Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pendidikan Karakter Kewarganegaraan Kontekstual: Integrasi Kearifan Lokal dan Social-Emotional Learning dalam Pendidikan Kewarganegaraan Sekolah Dasar Kireida Rona Islam; Dadang Sundawa
De Cive : Jurnal Penelitian Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan Vol. 6 No. 1 (2026): Volume 6 Nomor 1 Tahun 2026
Publisher : Actual Insight

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56393/decive.v6i1.4309

Abstract

Pendidikan kewarganegaraan (PKn) di sekolah dasar menghadapi tantangan dalam membentuk warga negara yang empatik, demokratis, dan responsif terhadap keberagaman di tengah meningkatnya intoleransi serta melemahnya kohesi sosial. Meskipun pendidikan karakter dan Social-Emotional Learning (SEL) telah banyak dikaji, penelitian yang mengintegrasikan keduanya dalam kerangka PKn berbasis kearifan lokal masih terbatas, khususnya pada konteks Global South. Penelitian ini bertujuan menganalisis integrasi pendidikan karakter berbasis kearifan lokal dan SEL dalam memperkuat kompetensi kewarganegaraan siswa sekolah dasar. Penelitian menggunakan metode systematic literature review terhadap 35 artikel nasional dan internasional dengan analisis tematik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa integrasi nilai lokal gotong royong dan musyawarah mufakat dengan kompetensi sosial-emosional berkontribusi terhadap penguatan  civic disposition, civic skills, empati sosial, dan partisipasi siswa. Penelitian ini menawarkan konsep “Pendidikan Karakter Kewarganegaraan Kontekstual” (PKKK) sebagai kerangka pedagogis berbasis budaya yang mengintegrasikan nilai lokal, kompetensi sosial-emosional, dan pembentukan warga negara aktif secara lebih kontekstual dibandingkan pendekatan PKn dominan kognitif.
Implications of ChatGPT implementation on students' understanding level in Pancasila Education subjects Ismi Adnin; Sapriya Sapriya; Rahmat Rahmat; Abhi Rachma Ramadhan; Karlin Geriun Antonius Manik; Daffa Fakhri Maulana; Aland Aryaguna; Kireida Rona Islam; Muhammad Fajri Mubarok; Tebi Lesmana
Inovasi Kurikulum Vol. 21 No. 4 (2024): Inovasi Kurikulum, November 2024
Publisher : Himpunan Pengembang Kurikulum Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/jik.v21i4.75634

Abstract

Learning requires supporting media to achieve the desired goals. The modern era makes technology an inseparable part of human life, including in the learning process in educational units. The technology that is currently developing rapidly is artificial intelligence (Artificial Intelligence), one of which is implemented in the form of the ChatGPT program. Currently, many students use ChatGPT to help them understand the subject matter, supported by the various conveniences offered by this technology. This study aims to provide an argumentative overview of the importance of utilizing technology, especially the ChatGPT program, in improving student understanding. The approach used in this study is qualitative with a descriptive method, which includes data and document analysis through the process of data reduction, data presentation, and drawing conclusions. In this study, the resource persons involved were 36 students in grade XI-4 at SMA Negeri 1 Tanjung Raja. The results of the study showed that the use of ChatGPT significantly helped improve students' understanding in the Pancasila Education subject, as well as supporting the achievement of educational goals such as critical thinking skills, creativity, and independent problem-solving skills.   Abstrak Pembelajaran membutuhkan media pendukung untuk mencapai tujuan yang diinginkan. Era modern menjadikan teknologi sebagai bagian yang tak terpisahkan dalam kehidupan manusia, termasuk dalam proses pembelajaran di satuan pendidikan. Teknologi yang saat ini berkembang pesat adalah kecerdasan buatan (Artificial Intelligence) yang salah satunya diimplementasikan dalam bentuk program ChatGPT. Saat ini, banyak pelajar menggunakan ChatGPT untuk membantu mereka memahami materi pelajaran, didukung oleh berbagai kemudahan yang ditawarkan oleh teknologi ini. Penelitian ini bertujuan memberikan gambaran argumentatif tentang pentingnya pemanfaatan teknologi, khususnya program ChatGPT, dalam meningkatkan pemahaman peserta didik. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif dengan metode deskriptif, yang melibatkan analisis data dan dokumen melalui proses reduksi data, penyajian data, hingga penarikan kesimpulan. Dalam penelitian ini, narasumber yang dilibatkan adalah peserta didik kelas XI-4, sebanyak 36 orang di SMA Negeri 1 Tanjung Raja. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemanfaatan ChatGPT secara signifikan membantu meningkatkan pemahaman peserta didik dalam mata pelajaran Pendidikan Pancasila, serta mendukung tercapainya tujuan pendidikan seperti kemampuan berpikir kritis, kreatif, dan keterampilan menyelesaikan masalah secara mandiri. Kata Kunci: ChatGPT; pemahaman peserta didik; pendidikan Pancasila