Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Potensi Peningkatan Kadar Hemoglobin dengan Pemberian Jus Kurma Bayam Merah pada Remaja Putri Masfufah Masfufah; Safitri Safitri; Ni Ketut Kariani
Ghidza: Jurnal Gizi dan Kesehatan Vol 7 No 2 (2023): December
Publisher : Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/ghidza.v7i2.1024

Abstract

Masalah remaja putri yang paling sering ditemukan adalah anemia. Hal ini dikarenakan remaja putri mengalamai menstruasi setiap bulannya dan masih dalam masa pertumbuhan yang membutuhkan asupan zat besi yang lebih banyak. Berdasarkan data Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Tengah tahun 2020 di Palu menyatakan bahwa terdapat 16 orang usia 10-14 tahun dan sebanyak 22 orang usia 16-18 tahun mengalami anemia. Adapun tumbuhan dapat menunjang kenaikan kadar hemoglobin antara ain kurma dan bayam merah yang tinggi akan zat besi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh peningkatan kadar hemoglobin terhadap pemberian kombinasi jus kurma bayam merah pada remaja putri anemia. Metode yang digunakan pra-eksperimental one group pra post test design. Teknik sample dengan purposive sampling sebanyak 23 sampel remaja putri dengan variabel independen pemberian jus kurma bayam merah, variabel dependen adalah kadar hemoglobin. Analisis univariat distribusi, frekuensi, persentase. Analisis bivariat menggunakan uji paired sample t test. Hasilnya menunjukkan ada pengaruh jus kurma bayam merah terhadap peningkatan kadar hemoglobin pada remaja putri di SMA Negeri 5 Palu dengan p-value (0,000) (<0,005). Kesimpulan penelitian ini adalah pemberian kombinasi jus kurma bayam merah dapat meningkatkan kadar hemoglobin pada remaja putri di SMA Negeri 5 Palu.
Pelatihan Pembuatan Nugget Ikan Tuna Sebagai InovasiPemberian Makanan Tambahan (Pmt) Sehat dan Bergizi Tinggi Protein Kelurahan Boneoge Kabupaten Donggala Masfufah Masfufah; Najwa Puteri Azizah; Indriani Rahim; Imelda Imelda; Fitriani Fitriani; Fajar aditya; Gita Ristiana S. Medang; I Felin Mariam Pagala; Adristi Fahresia; Regita Cahyani Putri
Jurnal Altifani Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 6 No. 2 (2026): Maret 2026 - Jurnal Altifani Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Indonesian Scientific Journal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59395/altifani.v6i2.1108

Abstract

Prevalensi stunting pada anak di bawah lima tahun masih menjadi permasalahan gizi yang signifikan di Indonesia, termasuk di Desa Boneoge yang mencatat 53 kasus pada awal tahun 2025. Permasalahan ini berkaitan dengan asupan gizi yang belum optimal serta rendahnya pengetahuan orang tua mengenai gizi seimbang, meskipun potensi sumber daya ikan lokal cukup melimpah. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan memperkenalkan inovasi makanan pendamping berupa nugget ikan tuna yang diperkaya sayuran sebagai alternatif pangan bergizi dan mudah diterima anak. Metode yang digunakan meliputi sosialisasi, pelatihan, dan praktik langsung pengolahan nugget tuna kepada ibu-ibu di Desa Boneoge. Evaluasi penerimaan produk dilakukan melalui uji organoleptik terhadap warna, rasa, tekstur, dan aroma. Hasil menunjukkan tingkat penerimaan yang tinggi, terutama pada aspek rasa dan warna. Kesimpulannya, program ini berperan penting dalam meningkatkan keterampilan ibu memanfaatkan pangan lokal serta berpotensi mendukung upaya pencegahan stunting secara berkelanjutan.