video edukasi adalah mean yaitu 10,70, median yaitu 11,00 dan standart deviation yaitu 0,571. Hasil uji Wilcoxon diperoleh nilai p=0,000. Kesimpulan dalam penelitian ini adalah ada perbandingan pengetahuan self efficacy perawatan kaki pada pasien Diabetes Melitus Tipe II setelah menggunakan video edukasi di Puskesmas Paccerakkang Kota Makassar.
Hubungan Self Care Dengan Quality Of Life Pada Penderita Diabetes Melitus Tipe II Kendek, Kristina; Haskas, Yusran; Abrar, Eva Arna
Diagnosis Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol. 18 No. 1 (2023): Diagnosis: Jurnal Ilmiah Kesehatan
Publisher : STIKES Nani Hasanuddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35892/jikd.v18i1.1357

Abstract

Diabetes melitus merupakan kejadian dengan jumlah penderita semakin meningkat setiap tahunnya. Menurut WHO pada tahun 2019 diperkirakan 1,5 juta kematian secara langsung disebabkan oleh diabetes dan 2,2 juta kematian lainnya disebabkan oleh glukosa darah yang tinggi pada tahun 2012. Diabetes merupakan penyakit dimana individu perlu melakukan perawatan diri (self care) secara teratur untuk mengurangi komplikasi. Ketika penderita diabetes melitus mengalami komplikasi maka akan berdampak pada menurunnya umur harapan hidup, penurunan kualitas hidup serta meningkatnya angka kesakitan. Self care yang dilakukan pada pasien diabetes melitus meliputi pengaturan pola makan (diet), pemantauan kadar gula darah, terapi obat, perawatan kaki dan latihan fisik (olahraga). Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan self care dengan quality of life pada penderita Diabetes Melitus Tipe 2 di Wilayah Kerja Puskesmas Tamalanrea Jaya Kota Makassar. Penelitian ini menggunakan desain cross sectional. Pengambilan sampel menggunakan teknik consecutive sampling dengan jumlah sample sebanyak 34 responden. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner dan dianalisis menggunakan uji chi square (p<0.05). Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada hubungan antara self care dengan quality of life pada penderita Diabetes Melitus Tipe 2 (p=0,001). Kesimpulan dalam penelitian ini adalah ada hubungan self care dengan quality of life pada penderita Diabetes Melitus Tipe 2 di wilayah kerja Puskesmas Tamalanrea Jaya Kota Makassar.
Hubungan Antara Aktivitas Fisik, Status Gizi, Dan Riwayat Paparan Asap Rokok Dengan Potensi Depresi Postpartum Di Wilayah Kerja Puskesmas Pampang Syam, Azniah; HM, Ashar; Abrar, Eva Arna
Jurnal Ilmiah Mahasiswa & Penelitian Keperawatan Vol 3 No 3 (2023): Jurnal Ilmiah Mahasiswa & Penelitian Keperawatan (JIMPK)
Publisher : STIKES Nani Hasanuddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35892/jimpk.v3i3.641

Abstract

Abstrak Background: Bukti ekstensif menunjukkan bahwa depresi postpartum mengganggu kehidupan wanita dan memiliki efek negatif pada hubungan ibu-anak dan proses menyusui. Berbagai faktor gizi, aktifitas fisik, pola tidur dan paparan asap rokok diduga kuat berkontribusi pada disregulasi hormon pemicu depresi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara aktivitas fisik, status gizi, dan riwayat paparan asap rokok dengan potensi depresi Postpartum. Method: Menggunakan pendekatan cross-sectional study, pada 79 ibu hamil di Puskesmas Pampang, selama periode antenatal-care Januari - Maret 2021. Menggunakan uji statistik chi-square dan regresi logistik berganda unutk mengukur faktor risiko yang paling berkontribusi pada potensi depresi postpartum. Result: Ibu menikah di bawah 19 tahun (p<0,039), kurang aktif bergerak (p<0,023), tidur lebih singkat (p<0,045), dan terpapar asap rokok lebih dari satu tahun (p<0,001) terbukti meningkatkan risiko depresi post partum. Namun, risiko paparan asap rokok menempati urutan pertama dengan risiko 5,4 kali lebih besar mengalami gangguan mental di saat menyusui. Conslusion: Penting bagi pelayanan kesehatan saat antenatal-care menyertakan screening awal potensi depresi postpartum, sebagai bentuk tindakan pencegahan masalah pemberian ASI di masa mendatang, terutama pada ibu dengan faktor risiko.
Gambaran Depresi Dan Harga Diri Rendah Pada Pasien Ulkus Diabetik Di Praktik Mandiri Kota Makassar Bidiastuti, Feiby; Abrar, Eva Arna; Zainal, Syaifuddin
Jurnal Ilmiah Mahasiswa & Penelitian Keperawatan Vol 1 No 6 (2022): Jurnal Ilmiah Mahasiswa & Penelitian Keperawatan
Publisher : STIKES Nani Hasanuddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35892/jimpk.v1i6.703

