Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

ANALISIS OPERASIONAL RADAR SECARA OPTIMAL SAAT BERNAVIGASI DI KM ORIENTAL GALAXY Sultan; Ika Mustika; Nur Indah Sari; Ismail
JURNAL VENUS Vol. 13 No. 2 (2025): September
Publisher : PIP Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.48192/vns.v13i2.812

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji permasalahan dalam operasional radar saat bernavigasi di KM ORIENTAL GALAXY serta mengidentifikasi upaya optimalisasi pengoperasiannya. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif, dengan teknik pengumpulan data berupa observasi langsung dan wawancara terhadap pihak-pihak terkait. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengoperasian radar di kapal belum sepenuhnya memenuhi standar operasional prosedur yang berlaku. Ditemukan beberapa kendala, antara lain inefektivitas radar dalam mendeteksi target dan potensi bahaya navigasi, kinerja magnetron yang menurun, serta adanya area blind sector pada cakupan radar. Selain itu, juga teridentifikasi fenomena anomali seperti kemunculan spurious echoes yang tidak sesuai dengan objek nyata. Upaya perbaikan diarahkan pada peningkatan kompetensi kru melalui pelatihan dan penyuluhan tentang pengoperasian radar yang benar. Penelitian ini menekankan pentingnya awareness terhadap keterbatasan teknis radar, serta perlunya pemeliharaan rutin untuk meningkatkan akurasi dan keandalan radar dalam mendukung keselamatan pelayaran. Dengan meningkatkan pemahaman dan keterampilan dalam penggunaan radar, diharapkan keselamatan navigasi kapal dapat lebih terjamin
COST EFFECTIVE APPROACH: OPTIMAL CONTROL APPLICATION IN NARCOTICS ABUSE MODEL BY INVOLVING THE NUMBER OF DEATHS Thaibil Anwar; Eka Nurmala; Wahyudi; Sanusi; Sultan; Muhammad David
International Journal of Economic, Business, Accounting, Agriculture Management and Sharia Administration (IJEBAS) Vol. 6 No. 3 (2026): June
Publisher : CV. Radja Publika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Narcotics abuse represents a critical global public health challenge requiring strategic intervention through prevention and treatment mechanisms. This study addresses a significant gap in existing mathematical models of narcotics abuse by incorporating mortality as an explicit variable. While the foundational LH (Light user–Heavy user) model has been instrumental in understanding drug abuse dynamics, it fails to account for the substantial mortality burden associated with narcotics abuse. This research develops an extended LHD (Light user–Heavy user–Death) model by adding a death state to the original LH framework. The model is calibrated using data from Indonesia's National Narcotics Agency (BNN) through parameter selection that approximates observed trends. Optimal control theory is applied to minimize prevention and treatment budgets while maximizing intervention effectiveness. Simulations were conducted under three budget scenarios: unrestricted, restricted (Rp 735 billion based on 2014 allocation), and balanced (fifty–fifty allocation). Results demonstrate that prevention strategies dominate under unrestricted budget conditions, achieving a 78.8% reduction in light users, while treatment interventions become more prominent under budget constraints, with optimal resource allocation varying significantly across scenarios. The findings provide empirical evidence for evidence-based policy formulation in narcotics control programs and contribute methodologically to the field of mathematical epidemiology by explicitly modeling mortality dynamics in substance abuse.
Perubahan Melalui Core Competencies Dengan Learning Organization Dengan Employee Statisfaction Untuk Mencapai Peningkatan Organization Performance Pada Politeknik Pelayaran Malahayati Sultan Sultan; Eka Nurmala; Wahyu Jatikusumo
Jurnal Ekonomi Manajemen Sistem Informasi Vol. 6 No. 2 (2024): Jurnal Ekonomi Manajemen Sistem Informasi (November - Desember 2024)
Publisher : Dinasti Review

