Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Model Mind Mapping dalam Pembelajaran IPA Kelas V di SDIT Ummu Fathimah Risqi Melani Saputri; Padhilah Padhilah; Heny Friantary; Asmara Yumarni; Novita Angra
Afeksi: Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan Vol 7, No 2 (2026)
Publisher : Pusat Studi Penelitian dan Evaluasi Pembelajaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59698/afeksi.v7i2.876

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui proses pembelajaran ipa dengan menggunakan model mind mapping menggunakan media gambar kelas V SDIT Ummu Fathimah. Metode pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Dalam penelitian ini pendekatan yang digunakan yakni kualitatif. Penelitian kualitatif adalah penelitian yang menghasilkan prosedur analisis yang tidak menggunakan prosedur analisis statistik atau cara kuantifikasi lainnya. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa, saat pembelajaran dengan model pembelajaran model mind mapping menggunakan media gambar dalam pembelajaran ilmu pengetahuan alam di kelas V SDIT Ummu Fathimah sudah sering dilakukan oleh guru IPA kelas V, dengan begitupun pembelajaran yang disampaikan oleh guru mudah diterima oleh siswa. Guru pun dengan mudah menjelaskannya kepada siswa. Model mind mapping dengan menggunakan media gambar ini sangat efektif ketika belajar di kelas apalagi dalam pembelajaran IPA, yang mana pembelajaran ini biasanya lebih dominan terhadap gambar. Mind mapping akan lebih memudahkan siswa serta guru dalam memberikan materi dan memahami materi yang diberikan. Kondisi itu semua kita juga harus menyesuaikan dengan kondisi lingkungan sekolah, sarana dan prasarana, serta media pembelajaran yang dibutuhkan untuk membantu tercapainya seluruh aspek perkembangan siswa.
Analisis Self-Regulated Learning dan Faktor yang Mempengaruhi Siswa Kelas VI SD Negeri 20 Kota Bengkulu Khodijah Khodijah; Fiqi Arifatul Afifah; Deni Febrini; Heny Friantary; Yosi Yulizah
Afeksi: Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan Vol 7, No 3 (2026)
Publisher : Pusat Studi Penelitian dan Evaluasi Pembelajaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59698/afeksi.v7i3.886

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat self-regulated learning (SRL) serta faktor-faktor yang memengaruhi siswa kelas VI SD Negeri 20 Kota Bengkulu. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif dengan sampel sebanyak 30 siswa yang ditentukan melalui teknik total sampling. Instrumen penelitian berupa angket SRL berjumlah 15 item yang mencakup empat indikator, yaitu perencanaan belajar, monitoring belajar, evaluasi diri, dan motivasi belajar. Instrumen telah diuji validitas dan reliabilitasnya dengan nilai Cronbach’s Alpha sebesar 0,770 yang menunjukkan reliabel. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif berupa skor, persentase, dan kategorisasi tingkat SRL. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat self-regulated learning siswa berada pada kategori tinggi dengan persentase rata-rata 89,00%. Indikator perencanaan belajar memperoleh persentase tertinggi sebesar 91,46% (sangat tinggi), monitoring belajar 89,58% (sangat tinggi), evaluasi diri 87,71% (tinggi), dan motivasi belajar 87,22% (tinggi). Berdasarkan skor individu, 18 siswa berada pada kategori sangat tinggi, 10 siswa kategori tinggi, dan 2 siswa kategori sedang. Temuan penelitian menunjukkan bahwa siswa secara umum telah memiliki kemampuan regulasi diri belajar yang baik. Faktor-faktor yang memengaruhi SRL siswa meliputi motivasi belajar, peran guru, dan lingkungan belajar yang mendukung pembentukan kemandirian belajar siswa.
Islamic values in contemporary Indonesian poetry: A qualitative content analysis of Yuslidar’s Suara Hati Seorang Ibu Pheni Hastuti; Heny Friantary; Vebbi Andra
JPI: Jurnal Pustaka Indonesia Vol. 4 No. 1 (2024): April
Publisher : Yayasan Darussalam Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62159/jpi.v4i1.391

Abstract

This study examines how Islamic religious values are aesthetically articulated in Yuslidar’s poetry collection Suara Hati Seorang Ibu and how those articulations inform literary pedagogy in Indonesia. Using a qualitative content analysis with a deductive–inductive logic, we analyzed the entire volume and operationalized a codebook grounded in four macro categories monotheism (tawhid), ethical conduct (akhlak), doctrinal belief (aqidah), and Islamic jurisprudence (fiqh). Two analysts independently coded minimal textual “value instances” (word, line, couplet, stanza, paratext), resolved discrepancies through negotiated consensus, and maintained an audit trail of codebook versions and analytic memos. We identified 99 instances: tawhid 47 (47.5%; faith in God 36, taqwa 7, repentance 4), akhlak 44 (44.4%; sincerity 14, gratitude 9, patience 6, reliance on God 5, discipline 4, trust/responsibility 4, humility 2), aqidah 3 (3.0%; revealed matters), and fiqh 5 (5.1%; lawful 2, prohibited 3). The results reveal a devotional core faith operationalized ethically through sincerity and gratitude, with patience and reliance functioning as coping scripts under uncertainty; jurisprudential and doctrinal markers appear sparingly as boundary-setting closures that stabilize interpretation. These patterns converge with evidence that poetry supports character formation yet extend prior work by offering a single-author, frequency-based “value cartography” that surfaces how a maternal voice localizes virtues across domestic, civic, and pandemic-era scenes. The findings imply actionable designs for literature and Islamic-studies classrooms: structuring “value constellations” into close reading, dialogic inquiry, and reflective writing assessed with analytic rubrics, while future research should triangulate text analysis with classroom interventions and formal reliability metrics to evaluate effects on character and socio-emotional competencies.