Abstract

Ulkus diabetik merupakan komplikasi diabetes yang berkaitan dengan morbiditas, yang disebabkan oleh adanya makrovaskuler (kerusakan pembuluh darah kecil). Tujuan umum penelitian ini untuk mengetahui gambaran depresi dan harga diri rendah pada pasien ulkus diabetik di praktik mandiri kota Makassar. Desain penelitian digunakan dalam penelitian ini adalah cross sectional. Pengambilan sampling yang digunakan yaitu non probability sampling yang dimana tehnik yang digunakan adalah purposive sampling. Responden yang didapatkan berjumlah 30 responden. Analisis yang digunakan analisis univariat dan bivariat untuk melihat gambaran depresi dan harga diri rendah pada pasien ulkus diabetik. Karakteristik pasien ulkus diabetik yang mengalami depresi di praktik mandiri ETN Centre dan Isam cahaya holistic care kota Makassar adalah berumur 46-55 tahun, jenis kelamin perempuan, sudah menikah, pendidikan terakhir SD, ibu rumah tangga dan mengalami ulkus diabetik selama <6 bulan. Pasien ulkus diabetik yang mengalami harga diri rendah dengan karakteristik berumur 46-55 tahun, berjenis kelamin perempuan, sudah menikah, pendidikan terakhir SD, ibu rumah tangga dan <6 bulan menderrita ulkus.
Gambaran tingkat kecemasan masyarakat dalam menghadapi satu tahun pandemi covid-19 di kelurahan lonrae kecamatan tanete riattang timur kabupaten bone Lestari Akbar, Ayu; Mutmainna, Amriati; Abrar, Eva arna
Jurnal Ilmiah Mahasiswa & Penelitian Keperawatan Vol 3 No 4 (2023): Jurnal Ilmiah Mahasiswa & Penelitian Keperawatan (JIMPK)
Publisher : STIKES Nani Hasanuddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35892/jimpk.v3i4.941

Abstract

Kecemasan merupakan situasi afektif yang dirasa tidak menyenangkan yang diikuti oleh sensasi fisik yang memperingatkan seseorang akan bahaya yang mengancam. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui gambaran tingkat kecemasan masyarakat dalam menghadapi satu tahun pandemi COVID-19 di Kelurahan Lonrae, Kecamatan Tanete riattang timur Kabupaten Bone. Penelitian ini bersifat non eksperimental dengan menggunakan desain deskriptif analitik. Populasi dalam penelitian ini adalah masyarakat Kelurahan Lonrae, Kecamatan Tanete riattang timur Kabupaten Bone yang berusia 26-65 tahun sebanyak 145 orang. Hasil penelitian ini didapatkan dari 106 responden yang mengalami tingkat kecemasan ringan dan sedang sebanyak 27 orang (25,5%) dan yang mengalami tingkat kecemasan berat dan panik sebanyak 26 orang (24,5%). Kesimpulan sebagian besar masyarakat Kelurahan Lonrae, Kecamatan Tanete riattang timur Kabupaten Bone mengalami tingkat kecemasan ringan dan sedang.
Hubungan Self Care Dengan Quality Of Life Serta Screening Risiko Ulkus Diabetik Pada Penderita Diabetes Melitus Tipe 2 Kendek, Kristina; Haskas, Yusran; Abrar, Eva Arna
Jurnal Ilmiah Mahasiswa & Penelitian Keperawatan Vol 3 No 2 (2023): Jurnal Ilmiah Mahasiswa & Penelitian Keperawatan (JIMPK)
Publisher : STIKES Nani Hasanuddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35892/jimpk.v3i2.1246

