Dedih
Universitas Horizon Indonesia

Published : 4 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

PERENCANAAN STRATEGIS WARD PEPPARD WITH PESTLE Amanda Agustina; Tiawan; Dedih; Ahmad Mubarok; Lila Setiyani; Asep Obay Badillah; Mutia Nur Anisya; Riaz Citra Hardiman; Rizka Adinda Nurkhoridah
Jurnal Informatika Teknologi dan Sains (Jinteks) Vol 6 No 2 (2024): EDISI 20
Publisher : Program Studi Informatika Universitas Teknologi Sumbawa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51401/jinteks.v6i2.4117

Abstract

Strategic planning is the first step in determining the right strategy in an organization. In this case study there are problems related to mapping the direction of technology used by the campus, mapped using the Value Chain and also PESTLE (Political, Economic, Social, Technological, Legal, and Environmental). The Value Chain itself is a value chain consisting of Primary Activities and Secondary/Supporting Activities which has the aim of achieving the vision and mission of the organization, while PESTLE is a tool for knowing all forms of interrelationships from political, economic, social, technological, legal and environmental aspects. The framework used in this strategic planning is the Ward Peppard framework, where these tools and frameworks are expected to help in mapping strategic steps for the organization to grow and develop. Where the mapping aims to assist in long-term strategic planning regarding development blueprints from the IS/IT side of the organization.
PERENCANAAN STRATEGIS ANITA CASSIDY WITH PORTER FIVE FORCE DI GRAMEDIA KARAWANG Indri Kurnia Dewi; Tiawan; Dedih; Ahmad Mubarok; Lila Setiyani; Fika Fitrotul Uyun; Nur Fadhillah Nadiatul Awaliyyah; Nicco Indra Saputra
Jurnal Informatika Teknologi dan Sains (Jinteks) Vol 6 No 2 (2024): EDISI 20
Publisher : Program Studi Informatika Universitas Teknologi Sumbawa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51401/jinteks.v6i2.4127

Abstract

Penelitian ini menganalisis implementasi perencanaan strategis di Gramedia Karawang dengan menggunakan metodologi Anita Cassidy dan analisis Porter Five Forces. Metode Perencanaan Strategis Anita Cassidy merupakan pendekatan yang menekankan pada integrasi antara strategi bisnis dan teknologi informasi. Metode ini menyoroti pentingnya memahami tujuan bisnis organisasi dan cara teknologi informasi dapat mendukung pencapaian tujuan tersebut, Analisis menggunakan Porter Five Forces membantu organisasi dalam memahami dinamika industri, mengidentifikasi peluang dan ancaman, serta merancang strategi yang lebih efektif untuk mencapai keunggulan kompetitif. Hasilnya menunjukkan bahwa integrasi kedua metodologi tersebut memperkuat pemahaman terhadap lingkungan industri dan membantu dalam menyusun strategi kompetitif yang efektif. Implikasi praktis termasuk peningkatan diferensiasi produk, pengelolaan rantai pasokan yang lebih efisien, dan penetrasi pasar yang lebih baik.
Komparasi Metode SMART dan Metode VIKOR Untuk Menentukan Perwakilan Lomba Kompetensi TJK Dedih; Yessy Yanitasari; Supriyadi; Reza Sunjaya Putra
bit-Tech Vol. 7 No. 1 (2024): bit-Tech
Publisher : Komunitas Dosen Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32877/bt.v7i1.1566

