Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Nilai budaya dalam cerita Sultan Hadlirin dan Masjid At-Taqwa Loram Kulon Kudus Luqyana Nasywa Salma; Dwi Nor Halisa; Lita Nala Karimah; Mohammad Kanzunnudin
Jurnal Komunitas Bahasa Vol 12, No 2 (2024): Oktober 2024
Publisher : Universitas Asahan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36294/jkb.v12i2.4323

Abstract

Tujuan utama dari penelitian ini adalah untuk mengeksplorasi nilai-nilai kebudayaan serta struktur naratif Axel Olrix yang terdapat dalam cerita Sultan Hadlirin dan Masjid At-Taqwa Loram Kulon Kudus. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan menggunakan teknik studi pustaka, yaitu dengan mengumpulkan informasi dari berbagai referensi terdahulu. Analisis data dilakukan menggunakan pendekatan interaktif berdasarkan kerangka konseptual yang diperkenalkan oleh Miles dan Huberman. Hasil analisis menunjukkan bahwa terdapat tiga belas nilai kebudayaan dan struktur Axel Olrix yang ditemukan dalam cerita rakyat Sultan Hadlirin dan Masjid At-Taqwa Loram Kulon.
Implementasi Teknologi Tepat Guna Daur Ulang Sampah Plastik sebagai Paving Block Ramah Lingkungan Dwi Nor Halisa; Laili Hidayah; Rendy Damar Sutanto; Muhammad Anzwar Daenuri; Kholifah Umi Sholihah
Muria Jurnal Layanan Masyarakat Vol. 7 No. 2 (2025): September 2025
Publisher : Universitas Muria Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24176/mjlm.v7i2.15972

Abstract

This community service program aims to raise environmental awareness and empower the community of Karangampel Village in managing plastic waste through education, training, and mentoring in producing paving blocks made from recycled plastic waste. The activities were carried out through socialization, technical training, and direct mentoring for community members and the Karang Taruna youth organization. The results showed an increased public understanding of plastic waste management, the formation of new habits in waste segregation, and the emergence of local initiatives in developing recycled products. In addition, the active involvement of Karang Taruna served as an important indicator of social transformation through local leadership roles. This program is expected to become a model for sustainable community empowerment in the fields of environmental management and the creative economy. Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran lingkungan dan memberdayakan masyarakat Desa Karangampel dalam mengelola sampah plastik melalui edukasi, pelatihan, dan pendampingan pembuatan paving block berbahan daur ulang sampah plastik. Kegiatan ini dilaksanakan dengan metode sosialisasi, pelatihan teknis, serta pendampingan langsung kepada masyarakat dan Karang Taruna. Hasil program menunjukkan adanya peningkatan pemahaman masyarakat tentang pengelolaan sampah plastik, terbentuknya kebiasaan baru dalam pemilahan sampah, serta munculnya inisiatif lokal dalam mengembangkan produk daur ulang. Selain itu, keterlibatan aktif Karang Taruna menjadi indikator penting munculnya transformasi sosial melalui peran kepemimpinan lokal. Program ini diharapkan mampu menjadi model pemberdayaan masyarakat yang berkelanjutan di bidang lingkungan dan ekonomi kreatif.
Eksplorasi Etnomatematika Pada Makanan Khas Kudus Lentog Tanjung Lita Nala Karimah; Dwi Nor Halisa; Eka Zuliana
SAINTIFIK Vol 12 No 1 (2026): Saintifik: Jurnal Matematika, Sains, dan Pembelajarannya
Publisher : Universitas Sulawesi Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31605/saintifik.v12i1.635

Abstract

Penelitian ini mengkaji penerapan konsep etnomatematika dalam proses pembuatan makanan tradisional Lentog Tanjung khas Kabupaten Kudus. Tujuan penelitian adalah mengidentifikasi dan menganalisis konsep-konsep matematika yang muncul secara alami dalam aktivitas budaya masyarakat, mulai dari pembuatan lontong, pengolahan sayur, hingga penyajian dan penjualan. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan etnografi. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi terhadap pelaku usaha Lentog Tanjung di Desa Tanjung Karang, Kecamatan Jati, Kabupaten Kudus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses pembuatan Lentog Tanjung mengandung berbagai konsep matematika, meliputi operasi bilangan, rasio dan proporsi, perbandingan senilai dan berbalik nilai, pengukuran, geometri bangun ruang, perhitungan waktu, peluang, serta perhitungan ekonomi sederhana. Konsep-konsep tersebut diterapkan secara kontekstual dalam kehidupan sehari-hari masyarakat tanpa menggunakan rumus matematika formal. Temuan ini menegaskan bahwa matematika terintegrasi dengan budaya lokal dan memiliki potensi besar sebagai sumber pembelajaran matematika yang kontekstual, konkret, dan bermakna bagi peserta didik di sekolah dasar