Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

RANCANG BANGUN SISTEM INFORMASI OPTICAL TERMINATION BOX SULAWESI TENGGARA BERBASIS WEB Hadikul Jabil; Farid Rahman Laode; Avhenisya Dhea Rimeanta Putri; La ode Muhammad Bahtiar Aksara
Jurnal Informatika Ilmu Komputer dan Sistem Informasi Vol. 1 No. 3 (2023): Volume 1 Number 3 2023
Publisher : Jurnal Informatika Ilmu Komputer dan Sistem Informasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Telkom STO (Sentral Telepon Otomatis) 1 Kendari merupakan perangkat milik PT. Telekomunikasi Indonesia untuk memautkan atau penyaluran data dari daerah ke daerah lain. Divisi Network merupakan divisi yang dalam beberapa kegiatannya Melakukan pengolahan dan pemeliharaan jaringan pada salah satunya persebaran OTB (Optical Termination Box), namun dalam pelaksanaannya mengalami kendala sehingga aktivitas tersebut tidak berjalan dengan lancar seperti proses pengecekkan titik OTB yang banyak memakan waktu karena belum adanya sistem penunjang yang dapat digunakan, sehingga proses pengecekkan titik OTB harus di lakukan dengan manual. Oleh karena itu, perlu adanya aplikasi yang dapat membantu proses pengecekkan titik OTB, sehingga aktivitas seperti pengolahan dan pemeliharaan dapat dilakukan dengan lebih efisien oleh para pegawai. Perancangan aplikasi ini di bangun secara sistematis dan berurutan mulai dari tahap requirement, design, implementasi, verification, dan maintenance. Aplikasi berbasis web ini dikembangkan dengan bahasa pemrograman PHP serta MySQL sebagai basis datanya. Aplikasi ini menghasilkan web system informasi optical terminal box Sulawesi Tenggara.
Analisis Performansi Load Balancing Weighted Least Connection dengan HAProxy Algazali, Muhammad; La Surimi; La Ode Muhammad Bahtiar Aksara; Jumadil Nangi; Rizal Adi Saputra; Asa Hari Wibowo
Jurnal Informatika Polinema Vol. 11 No. 3 (2025): Vol. 11 No. 3 (2025)
Publisher : UPT P2M State Polytechnic of Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/jip.v11i3.7198

Abstract

Aplikasi web telah menjadi bagian esensial dalam kehidupan digital masyarakat modern. Berdasarkan survei APJII 2023–2024, sebanyak 79,5% penduduk Indonesia atau sekitar 221,6 juta jiwa merupakan pengguna internet, sehingga menuntut layanan web yang cepat dan andal. Permasalahan yang muncul adalah beban server yang tidak merata, terutama saat terjadi lonjakan trafik, yang berdampak pada penurunan performa layanan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kinerja server web dengan menerapkan algoritma Weighted Least Connection (WLC) pada HAProxy, menggunakan skema bobot server 1:2, 1:3, 2:3, serta skema single server. Pengujian dilakukan pada dua instance virtual dengan spesifikasi berbeda di VirtualBox, menggunakan Apache JMeter untuk simulasi beban. Parameter yang diukur meliputi throughput, waktu respons, penggunaan CPU, tingkat kesalahan, dan ketersediaan sistem. Hasil pengujian menunjukkan bahwa skema WLC 1:2 menghasilkan performa terbaik dengan waktu respons 32,602 ms, throughput 122.080 request/s, dan tingkat kesalahan 30,51%, lebih efisien dibandingkan skema WLC 1:3. Tanpa load balancer, performa server menurun drastis dengan tingkat kesalahan mencapai 40%. Dengan demikian, skema WLC 1:2 terbukti lebih andal dan efisien dalam mendistribusikan beban, terutama pada kondisi trafik tinggi.
SISTEM KONTROL DAN MONITORING FERMENTASI TEMPE BERBASIS INTERNET OF THINGS (IOT) DENGAN PROTOCOL MESSAGE QUEUING TELEMETRY TRANSPORT (MQTT) DAN FUZZY LOGIC Ratnasari; Isnawaty; Rizal Adi Saputra; L.M. Fid Aksara; La Ode Muhammad Bahtiar Aksara; Achmad Nur Aliansyah
STORAGE: Jurnal Ilmiah Teknik dan Ilmu Komputer Vol. 5 No. 2 (2026): Mei
Publisher : Yayasan Literasi Sains Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55123/storage.v5i2.8288

Abstract

Perkembangan teknologi Internet of Things (IoT) memungkinkan penerapan sistem otomatis dalam proses fermentasi tempe yang sebelumnya masih dilakukan secara manual. Permasalahan yang dihadapi adalah sulitnya menjaga kestabilan suhu dan kelembaban secara konsisten, yang berpengaruh terhadap kualitas dan lama waktu fermentasi. Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan mengimplementasikan sistem kontrol dan monitoring fermentasi tempe berbasis IoT menggunakan protokol Message Queuing Telemetry Transport (MQTT) dan metode Fuzzy Mamdani. Sistem memanfaatkan sensor suhu dan kelembaban untuk memperoleh data secara real-time yang dikirim melalui MQTT dengan mekanisme publish–subscribe. Metode Fuzzy Mamdani digunakan untuk menentukan aksi kontrol terhadap aktuator berdasarkan kondisi lingkungan. Hasil pengujian menunjukkan bahwa sistem mampu menjaga suhu pada rentang 30–35°C dan kelembaban 60–80% sesuai kondisi optimal fermentasi. Selain itu, sistem mampu mempercepat waktu fermentasi menjadi sekitar 20 jam dibandingkan metode konvensional yang membutuhkan waktu 30–36 jam atau 1 hari 1 malam. Secara keseluruhan, sistem berjalan stabil, meningkatkan efisiensi proses, serta menghasilkan fermentasi yang lebih konsisten.