Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Peningkatan Nilai ekonomi produk tanaman pangan dan perkebunan melalui teknologi tepat guna di Arso IV, Kabupaten Keerom Papua Yulius Gae Lada; Novita Condro; Efraim Mangaluk; Triana M. Kubelaborbir; Ermy D. Sumanik
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 10, No 4 (2026): August (In Progress)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v10i4.41254

Abstract

Abstrak Kawasan Arso IV, Kabupaten Keerom, memiliki potensi agraris yang melimpah pada komoditas keladi dan kakao, namun mayoritas petani masih menjual hasil panen dalam bentuk bahan mentah (raw material) yang memicu fluktuasi harga dan rendahnya pendapatan. Permasalahan ini diperparah oleh keterbatasan pengetahuan masyarakat dalam melakukan diversifikasi produk serta minimnya penerapan standar pascapanen, khususnya proses fermentasi kakao. Program Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini bertujuan untuk memberdayakan kelompok ibu-ibu PKK/KWT sebagai pengelola hilirisasi dan bapak-bapak tani sebagai penyedia bahan baku di Kampung Arso IV melalui pendekatan partisipatif bottom-up. Metode pelaksanaan yang digunakan meliputi sosialisasi dan demonstrasi audiovisual (penayangan video tutorial secara terstruktur tanpa praktik langsung di tempat), yang mencakup aspek manajemen usaha agrisbisnis, diversifikasi pengolahan keladi menjadi keripik, dan pencetakan cokelat batang sesuai standar higienitas serta parameter teknis. Evaluasi hasil kegiatan menunjukkan pencapaian yang optimal, di mana aspek kognitif peserta mengalami peningkatan pemahaman melampaui target minimal 75% dari kondisi awal, serta aspek psikomotorik prosedural berhasil membekali peserta dalam mengenali tahapan kritis dan parameter teknis pengolahan. Kegiatan ini telah terlaksana dengan baik serta mendapat respons positif dan antusiasme tinggi dari para peserta. Sebagai tindak lanjut, program ini direkomendasikan untuk dilanjutkan dengan fasilitasi bantuan alat tepat guna dan pendampingan pemasaran guna memperkuat kemandirian ekonomi masyarakat secara berkelanjutan. Kata kunci: diversifikasi produk; pemberdayaan perempuan; kakao; keladi; demonstrasi audiovisual. Abstract Arso IV region in Keerom Regency possesses abundant agricultural potential, particularly in taro (keladi) and cocoa commodities. However, the majority of farmers still sell their harvest in the form of raw materials, which triggers price fluctuations and low incomes. This problem is exacerbated by the community's limited knowledge in product diversification and the minimal implementation of post-harvest standards, especially proper cocoa fermentation processes. This Community Service Program (PkM) aims to empower PKK/Women Farmers Groups (KWT) as downstream management agents and male farmers as raw material suppliers in Arso IV Village through a participatory bottom-up approach. The implementation method utilized socialization and audiovisual demonstrations (structured video tutorial screenings without direct hands-on practice on-site), covering aspects of agribusiness management, taro chips processing diversification, and chocolate bar molding in accordance with hygiene standards and technical parameters. The evaluation of the activity showed optimal achievements, wherein the participants' cognitive aspect experienced an increase in understanding exceeding the minimum target of 75% from the initial condition, and the procedural psychomotor aspect successfully equipped participants in recognizing critical stages and technical parameters of processing. The activity was successfully implemented and received a positive response and high enthusiasm from the participants. As a follow-up, the program is recommended to be continued with appropriate technology tool assistance and marketing mentoring to strengthen community economic independence sustainably. Keywords: product diversification; women empowerment; cocoa; taro; audiovisual demonstration.