Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

KEPUASAN PASIEN POLIKLINIK PENYAKIT DALAM BERKORELASI DALAM PENERAPAN PROTOKOL KESEHATAN COVID-19 DI SUMATERA BARAT Mera Delima; Def Primal
Jurnal Cakrawala Ilmiah Vol. 1 No. 4: Desember 2021
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (244.264 KB) | DOI: 10.53625/jcijurnalcakrawalailmiah.v1i4.848

Abstract

The implementation of the Covid-19 health protocol is carried out to break the chain of the spread of the Covid-19 virus. The implementation of the Covid-19 health protocol one of which is in the hospital so will affect patient satisfaction. Patient satisfaction is the level of patients’ feelings towards the performance of health services received. This study aims to find out the relationship of the application of protocol health Covid-19 with patient satisfaction in the polyclinic of internal disease, Achmad Darwis Hospital. Research design uses observation sheets for the application of protocol health Covid-19 and patient satisfaction. The study involved 83 respondents. This cross-sectional study obtained analytical observations methods. The research findings had revealed the satisfaction of 70,6% of respondents (p-value ≤ 0,05) which means there is a correlation between the implementation of the Covid-19 health protocol and patient satisfaction along with hospitalization. It can be concluded that the implementation of the Covid-19 protocol health is significantly related to patient satisfaction quality which is protecting patients along the caring process in the hospital.
PENDIDIKAN KESEHATAN TENTANG DETEKSI DINI KANKER SERVIKS PADA PEREMPUAN USIA SUBUR Yessi Andriani; Vera Sesrianty; Mera Delima
Jurnal Pengabdian Mitra Masyarakat (JPMM) Vol 2, No 1: April 2020
Publisher : Universitas Amikom Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (254.375 KB) | DOI: 10.35671/jpmm.v2i1.930

Abstract

Women's health is a parameter of the country's ability to provide health services to the community. Health has various kinds of scope that must be fulfilled, one of the scope of health is reproductive health. Reproductive health is physical health, mental and social intact and not only the absence of disease or weakness in all matters relating to the reproductive system and its functions and processes. Cervical cancer is a type of cancer that occurs in the cervix or the cervix, which is the lower area of the uterus that connects the uterus and vagina. Cervical cancer will usually show serious symptoms, after the next 10-20 years in women who are married or sexually active. Cervical cancer is a disease with the highest prevalence in Indonesia in 2018, which is 0.8% of Indonesia's population or an estimated 98,692 patients (Riskesdas, 2018). Many people with cervical cancer only realize after examining for treatment and diagnosed that the stage of the cancer is already acute because in the precancerous and early stages, this type of cancer often shows no symptoms at all, so it can be detected early to find out if there is a reciocancer. IVA (Visual Inspection with Acetic Acid) is one way for early detection of cervical cancer by looking directly at the cervix after daubing the cervix with 3-5% acetic acid solution. If after stroking acetic acid 3-5% there is a change in color, which appears white spots, then an indication of cancer lesions. The general objective of IVA examination is to reduce morbidity and mortality due to cancer so that health education needs to be provided which aims to increase people's motivation to conduct routine health checks. 
Hubungan Mutu Pelayanan dengan Tingkat Kepuasan Pasien Rawat Jalan Diwilayah Kerja Puskesmas Belimbing Tahun 2022 Mera Delima; Dia Resti DND; Pelia Peltresia
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 4 No. 6 (2022): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpdk.v4i6.9048

Abstract

Mutu Pelayanan Kesehatan adalah suatu hal yang diharapkan dan menjadi kebutuhan dasar setiap orang. indikator keberhasilan pelayanan kesehatan adalah kepuasan pasien. Namun sampai saat ini usaha Pemerintah dalam memenuhi kebutuhan masyarakat akan kesehatan belum dapat memenuhi harapan masyarakat. ketidakpuasan pasien disebabkan oleh beberapa hal yaitu gagal berkomunikasi, krisis waktu, kualitas produk atau jasa, kualitas pelayanan, harga, dan biaya. Hal ini menyebabkan kepuasan pasien masih kurang. Tujun penelitian ini untuk mengetahui hubungan mutu pelayanan dengan tingkat kepuasan pasien di Puskesmas Belimbing. Jenis penelitian ini adalah deskriptif dengan pendekatan Cross Sectional. Sampel 45 responden. Teknik pengambilan sampel secara analitik dengan metode purposive sampling. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner, mutu pelayanan dengan nilai validasi 0,313-0,871 dan nilai reliabilitas 0,649-0,887. Kuesioner kepuasan pasien dengan nilai validitas 0,637-0,849 dan nilai reliabilitas 0.950. Mutu pelayanan tergolong baik dengan persentase sebesar 80,0%. Tingkat kepuasan tergolong puas persentase sebesar 84,4%. Hasil penelitian menunjukan bahwa adanya hubungan antara mutu pelayanan dengan tingkat kepuasan pasien rawat jalan diwilayah kerja puskesmas Belimbing dengan nilai p=0,000 dan nilai r=0,637. Saran yang diberikan sebaiknya Puskesmas Belimbing terus meningkatkan mutu pelayanan agar memberikan kepuasan kepada pasien sesuai harapan, sehingga semakin baik mutu pelayanan yang diberikan maka semakin tinggi kepuasan pasien terhadap pelayanan yang diberikan.
PELAKSAANAN EDUKASI TENTANG GIZI IBU HAMIL MELALUI METODE FGD TERHADAP PENGETAHUAN GIZI IBU HAMIL Mera Delima; Yessi Andriani; Erni Elyta
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 4 No. 2 (2023): JUNI 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v4i2.15344

