Tujuan penelitian ini adalah untuk melihat bagaimana pengaruh gaji, insentif, dan beban kerja RS Panti Wilasa Citarum Semarang terhadap loyalitas karyawan. Beberapa kesimpulan diperoleh dari kajian dan perdebatan. Struktur remunerasi RS Panti Wilasa Citarum Semarang berpengaruh signifikan dan positif terhadap loyalitas karyawan. Pekerja akan lebih berkomitmen terhadap pekerjaannya ketika mereka mendapatkan keuntungan finansial seperti gaji, bonus, tunjangan, dan asuransi kesehatan. Kedua, terdapat hubungan yang menguntungkan dan signifikan secara statistik antara motivasi dan loyalitas staf rumah sakit. Menciptakan tempat kerja yang nyaman, membina hubungan positif antara manajer dan staf, dan mengakui pekerjaan luar biasa secara publik dapat membantu mempertahankan karyawan yang berharga. Terakhir, jika staf senang dan puas dalam pekerjaannya di rumah sakit, maka beban kerja mempunyai dampak yang baik dan besar terhadap loyalitas karyawan. Selain itu, hasil pengujian yang dilakukan pada saat yang sama menunjukkan bahwa beban kerja, pembayaran insentif, dan remunerasi semuanya memiliki dampak yang baik dan besar terhadap loyalitas karyawan. Koefisien determinasi menunjukkan bahwa loyalitas karyawan RS Panti Wilasa Citarum Semarang dapat dijelaskan antara lain oleh faktor selain gaji, insentif, dan beban kerja (59,2%). Karyawan akan lebih mungkin untuk tetap setia pada RS Panti Wilasa Citarum Semarang jika pimpinan perusahaan memprioritaskan dan meningkatkan aspek-aspek seperti remunerasi yang adil, motivasi kerja yang kuat, dan pemantauan beban kerja. Selain menumbuhkan suasana kerja yang positif dan produktif, hal ini juga dapat meningkatkan kinerja dan loyalitas karyawan.