Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Impression Communication Management on Organizational Communication: LAZ Coal Case Study Rahmad Vendi; Harliantara Harliantara; Yenny Yenny; Nurannafi Farni Syam Maella; Zulaikha Zulaikha; Farida Farida
Journal of Economic, Bussines and Accounting (COSTING) Vol 7 No 4 (2024): Journal of Economic, Bussines and Accounting (COSTING)
Publisher : Institut Penelitian Matematika, Komputer, Keperawatan, Pendidikan dan Ekonomi (IPM2KPE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31539/costing.v7i4.11094

Abstract

This case study delves into the significance of impression communication management in influencing organizational communication at LAZ Coal, a prominent coal mining company. The findings provide valuable insights for scholars and practitioners in the fields of organizationalhis research explores the impact of strategic impression communication on stakeholder perceptions, information sharing, and the overall communication environment within an organization. The extensive body of research on impression management emphasizes its importance in projecting a positive organizational image and effectively managing stakeholder perceptions. In the same vein, studies on organizational communication highlight its crucial importance in promoting the sharing of information, teamwork, and the establishment of a unified organizational culture. This case study seeks to combine these two areas to explore how impression communication management and organizational communication interact with each other. This research utilizes a qualitative, multi-method design, following the case study approach proposed by RK Yin. We collected data by conducting in-depth interviews with key personnel, analyzing internal communications documents, and observing organizational interactions. The case study approach provided a thorough understanding of the phenomenon within the LAZ Coal setting, taking into account the context and various factors involved. The findings highlight how LAZ Coal's strategic approach to communication has had a significant impact on both internal and external dynamics. This includes their consistent messaging, selective information dissemination, and effective use of communication channels. As a result, employee engagement, stakeholder perceptions, and the overall communicative culture within the company have been significantly influenced. The case study highlights the significance of incorporating impression communication management into the overall organizational communication strategy. By acknowledging the interdependence of these two areas, LAZ Coal and similar organizations can improve their capacity to present a positive image, promote open information exchange, and foster a cooperative and effective communication environment. The findings provide valuable insights for scholars and practitioners in the fields of organizational communication and strategic management.
Communication Strategy of BPBD of East Java Province in Reducing Disaster Risk: Case Study of Disaster Prevention Socialization Solihin Solihin; Redi Panuju; Farida Farida; Zulaikha Zulaikha
Journal of Economic, Bussines and Accounting (COSTING) Vol 7 No 5 (2024): Journal of Economic, Bussines and Accounting (COSTING)
Publisher : Institut Penelitian Matematika, Komputer, Keperawatan, Pendidikan dan Ekonomi (IPM2KPE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31539/costing.v7i5.11843

Abstract

This study focuses on the effectiveness of the communication strategy of the East Java Provincial Disaster Management Agency (BPBD) in disaster socialization. Using a qualitative approach and case study method, this study evaluates the selection of communicators, target setting, messages, and communication media used. The results of the study indicate that selecting the right communicator, including collaboration with the Regency/City BPBD and experts, significantly increases public understanding of disaster risk. In addition, adjusting messages according to local characteristics and disaster vulnerability levels is effective in clarifying information to the public. Social media and innovations such as the Disaster Management Education Car (MOSIPENA) and the Disaster Education Tent (TEMPINA) have been proven to expand reach and increase community involvement. The novelty of this study includes an in-depth analysis of the strategy for selecting communicators and cross-sectoral collaboration in disaster communication, as well as the adjustment of innovative and specific messages according to the characteristics of disaster-prone areas. This study also highlights the use of technology and social media to improve the effectiveness of socialization, as well as the implementation of innovative methods in delivering disaster information. These findings offer a practical model for more effective disaster socialization and open up opportunities for further research in the development of disaster communication methods.
Strategi Komunikasi Pemasaran Sattka Basic Melalui Influencer: Membangun Citra Dan Meningkatkan Minat Konsumen Zulaikha Zulaikha; Nurannafi Farni Syam Maella; Farida Farida; Sri Astutik; Yuzril Fadhil Muhammad
Indonesian Journal of Innovation Multidisipliner Research Vol. 3 No. 1 (2025)
Publisher : Institute of Advanced Knowledge and Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijim.v3i1.314

