Claim Missing Document
Check
Articles

Found 8 Documents
Search

Pengaruh Kualitas Pelayanan Pegawai Terhadap Kepuasan Masyarakat di Kelurahan Tegal Gede Kecamatan Sumbersari Kabupaten Jember Dani Ari Sandi; Ivana Septia Maharani
Majalah Ilmiah "CAHAYA ILMU" Vol 4, No 2 (2022): MAJALAH ILMIAH CAHAYA ILMU
Publisher : STIA Pembangunan Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37849/mici.v4i2.328

Abstract

Faktor kualitas pelayanan dapat mempengaruhi kepuasan masyarakat. Untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat pegawai harus dengan memberikan kualitas pelayanan yang baik, sehingga masyarakat dapat  pelayanan yang memuaskan. Poppulasi dlam peenelitian ini adalah seluruh massyarakat yang hadir di Kelurahan Tegal Gede Kecamatan Sumbersari Kabupaten Jember  dalam pelayanan berjumlah 210 orang yang mendapatkan dalam 1 bulan . Besamnya sammpel yang di ambil adalah 68 darri ju mlah pop ulasi, yaitu 210 orang. Ada dua variabel yang rangkum di peenelitian ini, ya itu (1) kuallitas pelayanan (2) kepuasan masyarakat. Dalam mengumpulkan beberapa data yang dipakai yaitu angket. Analisis linear sederhada merupakan metode yang dipai dengan menggunakan SPSS. Penelitian ini berhasil memberi bukti bahwa pada nilai F test yaitu 23,182 > 3,14. Maka dari itu hipotesa di katakkan behwa ter dapat pengaruh an tara variabel kepuasan masyarakat te rhadap kualitas pelayanan dapat diterima. Berdasarkan hasil penelitian bahwa kepuasan masyarakat terhadap kualitas pelayanan Kualitas pelayanan memiliki pengaruh yang lebih dominan peneliti memberikan beberapa saran yang ada pada penelitian ini iyalah (1) menurut peneliti yang berhasil meneliti dapat mengetahui bahwa kepuasan memunyai pengaruh bisa dibilang sangat kecil daripada  kualitas pelayanan, ehingga Kelurahan Tegal Gede Kecamatan Sumbersari Kabupaten Jember harus ditingkatkan kualitas pelayanannya supaya masyarakat yang dilayani merasa terpuaskan.
Peran Program Puap (Pengembangan Usaha Agribisnis Pedesaan) Gapoktan Jaya Makmur Terhadap Permasalahan Petani Desa Sruni Kecamatan Jenggawah Moh Safri Samsudin; Mohammad Dandi; Mustofa Hadi; Baskoro Purbo Husodo; Ivana Septia Maharani
Majalah Ilmiah "PELITA ILMU" Vol 6, No 1 (2023): PELITA ILMU (JUNI 2023)
Publisher : STIA Pembangunan Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37849/mipi.v6i1.338

Abstract

Program Pengembangan Usaha Agribisnis Pedesaan (PUAP) prgram Kementerian Pertanian berupa pemberian fasilitas melalui perbantuan modal dana untuk usaha petani yang tergabung melalui Kelompok Tani (POKTAN) pada Gabungan Kelompok Tani (GAPOKTAN). Petani di artikan sebagai orang yang memiliki sawah, penggarap, ataupun buruh tani dalam rangka melakukan pekerjaannya di persawahan. Penelitian ini berlokasi di gapoktan jaya makmur desa sruni kecamatan jenggawah dan mengkaji hasil hasil penelitian yang telah di publikasi pada jurnal ilmiah, buku, dan sumber terpercaya. Data yang di gunakan pada penelitian ini dengan memakai data sekunder melalui hasil penelitian terdahulu penelitian ini bertujuan untuk memahami seluruh kegiatan pada penyertaan modal sebagai peran gapoktan dalam peningkatan dalam kesejahteraan masyarakat desa sruni terhadap pemecahan masalah petani. Program PUAP terhadap kesejahteraan petani di desa Sruni dan pelaksanaan prosedurnya sesuai pada tahapannya.
Peningkatan Kinerja Organisasi Melalui Pelatihan Kepemimpinan Pada Kelompok Ibu-Ibu PKK Di Desa Sruni Kecamatan Jenggawah Kabupaten Jember Ivana Septia Maharani; Baskoro Purbo Husodo; Moh. Safri Samsudin
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Vol. 4 No. 3 (2023): Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara (JPkMN)
Publisher : Cv. Utility Project Solution

