Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Buletin Palawija

UPAYA PENYEDIAAN VIRUS MURNI UNTUK PEMBUATAN ANTISERUM Soybean Mosaic Virus Andayanie, Wuye Ria
Buletin Palawija No 28 (2014)
Publisher : Balai Penelitian Tanaman Kacang-kacangan dan Umbi-umbian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

SMV merupakan salah satu penyebab penyakit mosaik penting pada kedelai (Glycine max L. Merr.) karena dapat mengakibatkan penurunan hasil hingga 57%. Hingga saat ini SMV masih merupakan salah satu kendala bagi peningkatan produksi kedelai. Hingga saat ini, pemuliaan tanaman kedelai lebih diarahkan untuk hasil tinggi, belum ada program pemuliaan untuk ketahanan terhadap penyakit soybean mosaic virus. Pemurnian virus merupakan salah satu langkah penting untuk kajian suatu virus dan pengelolaan penyakit virus tersebut. Virus murni dapat diisolasi dari satu luka lokal (local lesion) pada Chenopodium amaranticolor yang diinokulasi SMV. Tanaman untuk perbanyakan virus (propagative plants) kebanyakan berbeda dengan tanaman inangnya. Pada SMV hanya diperbanyak pada tanaman kedelai. Salah satu faktor untuk keberhasilan pemurnian virus adalah perbanyakan virus pada tanaman inang yang tepat. Metode pemurnian sangat ditentukan oleh karakter virus. Sifat-sifat kimia fisika protein dan asam nukleat yang berbeda antara virus atau strain virus akan menyebabkan metode pemurnian virus sangat bervariasi. Virus murni ini digunakan untuk karakterisasi virus dan pembuatan antiserum. Identifikasi SMV dengan memanfaatkan reaksi antara antigen dan antibodi telah banyak diaplikasikan sebagai alat deteksi keberadaan virus pada tanaman dan evaluasi genotipe sebagai sumber gen dalam program pemuliaan untuk ketahanan terhadap SMV berdaya hasil tinggi.
UPAYA PENYEDIAAN VIRUS MURNI UNTUK PEMBUATAN ANTISERUM Soybean Mosaic Virus Wuye Ria Andayanie
Buletin Palawija No 28 (2014): Buletin Palawija No 28, 2014
Publisher : Balai Penelitian Tanaman Aneka Kacang dan Umbi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21082/bulpa.v0n28.2014.p84-92

Abstract

SMV merupakan salah satu penyebab penyakit mosaik penting pada kedelai (Glycine max L. Merr.) karena dapat mengakibatkan penurunan hasil hingga 57%. Hingga saat ini SMV masih merupakan salah satu kendala bagi peningkatan produksi kedelai. Hingga saat ini, pemuliaan tanaman kedelai lebih diarahkan untuk hasil tinggi, belum ada program pemuliaan untuk ketahanan terhadap penyakit soybean mosaic virus. Pemurnian virus merupakan salah satu langkah penting untuk kajian suatu virus dan pengelolaan penyakit virus tersebut. Virus murni dapat diisolasi dari satu luka lokal (local lesion) pada Chenopodium amaranticolor yang diinokulasi SMV. Tanaman untuk perbanyakan virus (propagative plants) kebanyakan berbeda dengan tanaman inangnya. Pada SMV hanya diperbanyak pada tanaman kedelai. Salah satu faktor untuk keberhasilan pemurnian virus adalah perbanyakan virus pada tanaman inang yang tepat. Metode pemurnian sangat ditentukan oleh karakter virus. Sifat-sifat kimia fisika protein dan asam nukleat yang berbeda antara virus atau strain virus akan menyebabkan metode pemurnian virus sangat bervariasi. Virus murni ini digunakan untuk karakterisasi virus dan pembuatan antiserum. Identifikasi SMV dengan memanfaatkan reaksi antara antigen dan antibodi telah banyak diaplikasikan sebagai alat deteksi keberadaan virus pada tanaman dan evaluasi genotipe sebagai sumber gen dalam program pemuliaan untuk ketahanan terhadap SMV berdaya hasil tinggi.