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran kompetensi inti (core competencies) dan organisasi pembelajaran (learning organization) dalam meningkatkan kinerja organisasi di Politeknik Pelayaran Malahayati, dengan kepuasan karyawan sebagai variabel mediasi. Peningkatan kinerja organisasi menjadi hal yang krusial bagi institusi pendidikan untuk bersaing dan memberikan layanan optimal. Dalam konteks ini, kompetensi inti dipandang sebagai fondasi bagi pengembangan organisasi yang adaptif dan berorientasi pada pembelajaran berkelanjutan. Penelitian ini akan mengeksplorasi bagaimana perubahan yang berfokus pada pengembangan core competencies dan penerapan learning organization, dengan memperhatikan kepuasan karyawan sebagai variabel mediasi, dapat meningkatkan kinerja organisasi di Politeknik Pelayaran Malahayati.. Melalui pendekatan kuantitatif, penelitian ini mengumpulkan data dari karyawan Politeknik Pelayaran Malahayati untuk menguji hubungan antara variabel-variabel tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kompetensi inti dan organisasi pembelajaran berpengaruh signifikan terhadap peningkatan kinerja organisasi, dengan kepuasan karyawan sebagai variabel mediasi yang memperkuat pengaruh tersebut. Implikasi dari penelitian ini adalah pentingnya institusi pendidikan tinggi untuk terus memperkuat kompetensi inti dan menciptakan lingkungan pembelajaran yang mendukung, guna mencapai peningkatan kinerja organisasi secara berkelanjutan.
Peran Pendidikan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (Mata kuliah K3) Dalam Meminimalisasi Kecelakaan Kerja di Pelabuhan Makassar Taharuddin Taharuddin; Achmad Zultan Mansur; Sultan Sultan
Jurnal Pendidikan, Sains, Geologi, dan Geofisika (GeoScienceEd Journal) Vol. 6 No. 4 (2025): November
Publisher : Mataram University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/goescienceed.v6i4.1571

Abstract

Peningkatan keselamatan dan kesehatan kerja (K3) di pelabuhan merupakan sebuah keniscayaan, mengingat kompleksitas operasional dan potensi risiko tinggi yang melekat pada aktivitas bongkar muat, pergerakan alat berat, serta interaksi berbagai pihak di area pelabuhan. Upaya ini harus melibatkan pendekatan holistik, dimulai dari penguatan regulasi dan penegakan hukum yang lebih tegas terhadap standar K3, hingga investasi teknologi, serta infrastruktur untuk mendukung lingkungan kerja yang aman. Pentingnya pelatihan dan edukasi berkelanjutan bagi seluruh pekerja pelabuhan, mulai operator alat berat, tenaga lapangan, hingga staf administrasi, tidak bisa ditawar. Tujuan Penelitian ini adalah untuk mengetahui peran stakeholder pelabuhan dalam meningkatkan keselamatan dan kesehatan kerja di pelabuhan. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif untuk menggali informasi pada masing masing stakeholder yang beraktivitas di area pelabuhan.Berdasarkan penelitian yang dilakukan, maka diperoleh hasil sebagai berikut: a) Operator pelabuhan dalam hal ini pelindo tidak memiliki peran secara langsung terhadap peningkatan keselamatan dan kesehatan kerja di pelabuhan, namun memiliki peran signifikan dan positif secara tidak langsung melalui subholden terkait; b) Otoritas Pelabuhan memiliki peran yang signifikan dan positif terhadap peningkatan keselamatan dan kesehatan kerja di pelabuhan; c) Perusahan bongkar muat memiliki peran signifikan dan positif terhadap peningkatan keselamatan dan kesehatan kerja di pelabuhan; d) Institusi pendidikan vokasi pelayaran memiliki peran yang signifikan dan positif terhadap peningkatan keselamatan dan kesehatan kerja di pelabuhan.Dengan demikian dapat ditarik suatu kesimpulan bahwa sebagian besar stakeholder yang terlibat pada kegiatan di pelabuhan memiliki tanggungjawab terhadap peningkatan keselamatan dan kesehatan kerja di pelabuhan baik secara langsung maupun tidak langsung.Berdasarkan hasil yang diperoleh tersebut maka dapat ditarik suatu kesimpulan bahwa dalam rangka peningkatan kesadaran tentang K3 di Pelabuhan Perlu melibatkan stakeholder yang ada pada pelabuhan tersebut.