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55338/jpkmn.v4i3.1609

Abstract

Kepemimpinan diartikan sebagai kemampuan untuk mengerahkan seluruh sumber dan alat  (resource) yang ada di dalam suatu organisasi. Jika sumber daya tersebut dapat dimobilisasi dengan cepat, sehingga dapat digunakan dan organisasi dapat berjalan secara efektif dan efisien, dapat dikatakan bahwa Kemampuan suatu organisasi dalam memenuhi tujuan yang telah ditetapkan bergantung pada kemampuan pimpinan dalam membangun iklim kolaborasi. Pengabdian ini bermaksud untuk menggugah kelompok ibu-ibu PKK di Desa Seruni agar dapat mengelola kelompoknya dengan lebih efektif dan efisien. Pengabdian dilaksanakan dengan memberikan pelatihan kepemimpinan kepada kelompok ibu-ibu PKK di Desa Sruni. Prosesnya meliputi observasi, sosialisasi, pelatihan, serta pemantauan dan penilaian sebagai tahapan terakhir. Materi yang ditawarkan berupa informasi mengenai gagasan dasar kepemimpinan, teori kepemimpinan, dan gaya kepemimpinan. Untuk membantu kelompok ibu-ibu PKK di Desa Sruni dalam mengelola organisasi, membuat struktur kepengurusan, dan mengembangkan bakat kepemimpinan, diharapkan dapat dilaksanakan melalui kegiatan pengabdian ini. Laporan akhir dan prosiding pengabdian menjadi keluaran yang diharapkan dari kegiatan pengabdian ini. Pentingnya pengabdian ini juga diharapkan dapat menjadi landasan bagi pemerintah dalam mengambil kebijakan dan inisiatif terkait isu kepemimpinan di desa.
Impelementation Digital Population Identity Application in Public Service at Tempurejo Sub District Jember Regency Niko Tirta Prayuata; Ivana Septia Maharani
Jurnal ISO: Jurnal Ilmu Sosial, Politik dan Humaniora Vol. 4 No. 1 (2024): June
Publisher : Penerbit Jurnal Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53697/iso.v4i1.1726

Abstract

This research is motivated by the phenomenon related to the implementation of the Population Identity Digital Application in Jember Regency. Where in Jember Regency the application of the Population Identity Digital Application is still uneven. Of the 31 sub-districts in Jember Regency, only 8 sub-districts can activate this application. One of them is Tempurejo District. This is because there is one employee who has an attachment to the Jember Regency Dispendukcapil so that Tempurejo District is the centre of activation of the Population Identity Digital Application between 2 sub-districts including; Ajung and Jenggawah. So the researcher aims to find out the description of the Implementation of the Population Identity Digital Application in Tempurejo District, Jember Regency. Qualitative methods were used by researchers in this study where qualitative approaches and models can better explore problems that arise from social phenomena of population services and. The results showed that the Tempurejo District Government was influenced by two factors. Among them; Communication Factors and Human Resources Aspects. In the Communication Factor, Tempurejo Sub-district has not conducted socialisation related to the Digital Identity Population application. In the HR factor, only one employee understands in conducting public services with the Digital Population Identity application. So that I as the author provide advice to the Jember district government to overcome these two factors. So that all sub-districts in Jember Regency can activate the Digita Population Identity Application and also the people of Jember Regency understand about the Digital Population Identity application.
Eksplorasi Praktik Nilai-Nilai Kepemimpinan Spiritual Dalam Mengembangkan Budaya Organisasi Di Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bondowoso Ivana Septia Maharani; Nur Aini Mayasiana; Veby Rizma Imama
Sawala : Jurnal Administrasi Negara Vol. 14 No. 1 (2026): Sawala : Jurnal Administrasi Negara
Publisher : Program Studi Administrasi Negara Universitas Serang Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30656/sawala.v14i1.11377

