Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Transformasi Birokrasi Berbasis Digital di Nagari Koto Laweh Sebagai Wujud Implementasi SDGs Hanafi Saputra; Annisa Citra Triyandra; Putri Febri Wialdi
ABDI: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol 8 No 2 (2026): Abdi: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat
Publisher : Labor Jurusan Sosiologi, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/abdi.v8i2.1900

Abstract

Perkembangan teknologi telah memberikan ruang akselerasi di berbagai aspek, termasuk birokrasi. Pengurusan administrasi birokrasi sebagai ranah pelayanan masyarakat dewasa ini cenderung tidak lagi bersifat konvensional melainkan telah beralih pada sistem digitalisasi. Hal itu memberikan kemudahan, fleksibilitas, dan ketepatan waktu dalam pengurusan serta manajemen birokrasi pelayanan publik yang juga menjadi salah satu indikator terciptanya pelayanan E-governance. Nagari Koto Laweh sebagai pusat pemerintahan lokal menghadapi tantangan dalam efektivitas birokrasi, terutama dalam pelayanan publik dan pengelolaan data yang masih banyak dilakukan secara manual dan bersifat konvensional. Sehingga penyediaan data induk nagari cenderung tidak terbarukan dan konvensional. Padahal, Koto Laweh sudah memiliki Website resmi, namun penggunaannya masih belum optimal, jika dilihat hanya 193 pengunjung dari websitenya. Perkembangan teknologi digital seyogyanya membuka peluang untuk meningkatkan efisiensi dan transparansi dalam birokrasi pemerintahan Nagari. Berangkat dari temuan permasalahan itu, maka kebaruannya terletak pada adanya proses pengembangan lebih lanjut transformasi birokrasi berbasis digital yang terkoneksi dalam data based di Nagari Koto Laweh dengan metode partisipatif dan kolaboratif dalam tiga tahap, yaitu pra program, program, dan pasca program. Tujuan program pengabdian ini untuk mendorong transformasi birokrasi berbasis digital di Nagari Koto Laweh guna meningkatkan kualitas pelayanan publik, efisiensi administrasi, dan partisipasi masyarakat dalam tata kelola pemerintahan. Dengan target dan sasaran tim perangkat nagari, pengelola website nagari, dan masyarakat terjadi peningkatan skill dan keterampilan dalam manajemen data Nagari Koto Laweh dan partisipasi masyarakat melalui layanan mandiri pada website resmi nagari dalam proses birokrasi dan administrasi digital sebagai wujud implementasi SDGs. Hasil menunjukkan adanya peningkatan tranformasi birogkrasi berbasis digital pada objek pengabdian.
Strategi Kepemimpinan Sherly Tjoanda melalui Universal Health Coverage (UHC) dalam Upaya Meningkatkan Pemerataan Pelayanan Kesehatan Aisyah Miftahul Jannah; Farhana Khairati Nazri; Fuji Syaulend Utami; Marcya Titania Aureliyan; Tri Andini Utami; Yulia Hanoselina; Putri Febri Wialdi
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 3 No. 06 (2026): JUNI 2026
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pemerataan pelayanan kesehatan merupakan salah satu tujuan penting dalam pembangunan kesehatan di Indonesia. Namun, masih terdapat berbagai kendala yang menyebabkan akses layanan kesehatan belum sepenuhnya merata, terutama di daerah kepulauan dan wilayah terpencil. Dalam mendukung tercapainya Universal Health Coverage (UHC), diperlukan peran kepemimpinan daerah yang mampu mengoptimalkan pelaksanaan kebijakan kesehatan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi kepemimpinan Sherly Tjoanda melalui Universal Health Coverage (UHC) dalam upaya meningkatkan pemerataan pelayanan kesehatan di Provinsi Maluku Utara. Penelitian ini menggunakan teori kepemimpinan transformasional yang dikemukakan oleh Bass dan Riggio (2006). Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Data diperoleh melalui studi literatur yang bersumber dari jurnal ilmiah, artikel, dokumen pemerintah, serta publikasi lain yang relevan dengan penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi kepemimpinan Sherly Tjoanda diwujudkan melalui penguatan koordinasi antarinstansi, kerja sama dengan BPJS Kesehatan, perluasan cakupan kepesertaan jaminan kesehatan, pemanfaatan teknologi dalam pelayanan kesehatan, serta peningkatan kualitas layanan kesehatan. Strategi tersebut berkontribusi terhadap peningkatan akses dan pemerataan pelayanan kesehatan di Provinsi Maluku Utara serta mendukung keberhasilan pencapaian Universal Health Coverage. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi referensi bagi pemerintah daerah, akademisi, maupun pemangku kepentingan lainnya dalam mengembangkan strategi kepemimpinan yang mendukung pemerataan pelayanan kesehatan melalui implementasi Universal Health Coverage (UHC), khususnya pada wilayah kepualauan dan daerah dengan karakteristik geografis yang menantang.