Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Analysis of moral education values in the book 'minimalist life according to the prophet' by ratnani latifah Rodina Silfi Khorutul Uyyun; Luluk Ifadah; Nur Alfi Muanayah; Muh. Hasbi Khilal Zuhri
Jurnal Ilmu Pendidikan dan Sains Islam Interdisipliner Vol. 3 No. 3 Agustus 2024: Jurnal Ilmu Pendidikan dan Sains Islam Interdisipliner
Publisher : Yayasan Azhar Amanaa Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59944/jipsi.v3i3.361

Abstract

Education is a highly suitable medium for enhancing human personality and intelligence. To ensure that its implementation produces the desired generation, education is continuously developed and expanded. In relation to the current state of education, its quality, and the issues it faces, almost everyone agrees that religious education, especially Islamic education, which consists of aqeedah (faith) education, moral (akhlaq) education, and sharia (practical) education, serves as one of the means to address these problems. Moral education functions as a guide for character formation and as the main bulwark in upholding human morality. The objectives of this research include: to describe the values of moral education in the book 'Minimalist Life According to the Prophet' by Ratnani Latifah; to describe the minimalist lifestyle in the book 'Minimalist Life According to the Prophet' by Ratnani Latifah. This research uses a hermeneutic approach with the type of library research and a qualitative descriptive method. The data sources used are primary sources in the form of the printed book 'Minimalist Life According to the Prophet' and secondary sources such as books, journals, articles, the thoughts of the book's author, previous literature studies, and other scientific works focusing on the values of moral education. Furthermore, the data collection techniques include documentation and interviews. Finally, the data analysis uses content analysis techniques. The results of the research indicate that the values of moral education in the book 'Minimalist Life. According to the Prophet' include the values of moral education towards Allah, which encompass worship, asceticism (zuhud), trust in Allah (tawakal), gratitude, and sincerity. The values of moral education towards other people include contentment (qana'ah), humility (tawadhu), patience, being mindful of food and drink, simplicity, charity, visiting the sick, and attending invitations. The minimalist lifestyle taught in the book 'Minimalist Life According to the Prophet' includes appreciating every item owned, valuing experiences over possessions, freedom from clutter, and simplicity in lifestyle.
The Evaluasi Kajian Kitab Ianatun Nisa Terhadap Pemahaman Menstruasi dan Istihadah Santri Putri di Pondok Pesantren Al Haromain Kabupaten Temanggung Latifatur rofiqoh; Luluk Ifadah; Yenny Aulia Rachman
Amorti: Jurnal Studi Islam Interdisipliner Vol. 5 No. 1 Januari 2026: Amorti: Jurnal Studi Islam Interdisipliner
Publisher : Yayasan Azhar Amanaa Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59944/amorti.v5i1.322

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kajian kitab Ianatun Nisa. Jenis penelitian ini adalah penelitian evaluasi program model CIPP dengan pendekatan kualitatif. Penelitian dilakukan di Pondok Pesantren Al Haromain Menayu Bulu Temanggung pada kajian kitab. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara dan dokumentasi. Data dianalisis secara interaktif dengan metode reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Evaluasi kajian dilakukan melalui empat aspek yaitu context: menunjukkan tersedianya program kajian dan peran keberadaan pondok pesantren, ketersediaan program meliputi tasawuf Al qur'an dan fiqih. Input: latar belakang santri, ketersediaan SDM yang kompeten dan disiplin, tersedianya fasilitas yang memadahi. Process: meliputi pelaksanaan waktu pelaksanaan kajian hanya dilakukan satu minggu sekali dengan metode ceramah. Pelaksanaan kajian sesuai rencana pembelajaran. Penilain menggunakan tes tertulis dan tes lisan, pengawasan menggunakan pengecekan tabel menstruasi secara berkala. Product: menunjukkan bahwa kajian dapat meningkatkan pemahaman berdasarkan aspek kognitif dan afektif berupa pemahaman terhadap hukum serta sifat menstruasi dan istihadhoh, sedangkan pada aspek psikomotorik santri dapat mempraktekan pengetahuan yang diperoleh dari kajian namun masih memerlukan arahan dan bimbingan pada ustadzah. Faktor pendukung kajian adalah sarpras yang mendukung, pengalaman belajar santri sebelum mondok dan kompetensi pengajar yang mumpuni. Faktor penghambatnya pelaksanaan waktu kajian yang singkat, Kesadaran santri akan hukum haid dan konsentrasi santri rendah. Rekomendasi dari hasil evaluasi program ini perlu dilanjutkan dengan penguatan kesadaran santri, penambahan jadwal pembelajaran dan modifikasi metode pengajaran. Kata Kunci: Evaluasi, Kajian Kitab Ianatun Nisa, Pemahaman, Menstruasi, Istihadah
Psychoreligious education's role in shaping the thinking paradigm of muslim women in majelis taklim khodijah Anggun Ema Zufika; Luluk Ifadah; Nur Alfi Mu'anayah; Mas’udin
Amorti: Jurnal Studi Islam Interdisipliner Vol. 3 No. 3 Juli 2024: Amorti: Jurnal Studi Islam Interdisipliner
Publisher : Yayasan Azhar Amanaa Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59944/amorti.v3i3.297

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pendidikan psikoreligi dalam meningkatkan mindset positif muslimah di Majelis Taklim Khodijah Tlogomulyo. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif dengan pendekatan fenomenologi yang menggambarkan suatu fenomena individu yang diteliti. Penelitian menggunakan data primer berupa hasil wawancara dengan empat informan dan data sekunder. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan pendidikan psikoreligi sangat penting bagi jamaah majelis taklim. Pembentukan karakter dan spiritualitas individu bagi jamaah menjadi terbentuk. Mindset positif dapat terbentuk setelah mengikuti kajian di majelis taklim