Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pengobatan Gratis Pasca Banjir Sebagai Upaya Pencegahan Penyakit dan Peningkatan Kesehatan Masyarakat Terdampak Novrina Situmorang; Alexander P. Marpaung; Maestro B. U. Simanjuntak; Ivonne R. V. O. Situmeang; Paul S. M. L. Tobing; Inda M. H. Sinaga; Julenda Sebayang; Sanggam B. Hutagalung; Doharjo Manullang; Harry Butar-butar; Adrian Khu; Wijaya Taufik Tiji; Eka Samuel P. Hutasoit; Irene R. T. Damanik; Menang Bastanta Tarigan; Jerry Tobing; Riana Pangaribuan; Lylys Surjani; Evirosa Simanjuntak; Salomo G. U. Simanjuntak; Suryati Sinurat; Surjadi Rimbun; Budi Dermanta Sembiring; Nasib M. Situmorang; Hanjaya Hanjaya
Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat METHABDI Vol 5 No 2 (2025): Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat METHABDI
Publisher : Universitas Methodist Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46880/methabdi.Vol5No2.pp354-356

Abstract

Flood disasters often cause various health problems such as skin diseases, diarrhea, acute respiratory infections, and leptospirosis due to environmental contamination and limited access to health services. This community service activity aimed to provide free medical treatment for flood-affected communities as an effort to prevent disease transmission and improve public health status. The activity was carried out through health examinations, medication distribution, health education, and environmental sanitation counseling. The target participants were residents affected by flooding in the designated area. The results showed that most patients experienced skin infections, diarrhea, fever, and respiratory tract infections. Health education increased community awareness regarding clean and healthy living behavior after floods. Free medical services were proven to be effective in reducing complaints and preventing more serious complications among the affected population.
A TERAPI METHOTREXATE PADA PENDERITA PSORIASIS VULGARIS: TERAPI METHOTREXATE PADA PENDERITA PSORIASIS VULGARIS Juliyanti Tarigan; Evirosa Simanjuntak; Alexander P. Marpaung
Jurnal Kedokteran Methodist Vol. 17 No. 1 (2024): Jurnal Kedokteran Methodist
Publisher : Universitas Methodist Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46880/jkm.v19i1.2898

Abstract

Psoriasis merupakan penyakit peradangan kronik pada kulit berupa perubahan pertumbuhan dan diferensiasi epidermis, serta abnormalitas biokimiawi, imunologik, dan vaskular. Psoriasis dapat bermanifestasi pada kulit, kuku, dan persendian. Diagnosis psoriasis biasanya ditegakkan berdasarkan anamnesis dan gambaran klinis lesi kulit. Pada kasus-kasus tertentu, dibutuhkan pemeriksaan penunjang seperti pemeriksaan biopsi histopatologi dan pemeriksaan              laboratorium.                                   Secara histopatologi akan tampak akantosis, parakeratosis, elongasi rete ridge. Tampak neutrofil dan limfosit yang bermigrasi membentuk mikroabses Munro. Pada dermis akan tampak tanda-tanda inflamasi seperti hipervaskularitas dan dilatasi serta edema papila dermis. Pemeriksaan laboratorium pada psoriasis bersifat tidak spesifik. Pengobatan anti psoriasis berspektrum luas baik secara topikal maupun sistemik telah tersedia. Sebagian besar obat-obatan ini bekerja sebagai imunomodulator. Sebelum memilih regimen pengobatan, penting untuk menilai perluasan serta derajat keparahan psoriasis. Salah satu cara yang paling sering digunakan untuk menilai derajat keparahan psoriasis adalah dengan menghitung skor Psoriasis Area and Severity Index (PASI).