Abstract

Diabetes adalah penyakit dimana individu perlu melakukan perawatan diri secara teratur untuk mengurangi komplikasi. Self care yang dilakukan pada penderita diabetes melitus lebih dititik beratkan pada pencegahan komplikasi dan pengontrolan gula darah. Hasil screening risiko ulkus diabetik pada 34 responden didapatkan sebanyak 2 orang beresiko ulkus diabetik dan 32 orang yang tidak beresiko ulkus diabetik. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan self care dengan quality of life pada penderita Diabetes Melitus Tipe 2 Suku Makassar di Wilayah Kerja Puskesmas Tamalanrea Jaya Kota Makassar. Penelitian ini menggunakan desain cross sectional. Pengambilan sampel menggunakan teknik consecutive sampling dengan jumlah sampel sebanyak 34 responden. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner dan dianalisis menggunakan uji chi square (p<0,05). Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada hubungan self care dengan quality of life pada penderita Diabetes Melitus Tipe 2 (p=0,001). Kesimpulan dalam penelitian ini adalah ada hubungan self care dengan quality of life serta screening risiko ulkus diabetik pada penderita Diabetes Melitus Tipe 2 di wilayah kerja Puskesmas Tamalanrea Jaya Kota Makassar.
Hubungan Self Care Dengan Quality Of Life Serta Screening Risiko Ulkus Diabetik Pada Penderita Diabetes Melitus Tipe II Wongsosumito, Sasti; Haskas, Yusran; Abrar, Eva Arna
Jurnal Ilmiah Mahasiswa & Penelitian Keperawatan Vol 3 No 2 (2023): Jurnal Ilmiah Mahasiswa & Penelitian Keperawatan (JIMPK)
Publisher : STIKES Nani Hasanuddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35892/jimpk.v3i2.1249

Abstract

Diabetes Melitus merupakan penyakit kronis yang mengalami peningkatan dari tahun ke tahun terutama di perkotaan disebabkan oleh faktor pertumbuhan penduduk yang cepat, pola makan tidak sehat, obesitas dan gaya hidup kurang gerak, sehingga menurunkan kualitas hidup pendeita. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan self care dengan quality of life serta screening risiko ulkus diabetik pada penderita Diabetes Melitus Tipe II suku makassar di wilayah kerja Puskesmas Pampang Kota Makassar. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif dengan rancangan penelitian cross sectional. Pengambilan sampel menggunakan Teknik consecutive sampling dengan jumlah sampel sebanyak 53 responden. Pengumpulan data menggunakan kuesioner dan dianalisis dengan uji Chi-Square (p=<0,05). Hasil penelitian menunjukan bahwa ada hubungan self care dengan quality of life penderita Diabetes Melitus tipe II dengan nilai p=0,002, sedangkan hasil screening risiko ulkus diabetik yang berisiko ulkus diabetik sebanyak 14 responden dan yang tidak berisiko sebanyak 39 responden. Kesimpulan dalam penelitian ini adalah ada hubungan self care dengan quality of life pada penderita Diabetes Melitus tipe II di wilayah Kerja Puskesmas Pampang Kota Makassar.
Determinan perilaku pencarian pengobatan pada penderita TB paru di wilayah kerja puskesmas paccerakkang Jusma, Jusma; Suarnianti, Suarnianti; Abrar, Eva Arna
Jurnal Ilmiah Mahasiswa & Penelitian Keperawatan Vol 4 No 1 (2024): Jurnal Ilmiah Mahasiswa & Penelitian Keperawatan (JIMPK)
Publisher : STIKES Nani Hasanuddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35892/jimpk.v4i1.1408

