p-Index From 2021 - 2026
0.408
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Social Empirical
Hanafi Saputra
Universitas Negeri Padang

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Culture Shock pada Mahasiswa Aceh Perantau Padang Atiqah Mufidah; Nur Aisyah; Alycia Safana Milanda; Bunga Dinda Permata; Fadilla Saputri; Delmira Syafrini; Hanafi Saputra
Social Empirical Vol. 2 No. 1 (2025): Social Empirical: Prosiding Berkala Ilmu Sosial
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/scemp.v2i1.98

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan faktor-faktor penyebab terjadinya culture shock yang dialami oleh mahasiswa Aceh perantau di Kota Padang Sumatera Barat. Penelitian ini menarik untuk di kaji karena fenomena culture shock merupakan tantangan nyata yang dihadapi mahasiswa perantau dalam proses penyesuaian diri di lingkungan baru yang berbeda secara sosial dan budaya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis studi kasus. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara, dan studi dokumentasi. Teknik pemilihan informan yang digunakan yaitu teknik purposive sampling dengan jumlah informan 7 orang. Adapun kriteria informan berupa mahasiswa Aceh perantau Sumatera Barat. Observasi dilakukan untuk mengamati langsung terhadap apa saja faktor-faktor penyebab terjadinya culture shock pada mahasiswa perantau Aceh di padang Sumatera Barat. Wawancara digunakan untuk menggali informasi mengenai alasan terjadinya culture shock dan faktor penyebabnya. Dokumentasi juga dilakukan dengan mengumpulkan dokumen terkait seperti foto, video, laporan kegiatan, dan data lain yang mendukung. Analisis data menggunakan teknik analisis kualitatif, meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan empat hal utama penyebab terjadinya culture shock diantaranya pertama, perbedaan bahasa. Kedua, cara berpakaian bagi perempuan. Ketiga, perbedaan makanan. Keempat, tradisi dan adat istiadat.
Analisis Kasus Sandwich Generation Yang Terdapat dalam Film 1 Kakak 7 Ponakan Intan Afri Yunita; Nadinda Jeehan Frischa; Nazwa Luthfia Maisa; Nadya Komala Firsty; Muhammad Raihan Iwata; Delmira Syafrini; Hanafi Saputra; Rani Kartika; Bunga Dinda Permata
Social Empirical Vol. 2 No. 2 (2025): Social Empirical: Prosiding Berkala Ilmu Sosial
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/scemp.v2i2.242

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis gambaran generasi sandwich pada film 1 Kakak 7 Ponakan. Generasi sandwich adalah kelompok orang-orang yang menanggung beban ganda, memenuhi kebutuhan pribadi dan keluarganya. Hal ini menyebabkan tekanan secara ekonomi, sosial, dan psikologis bagi orang yang mengalaminya. Pada film 1 Kakak 7 Ponakan, tokoh Moko menggambarkan terjadinya kasus generasi sandwich. Moko yang harus menjadi orang tua pengganti untuk ke tujuh ponakannya, bahkan sampai harus mengubur mimpinya untuk menjadi arsitek. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan teknik studi pustaka, yang dimana data diperoleh dari sumber-sumber yang relevan seperti buku, jurnal ilmiah, berita media online, dan penelitian-penelitian terdahulu. Hasil dari penelitian ini menunjukkan kasus generasi sandwich pada film 1 Kakak 7 Ponakan merupakan representasi dari realitas sosial yang terlihat pada data yang ada. Pada film ini karakter tokoh Moko menggambarkan kondisi generasi sandwich pada saat ini. Film ini meningkat kesadaran masyarakat mengenai sulitnya peran generasi sandwich serta pentingnya dukungan sosial dan emosional bagi orang-orang yang berada di kondisi tersebut.