Abstract

Kekurangan gizi selama hamil menimbulkan masalah, baik pada ibu maupun janin, masalah yang terjadi pada ibu hamil seperti Kekurangan Energi Kronis (KEK) dan anemia. Kondisi ditemukan saat ini ibu hamil jarang berkonsultasi kepada ahli gizi mengenai pola makan dan jenis menu makanan yang harus dikonsumsi. Edukasi yang diberikan petugas hanya dalam bentuk penyuluhan, tanpa menggali terlebih dahulu pengetahuan ibu hamil tentang gizi. penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh edukasi ibu hamil melalui metode FGD terhadap pengetahuan gizi ibu hamil. Metode penelitian quasi experiment, pendekatan one group pre-test and post-test, Populasinya seluruh ibu hamil berjumlah 108 orang. Sampel berjumlah 18 orang, yang dibagi atas 2 kelompok FGD dan diambil secara purposive sampling. Pengumpulan data melalui pengisian kuesioner, kemudian dianalisis menggunakan uji t-dependent. Hasil analisa univariat rerata pengetahuan ibu hamil sebelum diberikan edukasi 19,78, sesudah edukasi 26,61. Hasil bivariat ada pengaruh pelaksaanan edukasi melalui metode FGD terhadap pengetahuan gizi ibu hamil di wilayah kerja Puskesmas Pakan Rabaa Kabupaten Lima Puluh Kota tahun 2022 dengan nilai pVulue = 0,000. Disimpulkan pelaksanaan edukasi tentang gizi dengan metode FGD berpengaruh dalam peningkatan pengetahuan ibu hamil. Diharapkan petugas Puskesmas khususnya pemegang program KIA, menerapkan metode FGD dalam rangka memberikan edukasi kesehatan tentang gizi saat pelaksanaan kelas ibu hamil.
PENGALAMAN PASIEN PASCA-STROKE USIA DEWASA DALAM MENJALANKAN REHABILITASI DIRUMAH (STUDI FENOMENOLOGI) Rinawati Kasrin; Faridah Mohd Said; Yendrizal Jafri; Mera Delima
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 4 No. 2 (2023): JUNI 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v4i2.15712

Abstract

Stroke merupakan penyebab cacat badan terbesar dari seluruh penyakit di dunia, sehingga menyebabkan penurunan produktifitas kerja usia dewasa yang akhirnya dapat menjadi beban sosial bagi keluarganya maupun masyarakat. Pasien pasca-stroke memiliki beberapa dampak yang dapat menghambat dalam proses penyembuhan, maka penting bagi penderita untuk memahami pentingnya rehabilitasi. Tujuan penelitian ini untuk mengeksplorasi pengalaman pasien pasca-stroke dalam menjalankan rehabilitasi di rumah. Metoda penelitian adalah kualitatif dengan desain fenomenologi deskriptif yang dilakukan pada bulan Mai 2023 dengan 6 partisipan dipilih dengan purposive sampling dari total populasi 62 orang, selanjutnya data dianalisa dengan analisis sistematik. Hasil penelitian didapatkan 5 tema: kurang pengetahuan dan informasi, keterbatasan fisik, kurang dukungan keluarga dan lingkungan, kendala finansial, dan kendala psikologis dan emosional. Disimpulkan bahwa keluarga sudah memberikan dukungan kepada pasien pasca-stroke, namun keterbatasan informasi, waktu dan keuangan dapat berdampak terhadap kurangnya dukungan yang mereka berikan. Hambatan yang dialami pasien selama melakukan rehabilitasi di rumah masih membutuhkan bantuan untuk memenuhi kebutuhan hidup, terutama yang berkaitan dengan aktifitas fisik.  Untuk aktifitas sosial pasien perlu membentuk self help group pada kelompok pasca-stroke yang dapat menjadi sarana untuk berhubungan sosial dan saling memberikan dukungan. Petugas kesehatan khususnya perawat perlu meningkatkan komunikasi informasi edukasi terkait masalah kelemahan yang dialami pasien pasca-stroke dan memberikan panduan rehabilitasi di rumah.