Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat self-regulated learning (SRL) serta faktor-faktor yang memengaruhi siswa kelas VI SD Negeri 20 Kota Bengkulu. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif dengan sampel sebanyak 30 siswa yang ditentukan melalui teknik total sampling. Instrumen penelitian berupa angket SRL berjumlah 15 item yang mencakup empat indikator, yaitu perencanaan belajar, monitoring belajar, evaluasi diri, dan motivasi belajar. Instrumen telah diuji validitas dan reliabilitasnya dengan nilai Cronbach’s Alpha sebesar 0,770 yang menunjukkan reliabel. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif berupa skor, persentase, dan kategorisasi tingkat SRL. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat self-regulated learning siswa berada pada kategori tinggi dengan persentase rata-rata 89,00%. Indikator perencanaan belajar memperoleh persentase tertinggi sebesar 91,46% (sangat tinggi), monitoring belajar 89,58% (sangat tinggi), evaluasi diri 87,71% (tinggi), dan motivasi belajar 87,22% (tinggi). Berdasarkan skor individu, 18 siswa berada pada kategori sangat tinggi, 10 siswa kategori tinggi, dan 2 siswa kategori sedang. Temuan penelitian menunjukkan bahwa siswa secara umum telah memiliki kemampuan regulasi diri belajar yang baik. Faktor-faktor yang memengaruhi SRL siswa meliputi motivasi belajar, peran guru, dan lingkungan belajar yang mendukung pembentukan kemandirian belajar siswa.
Copyrights © 2026