Abstract

Penelitian ini menganalisis dampak influencer marketing terhadap peningkatan penjualan dan reputasi merek Sattka Basic yang dikelola oleh Diandra Marsha. Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan metode pengumpulan data berupa wawancara dengan praktisi hubungan masyarakat dan influencer, observasi kampanye pemasaran, serta studi literatur. Teori yang digunakan dalam penelitian ini mencakup konsep influencer marketing, keaslian dalam pemasaran, serta perilaku konsumen dalam merespons pengaruh influencer terhadap keputusan pembelian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi pemasaran melalui influencer terbukti memberikan dampak positif terhadap penjualan dan citra merek. Kolaborasi dengan Diandra Marsha serta partisipasi selebritas Al Ghazali dan Dul Jaelani mampu meningkatkan omzet Sattka Basic hingga 2,63 miliar IDR dalam kurun waktu tujuh hari. Selain itu, reputasi merek juga mengalami peningkatan signifikan, yang ditunjukkan melalui tingginya keterlibatan audiens dalam kampanye pemasaran. Data menunjukkan bahwa terdapat 485 sesi live sales dan 945.969 likes pada video promosi yang ditayangkan.Penelitian ini menyimpulkan bahwa influencer marketing merupakan strategi yang efektif dalam meningkatkan angka penjualan sekaligus membangun citra positif suatu merek. Keberhasilan ini didukung oleh pemilihan influencer yang memiliki kredibilitas serta kedekatan dengan audiens target. Oleh karena itu, implikasi dari penelitian ini memberikan rekomendasi bagi praktisi hubungan masyarakat untuk lebih selektif dalam memilih influencer, dengan mempertimbangkan relevansi antara citra merek dan karakteristik audiens yang dituju. Dengan demikian, efektivitas strategi pemasaran dapat dioptimalkan guna mencapai hasil yang lebih maksimal.
Strategi Komunikasi Pemasaran Sattka Basic Melalui Influencer: Membangun Citra Dan Meningkatkan Minat Konsumen Zulaikha Zulaikha; Nurannafi Farni Syam Maella; Farida Farida; Sri Astutik; Yuzril Fadhil Muhammad
Indonesian Journal of Innovation Multidisipliner Research Vol. 3 No. 1 (2025)
Publisher : Institute of Advanced Knowledge and Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijim.v3i1.314

Abstract

Penelitian ini menganalisis dampak influencer marketing terhadap peningkatan penjualan dan reputasi merek Sattka Basic yang dikelola oleh Diandra Marsha. Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan metode pengumpulan data berupa wawancara dengan praktisi hubungan masyarakat dan influencer, observasi kampanye pemasaran, serta studi literatur. Teori yang digunakan dalam penelitian ini mencakup konsep influencer marketing, keaslian dalam pemasaran, serta perilaku konsumen dalam merespons pengaruh influencer terhadap keputusan pembelian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi pemasaran melalui influencer terbukti memberikan dampak positif terhadap penjualan dan citra merek. Kolaborasi dengan Diandra Marsha serta partisipasi selebritas Al Ghazali dan Dul Jaelani mampu meningkatkan omzet Sattka Basic hingga 2,63 miliar IDR dalam kurun waktu tujuh hari. Selain itu, reputasi merek juga mengalami peningkatan signifikan, yang ditunjukkan melalui tingginya keterlibatan audiens dalam kampanye pemasaran. Data menunjukkan bahwa terdapat 485 sesi live sales dan 945.969 likes pada video promosi yang ditayangkan.Penelitian ini menyimpulkan bahwa influencer marketing merupakan strategi yang efektif dalam meningkatkan angka penjualan sekaligus membangun citra positif suatu merek. Keberhasilan ini didukung oleh pemilihan influencer yang memiliki kredibilitas serta kedekatan dengan audiens target. Oleh karena itu, implikasi dari penelitian ini memberikan rekomendasi bagi praktisi hubungan masyarakat untuk lebih selektif dalam memilih influencer, dengan mempertimbangkan relevansi antara citra merek dan karakteristik audiens yang dituju. Dengan demikian, efektivitas strategi pemasaran dapat dioptimalkan guna mencapai hasil yang lebih maksimal.