Abstract

Metode SMART digunakan dalam pengambilan keputusan dan evaluasi kinerja untuk mengevaluasi dan membandingkan atribut atau kriteria yang berbeda dalam mengevaluasi alternatif atau pilihan yang berbeda. SMART merupakan pendekatan sederhana dan sistematis yang membantu individu atau organisasi membuat pilihan berdasarkan informasi mengenai preferensi dan prioritas mereka sedangkan metode VIKOR adalah alat yang berguna untuk mempertimbangkan beberapa kriteria serta menentukan pilihan paling baik berdasarkan preferensi yang telah ditetapkan. Proses penting yang mempengaruhi reputasi sekolah dan kualitas pendidikan adalah pemilihan perwakilan lomba kompetensi, sehingga objek yang di implementasikan dalam penelitian ini adalah menentukan perwakilan lomba kompetensi teknik jaringan pada sekolah menengah kejuruan. Adapun kriteria yang digunakan adalah ada Sembilan kriteria yaitu mulai dari kehadiran, instalasi windows, instalasi debian server, hasil konfigurasi server,memasang kabel Unshielded Twisted Pair (UTP), konfigurasi access point, hasil tes materi produktif, kelas siswa dan konfigurasi Cisco Packet.Tujuan dari analisis komparasi antara Metode SMART dan Metode VIKOR dalam menentukan perwakilan lomba kompetensi teknik jaringan yaitu menghasilkan perengkingan dari kedua metode tersebut lalu dilakukan analisis kesesuaian dengan mengkalkulasikan tahap keselarasan dari metode tersebut. Hasil analisis penyesuaian menunjukan metode SMART dengan nilai 99,61 dan metode VIKOR dengan nilai 99,31 sehingga berdasarkan data tersebut maka metode SMART dinyatakan lebih optimal dibandingkan metode VIKOR.
Pengembangan Chatbot Berbasis Web untuk Layanan Informasi di Horizon University Deden Moh Alfiansyah; Wiilys; Lila Setiyani; Devi Fajar Wati; Dedih
bit-Tech Vol. 7 No. 3 (2025): bit-Tech
Publisher : Komunitas Dosen Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32877/bt.v7i3.2318

Abstract

Layanan customer service di perguruan tinggi sering kali menghadapi berbagai kendala, khususnya dalam hal kecepatan respon dan keterbatasan sumber daya manusia. Permintaan informasi dari mahasiswa yang tinggi, terutama pada masa-masa tertentu seperti awal semester atau saat pendaftaran ulang, tidak selalu dapat direspon secara cepat dan efisien oleh staf administrasi. Untuk menjawab tantangan ini, penelitian ini bertujuan mengembangkan HORIBOT, sebuah chatbot berbasis web yang dirancang untuk mendukung dan meningkatkan kualitas layanan informasi di Horizon University. Penelitian ini menggunakan metode Research and Development (R&D) dengan pendekatan model Waterfall dalam proses pengembangannya. HORIBOT dibangun menggunakan bahasa pemrograman PHP dan database MySQL, dengan logika chatbot berbasis rule-based, yang memungkinkan sistem menjawab berbagai pertanyaan umum secara otomatis berdasarkan pola dan kata kunci tertentu. Beberapa informasi yang dapat diberikan oleh HORIBOT antara lain: jadwal perkuliahan, biaya pendidikan, prosedur pendaftaran, serta informasi akademik lainnya yang sering ditanyakan mahasiswa. Hasil dari pengujian black-box menunjukkan bahwa seluruh fitur utama dari HORIBOT berjalan dengan baik tanpa ditemukan bug yang signifikan. Selanjutnya, dilakukan evaluasi kepada pengguna akhir, dan hasilnya menunjukkan bahwa lebih dari 85% responden merasa puas dengan performa chatbot ini, baik dari segi kecepatan, akurasi jawaban, maupun kemudahan penggunaan. Dari hasil penelitian ini, dapat disimpulkan bahwa HORIBOT mampu memberikan kontribusi nyata dalam meningkatkan efisiensi layanan informasi di lingkungan perguruan tinggi. Untuk pengembangan lebih lanjut, disarankan integrasi teknologi Natural Language Processing (NLP) guna meningkatkan kemampuan memahami bahasa alami pengguna, serta perluasan layanan ke platform populer seperti WhatsApp atau Telegram agar lebih mudah dijangkau oleh seluruh civitas akademika.