Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Analisis Technology Acceptance Model terhadap Penggunaan Canva Berbasis AI dalam Pemasaran Digital oleh Siswa SMK Jurusan Pemasaran di Kota Semarang Juventius Wahyu Utama; Florentina Ajeng Tiya Pratiwi; Anoki Herdian Dito; Bonaventura Hendrawan Maranatha; Dian Prasetyo Widyaningtyas; Wulandari Wulandari
Jurnal Manajemen, Bisnis dan Kewirausahaan Vol. 5 No. 2 (2025): Agustus : Jurnal Manajemen, Bisnis dan Kewirausahaan (JUMBIKU)
Publisher : Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/jumbiku.v5i2.5503

Abstract

Data from 2024 shows that Canva has more than 170 million users, with Indonesia contributing 5.9% of the total global users. The Technology Acceptance Model (TAM) is used to analyze the acceptance of AI technology in Canva, especially in the context of vocational education. This study aims to examine the extent to which vocational high school students majoring in marketing accept and utilize AI technology in Canva to support academic assignments and marketing practices. This study also refers to previous studies that show that perceptions of usefulness and ease of use have a significant effect on user intention and satisfaction in utilizing AI-based technology. This study employs a mixed-methods approach, combining experiments with one-shot techniques with quantitative methods. The sample used in this study was 95 students from SMK Fransiskus, SMK Kristen Terang Bangsa, SMK Ignatius, and SMK Cut Nya'Dien Semarang majoring in marketing. The results of the study show that there is no direct influence between the variables of usefulness (perceived of usefulness) and perceived ease of use (ease of use) on the tendency to use (behavioural intention) of AI technology on Canva, but it will have a significant influence on the actualization of use (actual use) if mediated by the variable of tendency to use.
Digital Career Navigator: Pemanfaatan Artificial Intelligence sebagai Upaya Peningkatan Kesiapan Karir Siswa SMK Swadaya di Kota Semarang Bonaventura Hendrawan Maranata; Dian Prasetyo Widyaningtyas; Anoki Herdian Dito; Wulandari Wulandari; Juventius Wahyu Utama; Florentina Ajeng Tiya Pratiwi
Bima Abdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 2 (2026): Bima Abdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Yayasan Pendidikan Bima Berilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53299/ba-jpm.v6i2.4406

Abstract

Kesiapan karir merupakan aspek penting bagi siswa Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) dalam menghadapi tuntutan dunia kerja yang semakin kompleks di era digital. Namun, masih banyak siswa yang mengalami kesulitan dalam menentukan arah karir akibat keterbatasan pemahaman diri dan minimnya akses terhadap informasi karir. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kesiapan karir siswa melalui program Digital Career Navigator berbasis Artificial Intelligence (AI). Kegiatan dilaksanakan secara luring di SMK Swadaya Kota Semarang pada tanggal 3 Maret 2026 dengan durasi 120 menit. Metode yang digunakan meliputi ceramah interaktif, asesmen diri berbasis AI, diskusi kelompok, serta penyusunan rencana karir. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman siswa terhadap potensi diri, wawasan mengenai pilihan karir, serta kemampuan dalam menyusun perencanaan karir secara lebih terarah. Pemanfaatan AI terbukti memberikan pengalaman belajar yang lebih personal, efektif, dan relevan dengan kebutuhan dunia kerja. Dengan demikian, program ini dapat menjadi model inovatif dalam pengembangan layanan bimbingan karir berbasis teknologi di lingkungan pendidikan kejuruan. Untuk kegiatan pengabdian selanjutnya, disarankan agar program dikembangkan dengan cakupan peserta yang lebih luas serta durasi pendampingan yang lebih intensif sehingga hasil yang diperoleh dapat lebih optimal dan berkelanjutan. Selain itu, pengembangan platform berbasis Artificial Intelligence yang lebih interaktif dan terintegrasi dengan kebutuhan dunia industri juga perlu dilakukan agar rekomendasi karir yang diberikan semakin akurat dan relevan. Kegiatan selanjutnya juga dapat melibatkan pihak industri, praktisi karir, maupun alumni sebagai mitra pendamping sehingga siswa memperoleh gambaran nyata mengenai dunia kerja dan peluang karir di masa depan.
Pengaruh Harga, Citra Merek, Electronic Word of Mouth dan Celebrity Endorser Terhadap Keputusan Pembelian Produk Makarizo di Marketplace Shopee Garindra Orintia Ananda Mustika; Juventius Wahyu Utama
Community Engagement and Emergence Journal (CEEJ) Vol. 5 No. 6 (2024): Community Engagement & Emergence Journal (CEEJ)
Publisher : Yayasan Riset dan Pengembangan Intelektual

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37385/ceej.v6i3.8667

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh harga, citra merek, electronic word of mouth (e-WOM), dan celebrity endorser terhadap keputusan pembelian produk Makarizo di marketplace Shopee. Fenomena pertumbuhan e-commerce serta meningkatnya konsumsi produk kecantikan secara online menjadi latar belakang utama penelitian ini. Meskipun Makarizo menawarkan harga yang lebih terjangkau dibandingkan kompetitor seperti L’Oreal, penjualannya di Shopee belum optimal. Padahal, ulasan positif konsumen di platform e-commerce cukup masif. Hal ini mengindikasikan kemungkinan bahwa e-WOM memiliki pengaruh signifikan, dibandingkan variabel lain seperti harga maupun celebrity endorser. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei melalui kuesioner yang disebarkan kepada 97 responden pengguna produk Makarizo di Shopee. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah convenience sampling, sementara data dianalisis menggunakan regresi linier berganda, uji validitas dan reliabilitas, uji asumsi klasik, uji F dan uji t. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari keempat variabel independen yang diuji, hanya e-WOM yang berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian (p = 0,000). Sebaliknya, variabel harga dan citra merek tidak memiliki pengaruh signifikan terhadap keputusan pembelian (masing-masing p = 0,733 dan 0,782). Menariknya, celebrity endorser justru menunjukkan pengaruh negatif dan signifikan (p = 0,001), mengindikasikan bahwa penggunaan selebriti dalam kampanye produk Makarizo tidak selaras dengan ekspektasi atau persepsi target konsumen. Model regresi yang digunakan memiliki koefisien determinasi sebesar 86,7%, yang berarti model ini mampu menjelaskan sebagian besar variasi keputusan pembelian. Temuan ini memberikan implikasi bahwa strategi pemasaran berbasis ulasan konsumen (e-WOM) lebih efektif dibandingkan strategi konvensional seperti promosi harga atau menggunakan figur selebriti. Oleh karena itu, Makarizo disarankan untuk memaksimalkan pendekatan customer experience, memperkuat reputasi merek secara organik melalui ulasan pelanggan, dan meninjau kembali efektivitas endorsement figur publik dalam upaya meningkatkan keputusan pembelian di platform digital.