Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Komparasi Algoritma Equivalence Class Transformation (ECLAT) dan FP-Growth pada Analisis Data Penjualan Fahrul Ardian Nugroho; Bambang Pramono; Isnawaty; Statiswaty
Jurnal Informatika Ilmu Komputer dan Sistem Informasi Vol. 2 No. 1 (2024): Volume 2 Nomor 1 Tahun 2024
Publisher : Jurnal Informatika Ilmu Komputer dan Sistem Informasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Minimarket Sinar Mart Kendari menghadapi persaingan ketat dalam sektor ritel. Masalah pemahaman perilaku konsumen menjadi hal yang harus menjadi perhatian. Saat ini, data penjualan yang berlimpah merupakan sumber yang belum dimanfaatkan secara maksimal. Pemanfaatan data dapat dilakukan dengan teknik data mining, khususnya analisis keranjang belanja. Terdapat beragam algoritma data mining, namun fokus penelitian ini adalah perbandingan algoritma ECLAT dan FP-Growth. Algoritma ini dipilih karena sesuai karakteristik data dan tujuan penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem analisis menggunakan algoritma ECLAT dan FP-Growth berhasil dibuat. Hal ini terlihat dari suksesnya pengujian black box, manual, dan validitas. Dalam eksperimen menggunakan data 76.168 transaksi, dengan nilai minimum support 0.005%, 0.010%, 0.015%, 0.020%, 0.025% dan 0.030%, serta minimum confidence sebesar 60%, didapati jumlah aturan yang dihasilkan sama. Selain itu pada eksperimen tersebut dapat disimpulkan bahwa ECLAT lebih efisien dalam hal konsumsi memori, sementara FP-Growth lebih cepat dalam menganalisis pola asosiasi baik ketika data yang diproses kecil maupun besar.
Sistem Keamanan Keyless Pada Sepeda Motor Menggunakan Algoritma Cipher Transposition Elbin, Muh. Elbin; Isnawaty; Adha Mashur Sajjah
Jurnal Informatika Ilmu Komputer dan Sistem Informasi Vol. 2 No. 2 (2024): Volume 2 Number 2 Tahun 2024
Publisher : Jurnal Informatika Ilmu Komputer dan Sistem Informasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kasus pencurian motor di Indonesia mencapai 27 ribu pada 2018. Keamanan motor konvensional mudah dibobol dengan kunci letter T. Keyless system dikembangkan untuk mengatasi masalah ini dikombinasikan dengan Algoritma Cipher Transposition. Berdasarkan hasil pengujian, menunjukkan bahwa faktor jarak dan jenis medium penghalang memiliki pengaruh signifikan terhadap keberhasilan penerimaan data pada sistem keyless. Pengujian konektivitas antara remot keyless dan modul elektronik kontak keyless menunjukan tingkat keberhasilan penerimaan data paling optimal tercapai pada jarak 1 meter dengan tingkat keberhasilan 100% dari 10 kali percobaan. Namun, tingkat keberhasilan penerimaan data menurun signifikan pada jarak lebih dari 4 meter dan sepenuhnya gagal pada jarak 8 meter atau lebih. Dari pengujian pengaruh medium penghalang menunjukkan bahwa modul elektronik kontak keyless dengan menggunakan medium plastik lebih efisien mengirimkan data dengan tingkat keberhasilan 100% pada jarak 1 meter dari 10 kali percobaan dibanding menggunakan medium kaleng dengan tingkat keberhasilannya hanya 70% pada jarak 1 meter dari 10 kali percobaan.
SISTEM KONTROL DAN MONITORING FERMENTASI TEMPE BERBASIS INTERNET OF THINGS (IOT) DENGAN PROTOCOL MESSAGE QUEUING TELEMETRY TRANSPORT (MQTT) DAN FUZZY LOGIC Ratnasari; Isnawaty; Rizal Adi Saputra; L.M. Fid Aksara; La Ode Muhammad Bahtiar Aksara; Achmad Nur Aliansyah
STORAGE: Jurnal Ilmiah Teknik dan Ilmu Komputer Vol. 5 No. 2 (2026): Mei
Publisher : Yayasan Literasi Sains Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55123/storage.v5i2.8288

Abstract

Perkembangan teknologi Internet of Things (IoT) memungkinkan penerapan sistem otomatis dalam proses fermentasi tempe yang sebelumnya masih dilakukan secara manual. Permasalahan yang dihadapi adalah sulitnya menjaga kestabilan suhu dan kelembaban secara konsisten, yang berpengaruh terhadap kualitas dan lama waktu fermentasi. Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan mengimplementasikan sistem kontrol dan monitoring fermentasi tempe berbasis IoT menggunakan protokol Message Queuing Telemetry Transport (MQTT) dan metode Fuzzy Mamdani. Sistem memanfaatkan sensor suhu dan kelembaban untuk memperoleh data secara real-time yang dikirim melalui MQTT dengan mekanisme publish–subscribe. Metode Fuzzy Mamdani digunakan untuk menentukan aksi kontrol terhadap aktuator berdasarkan kondisi lingkungan. Hasil pengujian menunjukkan bahwa sistem mampu menjaga suhu pada rentang 30–35°C dan kelembaban 60–80% sesuai kondisi optimal fermentasi. Selain itu, sistem mampu mempercepat waktu fermentasi menjadi sekitar 20 jam dibandingkan metode konvensional yang membutuhkan waktu 30–36 jam atau 1 hari 1 malam. Secara keseluruhan, sistem berjalan stabil, meningkatkan efisiensi proses, serta menghasilkan fermentasi yang lebih konsisten.
Deteksi dan Analisis Forensik Serangan DDoS dan Port Scanning pada Trafik Terenkripsi Menggunakan Multi-Metric Fusion dikhsan tibong; L. M. Fid Aksara; Isnawaty; Muh. Yamin; La Surimi; Asa Hari Wibowo
Jurnal Informatika dan Teknik Elektro Terapan Vol. 14 No. 3 (2026)
Publisher : Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jitet.v14i3.10904

Abstract

Adopsi HTTPS/TLS secara luas menyebabkan metode deteksi ancaman berbasis inspeksi payload menjadi tidak efektif, sementara serangan Distributed Denial of Service (DDoS) dan Port Scanning tetap menjadi ancaman utama ketersediaan Server Web. Penelitian ini mengembangkan sistem deteksi dan forensik yang bekerja hanya pada metadata trafik terenkripsi tanpa dekripsi payload, dengan menggabungkan metrik temporal (Packet Per Second dan Inter-Arrival Time) dan metrik statistik (entropi Shannon alamat IP sumber dan Port tujuan) melalui rule-based multi-metric fusion. Sistem dikembangkan menggunakan Security Policy Development Life Cycle (SPDLC) dan diuji pada Server Web HTTPS/TLS berbasis Linux, dilengkapi mitigasi otomatis Iptables dan log forensik berformat JSON. Evaluasi menggunakan confusion matrix pada 233 window trafik menghasilkan akurasi 88,41%, dengan deteksi Port Scanning mencapai precision 100% dan recall 95,65%, sedangkan deteksi DDoS/DoS memperoleh precision 83,87% dan recall 55,32% akibat mitigasi pada level penyedia layanan. Validasi pada empat berkas dataset publik CIC-DDoS2019 menghasilkan rata-rata akurasi 90,35% dan precision 99,45%, menunjukkan kemampuan generalisasi sistem. Hasil ini membuktikan bahwa pendekatan multi-metric fusion efektif mendeteksi dan mendokumentasikan dua jenis ancaman jaringan secara simultan pada trafik terenkripsi tanpa mengorbankan privasi data pengguna.