Abstract

Tujuan utama penelitian ini adalah untuk mengeksplorasi dan mendeskripsikan bagaimana nilai-nilai kepemimpinan spiritual dipraktikkan oleh para pemimpin di lingkungan Kantor Kementerian Agama Bondowoso dan bagaimana praktik-praktik tersebut memengaruhi perkembangan budaya organisasi. Penelitian ini juga bertujuan untuk merumuskan model awal kepemimpinan spiritual yang kontekstual dan relevan dengan karakteristik lembaga publik berbasis nilai-nilai keagamaan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi partisipan, dan studi dokumentasi. Analisis data dilakukan secara tematik untuk mengidentifikasi pola nilai, perilaku kepemimpinan, dan dinamika budaya organisasi yang terbentuk. Hasil penelitian menunjukkan: Bagi Kementerian Agama, kepemimpinan spiritual berarti memimpin dengan hati, membawa nilai-nilai agama dalam setiap langkah, pemimpin tidak hanya memberi perintah tetapi juga menjadi teladan. Dalam praktik sehari-hari, mereka berupaya mengintegrasikan nilai-nilai spiritual dalam pengambilan keputusan dan kebijakan. Evaluasi kinerja rutin dilakukan setiap Senin setelah apel pagi, dengan setiap kepala bagian mempresentasikan kegiatan mereka selama seminggu. Evaluasi dan rencana ke depan dilakukan. Terdapat ruang diskusi. Konsistensi menjadi tantangan, hal ini dapat dipengaruhi oleh kesibukan atau tugas masing-masing.
Penguatan Kepemimpinan Kelembagaan Pembentukan Kelompok Tani Kapulaga ”Sedulur Laga” di Desa Kandangan Kecamatan Senduro Kabupaten Lumajang Ivana Septia Maharani; Asmuni Asmuni; Ahmad Ihsa Restu Alifin
Al-Khidmah Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 1 (2026): JANUARI-APRIL
Publisher : Institute for Research and Community Service (LPPM) of the Islamic University of Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56013/jak.v6i1.5173

Abstract

This community service program aims to strengthen institutional leadership through the establishment of the "Sedulur Laga" Cardamom Farmers Group in Kandangan Village, Senduro District, Lumajang Regency. Kandangan Village has great potential in developing cardamom as a high-value crop, but is not yet supported by strong farmer institutions and effective group leadership. This condition results in low coordination among farmers, weak access to technology, capital, and marketing of agricultural products. The community service approach is carried out in a participatory manner by placing farmers as the main subjects of the activity. The activity stages include situation analysis, facilitating the formation of farmer groups, strengthening institutional leadership and management, technical training on cardamom cultivation, and assistance with administration and group business planning. Strengthening the leadership aspect is focused on increasing the capacity of administrators in decision-making, group communication, work program preparation, and transparent and accountable organizational management. The results of the activity indicate the formation of the "Sedulur Laga" Cardamom Farmers Group with a clear organizational structure and more solid leadership. There has been an increase in members' understanding of the importance of collective work, institutional governance, and group-based farming business planning. In addition, farmers have begun implementing simple administrative practices and have developed a sustainable cardamom business development plan. Overall, this community service program contributes to strengthening farmer institutional leadership, a crucial foundation for increasing the independence, competitiveness, and welfare of cardamom farmers in Kandangan Village. The program's sustainability depends heavily on continued mentoring and synergy between farmer groups, the village government, and relevant stakeholders.
Peran Kepemimpinan Spiritual Dalam Mengembangkan Budaya Organisasi Ivana Septia Maharani; Rohim Rohim; Asmuni Asmuni
Jurnal Penelitian Ilmu Sosial dan Eksakta Vol. 5 No. 1 (2025): September
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/trilogi.v5i1.1673