Abstract

Tuberculosis paru merupakan penyakit dengan urutan ke-3 terbanyak di dunia. Menurut pantauan Sulawesi selatan, Kota Makassar menempati peringkat pertama jumlah kasus TB terbanyak yaitu sebesar 5.418. TB menular di sebabkan mycobacterium tuberculosis. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan  informasi seeking, persepsi penyakit dan dukungan keluarga dengan perilaku pencarian pengobatan pada penderita TB paru di wilayah kerja puskesmas pacerakkang. Jenis penelitian ini menggunakan desain penelitian cross-sectional dengan teknik simple random dan di hitung menggunakan total sampling. Sehingga di dapatkan 52 responden. Pengumpulan data menggunakan kuisioner,  kemudian data di kumpulkan dan di olah  menggunakan master table. Dari hasil uji chisquare mengenai perilaku pencarian pengobatan dengan informasi seeking adalah p <0,05. Sedangkan hasil uji chisquare mengenai perilaku pencarian pengobatan dengan persepsi penyakit adalah p <0,05. Dan hasil uji chisquare mengenai perilaku pencarian pengobatan dengan dukungan keluarga adalah p<0,05.kesimpulan adanya hubungan signifikan informasi seeking,persepsi penyakit dan dukungan keluarga dengan perilaku pencarian pengobatan TB paru di wilayah kerja puskesmas pacerakkang
Hubungan Perilaku Pencarian Pengobatan Dan Perawatan Kaki Terhadap Risiko Ulkus Kaki Diabetes Di Wilayah Kerja Puskesmas Tamangapa Kota Makassar Amin, Fakhriah; Haskas, Yusran; Abrar, Eva Arna
Jurnal Ilmiah Mahasiswa & Penelitian Keperawatan Vol 4 No 2 (2024): Jurnal Ilmiah Mahasiswa & Penelitian Keperawatan (JIMPK)
Publisher : STIKES Nani Hasanuddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35892/jimpk.v4i2.1449

Abstract

Diabetes merupakan penyakit kronis yang terjadi ketika pankreas tidak dapat menghasilkan cukup insulin atau tubuh tidak dapat menggunakan secara efektif insulin yang diproduksi oleh tubuh. Diabetes terjadi dari beberapa faktor seperti keturunan, lingkungan dan pola hidup yang tidak sehat, untuk mencegah hal tersebut diperlukan tindakan perilaku pencarian pengobatan dan perawatan kaki yang baik untukmencegah terjadinya ulkus kaki diabetes. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan perilaku pencarian pengobatan dan perawatan kaki terhadap risiko ulkus kaki diabetes Di Wilayah Kerja Puskesma Tamangapa Kota Makassar. Metode yang diguanakan menggunakan jenis penelitian ini menggunakan Cross-Sectional dengan teknik sampling yang digunakan yaitu Purposive sampling dan dihitung menggunakan rumus Slovin, sehingga didapatkan 56 responden. Pengumpulan data menggunakan kuesioner yang dibagikan dan kemudian data yang dikumpul diolah dengan munggunakan master tabel. Dari hasil uji Chi Square mengenai Perilaku Pencarian Pengobatan (Treatment Seeking) Terhadap Risiko Ulkus Kaki Diabetes (Skrining Risiko) adalah p< 0.05, sedangkan dari hasil uji Chi-Square Pengetahuan Perawatan Kaki (Foot Care Knwoledge) Terhadap Risiko Ulkus Kaki Diabetes adalah p<0.05, dan dari hasil uji Chi-Square Perilaku Perawatan Kaki (Foot Care Behavior) Terhadap Risiko Ulkus Kaki diabetes adalah p<0.05. Kesimpulan Ada Hubungan Perilaku Pencarian Pengobatan Dan Perawatan Kaki Terhadap Risiko Ulkus Kaki Diabetes Di Wilayah Kerja Puskesmas Tamangapa Kota Makassar