Diki Somantri
Universitas Pendidikan Indonesia

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Usability Scale to Measure the Acceptability of Interactive Learning Media for Ratio Material in Grade VI Diki Somantri; Yunus Abidin; Dede Tri Kurniawan; Dinie Anggraeni Dewi
Edu Komputika Journal Vol. 12 No. 2 (2025): Edu Komputika Journal
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/edukom.v12i2.35761

Abstract

Mathematics learning, particularly for abstract topics such as ratios, requires a transition from additive to multiplicative thinking, which is often challenging to visualize. To support teachers, an Interactive Learning Media (ILM-Ratio) was developed using Canva to ensure accessibility and ease of content modification. Before measuring student effectiveness, it is crucial to assess the media's technical acceptability from the teachers' perspective, as they are the primary gatekeepers of classroom technology. This study aims to evaluate the usability of ILM-Ratio using the System Usability Scale (SUS). A total of 47 sixth-grade teachers participated by simulating a teaching session using the media. The SUS calculation yielded an average score of 90 (Grade A), categorized as "Excellent." This score indicates that ILM-Ratio possesses high usability and imposes minimal technical burden on teachers. These findings suggest that the media is technically robust and ready for classroom implementation to support the visualization of ratio concepts.
Revitalisasi Cerita Rakyat Cirebon-Indramayu dalam Penguatan Literasi Siswa Sekolah Dasar Diki Somantri; Dinie Anggraeni Dewi
Pedagogik Journal of Islamic Elementary School Vol. 8 No. 2 (2025): Pedagogik Journal of Islamic Elementary School
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24256/pijies.v8i2.7029

Abstract

Penguasaan literasi di sekolah dasar merupakan fondasi krusial, namun tantangan dalam peningkatannya di Indonesia masih signifikan, salah satunya disebabkan oleh kurangnya materi pembelajaran yang kontekstual. Cerita rakyat lokal, khususnya dari Cirebon dan Indramayu, menawarkan potensi besar sebagai sumber pembelajaran yang relevan dan menarik. Artikel ini bertujuan untuk mengeksplorasi potensi revitalisasi cerita rakyat Cirebon-Indramayu dalam rangka penguatan berbagai aspek literasi siswa sekolah dasar. Melalui pendekatan kualitatif dengan metode studi literatur terhadap berbagai sumber yang relevan, dianalisis bagaimana beragam jenis cerita rakyat meliputi, legenda asal-usul, kisah tokoh legendaris, narasi dalam tradisi ritual, serta mitos yang terkait dengan alam dan kesenian dapat diintegrasikan ke dalam praktik pembelajaran. Hasil analisis menunjukkan bahwa cerita rakyat Cirebon-Indramayu kaya akan unsur naratif, kosakata lokal, nilai-nilai moral, dan konteks budaya yang secara signifikan berpotensi meningkatkan pemahaman bacaan, kemampuan menulis kreatif, keterampilan berbicara dan menyimak, serta memperkuat pemahaman budaya dan pembentukan karakter siswa. Revitalisasi ini tidak hanya esensial untuk memperkuat kompetensi literasi tetapi juga untuk melestarikan warisan budaya dan memperkokoh identitas lokal siswa. Artikel ini merekomendasikan berbagai strategi pedagogis untuk integrasi efektif cerita rakyat Cirebon-Indramayu dalam kurikulum dan pembelajaran di sekolah dasar.
Pengembangan Media Pembelajaran Augmented Reality pada Pembelajaran IPS Materi Keberagaman Budaya di Sekolah Dasar Dinie Anggraeni Dewi; Tin Rustini; Komariah Komariah; Asep Anggi Buldani; Diki Somantri; Muhammad Irfan Adriansyah
Pedagogik Journal of Islamic Elementary School Vol. 8 No. 3 (2025): Pedagogik Journal of Islamic Elementary School
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24256/pijies.v8i3.8678

Abstract

Pembelajaran IPS di sekolah dasar seringkali dianggap membosankan karena sifat materinya yang abstrak, terutama pada topik keberagaman budaya, sehingga berdampak pada rendahnya keterlibatan siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan dan menguji kelayakan media pembelajaran berbasis Augmented Reality (AR) pada materi keberagaman budaya. Metode yang digunakan adalah Research and Development (R&D) dengan model pengembangan ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, Evaluation). Hasil penelitian menunjukkan bahwa media AR dinyatakan "Sangat Layak" oleh ahli materi (90%) dan ahli media (91%). Uji coba pada pengguna menunjukkan respon siswa sebesar 96% dan respon guru sebesar 100%, serta nilai rata-rata evaluasi siswa mencapai skor sempurna 100. Implikasi penelitian ini menunjukkan bahwa media AR mampu memberikan pengalaman belajar imersif yang menjembatani konsep budaya yang abstrak menjadi konkret bagi siswa sekolah dasar.