Implementasi Core Tax Administration System (CoreTax) merupakan salah satu langkah strategis dalam mendukung modernisasi administrasi perpajakan melalui transformasi digital. Penelitian ini bertujuan mengkaji persepsi mahasiswa Generasi Z terhadap penerapan CoreTax dengan meninjau aspek pemahaman sistem, literasi perpajakan digital, persepsi manfaat digitalisasi, tingkat kepercayaan terhadap sistem digital, serta hambatan yang dihadapi dalam implementasinya. Penelitian menggunakan metode kuantitatif deskriptif dengan melibatkan 74 mahasiswa Program Studi Pendidikan Akuntansi yang dipilih melalui teknik purposive sampling. Data diperoleh melalui penyebaran kuesioner dengan skala Likert dan dianalisis menggunakan statistik deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mahasiswa memiliki tingkat pemahaman CoreTax, literasi perpajakan digital, persepsi manfaat digitalisasi, dan kepercayaan terhadap sistem digital yang tergolong tinggi. Sebagian besar responden menilai bahwa CoreTax dapat meningkatkan efektivitas administrasi perpajakan, efisiensi layanan, transparansi, serta mendukung peningkatan kepatuhan wajib pajak. Namun, beberapa hambatan masih ditemukan, terutama terkait kurangnya sosialisasi, keterbatasan akses internet, dan kekhawatiran terhadap keamanan data. Secara umum, mahasiswa Generasi Z menunjukkan persepsi yang positif terhadap implementasi CoreTax dan kesiapan untuk mendukung transformasi digital perpajakan. Oleh karena itu, diperlukan penguatan sosialisasi, peningkatan literasi perpajakan digital, pengembangan infrastruktur, serta optimalisasi keamanan sistem guna mendukung pemanfaatan CoreTax secara efektif dan berkelanjutan.