Abstract

Kepemimpinan spiritual merupakan bentuk kepemimpinan yang mengarahkan orientasi dari aspek duniawi menuju ranah spiritual. Kepemimpinan spiritual dimaknai sebagai bentuk kepemimpinan yang berlandaskan pada prinsip-prinsip etika religius. Model ini menitikberatkan pada kemampuan seorang pemimpin untuk memberikan inspirasi, menumbuhkan motivasi, memengaruhi, serta menggerakkan individu melalui keteladanan, pelayanan yang ikhlas, kepedulian, dan penerapan nilai-nilai serta karakter ilahiah dalam setiap aspek tujuan, proses, budaya, maupun perilaku kepemimpinan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis nilai-nilai spiritual apa saja yang ditanamkan oleh pimpinan Kantor Kementerian Agama Kabupaten Lumajang, dan bagaimana praktik kepemimpinan spiritual di lingkungan tersebut. Masalah difokuskan pada nilai-nilai spiritual yang ditanamkan oleh kepala kantor meliputi: visi, cinta altruistik, budaya, iman, dan panggilan. Implementasi kepemimpinan spiritual dalam bentuk pembiasaan di Kantor Kementerian Agama Lumajang. Guna mendekati masalah ini dipergunakan acuan teori dari Fry. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Data dalam penelitian ini dibagi menjadi dua, yaitu: data primer dan data sekunder, data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Kajian ini menyimpulkan bahwa Pelaksanaan kepemimpinan spiritual di Kantor Kementerian Agama Kabupaten Lumajang telah berjalan secara efektif. Hal ini tercermin dari implementasi lima indikator utama kepemimpinan spiritual yang telah diterapkan dengan baik, yaitu: visi, cinta altruistik, budaya, iman, dan panggilan. Hasil penelitian ini Adalah strategi kepemimpinan spiritual yang diterapkan oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Lumajang menunjukkan komitmen yang kuat dalam memperkuat dimensi spiritual para pegawai. Implementasi strategi tersebut tampak nyata melalui kegiatan seperti pemberian motivasi dan arahan dalam forum silaturahmi. Visi kepemimpinan yang diemban juga berkontribusi positif dalam menumbuhkan harapan, memperdalam keimanan, serta memupuk kasih sayang dan kepedulian antarindividu, yang pada gilirannya membangun rasa panggilan dan solidaritas yang erat antara pimpinan dan bawahan
Pengaruh Gaya Kepemimpinan dan Motivasi Kerja Terhadap Kinerja Pegawai di Kecamatan Tempurejo Kabupaten Jember Ridwan Hermawan; Nur Aini Mayasiana; Ivana Septia Maharani
Jurnal Politik dan Pemerintahan Daerah Vol. 6 No. 2 (2024): Desember
Publisher : Universitas Muara Bungo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36355/jppd.v6i2.162

Abstract

Kepemimpinan adalah hal yang efektif dan kuat yang tidak hanya memberikan manfaat bagi yang dipimpinnya, tetapi juga sangat bermanfaat bagi individu yang menerapkannya. yang menerapkannya. Motivasi adalah proses psikologis yang berarti meminta pengarahan, arah dan menetapkan suatu tindakan sukarela yang selalu mengarah pada suatu tujuan tertentu. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah gaya kepemimpinan berpengaruh secara parsial berpengaruh terhadap kinerja, mengetahui apakah motivasi kerja berpengaruh secara parsial kinerja, menganalisis pengaruh gaya kepemimpinan dan motivasi kerja secara simultan terhadap kinerja. Hasil pengujian hipotesis menunjukkan bahwa gaya kepemimpinan memiliki pengaruh yang signifikan terhadap kinerja, dan kerja memiliki pengaruh yang signifikan terhadap kinerja. Secara simultan, gaya kepemimpinan dan motivasi kerja memiliki pengaruh yang signifikan terhadap kinerja kinerja pegawai di Kecamatan Tempurejo Kabupaten Jember.