p-Index From 2021 - 2026
0.408
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Fakumi Medical Journal
Wisudawan
Fakultas Kedokteran Universitas Muslim Indonesia

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Hubungan Faktor Risiko dengan Kejadian Hiperkolesterolemia Pasien Rawat Jalan Penderita Jantung Koroner di RS Ibnu Sina Makassar Tahun 2021 Sarima Safitri; Ali Aspar Mappahya; Nurhikmawati; Wisudawan; Asrini Safitri
Fakumi Medical Journal: Jurnal Mahasiswa Kedokteran Vol. 3 No. 8 (2023): Agustus
Publisher : Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/fmj.v3i8.257

Abstract

Perkembangan plak aterosklerotik di dalam arteri koroner dapat menyebabkan penyumbatan aliran darah, menghasilkan iskemia, yang dapat bersifat akut atau kronis. Salah satu indikator aterosklerosis pada pembuluh darah adalah Hiperkolesterolemia. Hiperkolesterolemia ialah total kolesterol didalam darah dengan kadar kolesterolnya yang tinggi yakni ≥ 200 mg/dl. Terbukti bahwasanya tingginya kadar kolesterol berkaitan terhadap peningkatannya risiko penyakit jantung koroner. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui faktor yang mempengaruhi terjadinya hiperkolesterolemia terhadap pasien rawat jalan yang menderita penyakit jantung koroner pada RS Ibnu Sina Makassar. Penelitian ini bersifat analitik desain Cross Sectional yang menggunakan data sekunder. Pasien dengan penyakit jantung koroner yang melakukan kunjungan ke poli jantung RS Ibnu Sina Makassar pada tahun 2021 ialah populasi didalam kegiatan penelitian ini. Pengambilan sampel dengan teknik total sampilng. Didapatkan total responden sebanyak 30 responden dengan presentasi kejadian hiperkolesterolemia didapatkan responden yang hiperkolestrolemia sebanyak 22 (73,3%) responden dan normal sebanyak 8 (26,7%) responden. Dan berdasarkan analisis faktor yang paling berpengaruh terhadap kejadian hiperkolesterolemia yaitu faktor usia dengan P-Value 0,001 (<0,05) serta riwayat penyakit kronis dengan P-Value 0,014 (<0,05). Disimpulkan bahwa terdapat hubungan dengan kejadian hiperkolesterolemia dengan faktor yang paling berpengaruh yaitu usia dan riwayat penyakit kronis.
Prevalensi Penyakit Kardiovaskular pada Masa Pandemic Tahun 2020-2021 di RS Arifin Nu’mang Kabupaten Sidrap Dhea Nurina Hafila; Wisudawan; Sidrah Darma; Nurhikmah; Dahlia
Fakumi Medical Journal: Jurnal Mahasiswa Kedokteran Vol. 3 No. 10 (2023): Oktober
Publisher : Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/fmj.v3i10.293

Abstract

Sistem Kardiovaskular penting dan penyakit kardiovaskular adalah penyebab utama kematian di dunia. Faktor risiko seperti gaya hidup buruk, diet tidak sehat, merokok, dan obesitas dapat menyebabkan penyakit ini. Rehabilitasi jantung adalah metode pengobatan, tetapi pandemi COVID-19 menghambat perawatan. Individu lanjut usia dengan penyakit kardiovaskular memiliki risiko komplikasi yang tinggi, terutama jika terpapar COVID-19. Untuk mengetahui apakah ada peningkatan pasien pada penyakit kardiovaskular pada masa pandemi tahun 2020-2021. Penelitian ini menggunakan desain penelitian deskriptif cross sectional menggunakan data sekunder berupa data rekam medis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa di Rumah Sakit Arifin Nu'mang Kabupaten Sidrap, terjadi peningkatan jumlah pasien dengan penyakit jantung koroner, aritmia, dan gagal jantung pada tahun 2021 dibandingkan dengan tahun 2020. Namun, tidak ada perbedaan signifikan antara jumlah pasien yang terdiagnosis penyakit kardiovaskular pada tahun 2020 dan tahun 2021. Jumlah pasien dengan hipertensi mengalami penurunan sedangkan tidak ada pasien dengan penyakit arteri perifer atau penyakit jantung bawaan. Uji normalitas menunjukkan bahwa data penelitian terdistribusi normal, sedangkan uji homogenitas menunjukkan bahwa data memiliki hubungan linear. Uji independent sample t-test menunjukkan tidak ada perbedaan signifikan antara jumlah pasien terdiagnosis penyakit kardiovaskular tahun 2020 dan tahun 2021. Pada penelitian ini adalah bahwa di Rumah Sakit Arifin Nu'mang Kabupaten Sidrap, terjadi peningkatan jumlah pasien dengan penyakit jantung koroner, aritmia, gagal jantung, dan penyakit arteri perifer pada tahun 2021 dibandingkan dengan tahun 2020. Namun, tidak ada perbedaan signifikan antara jumlah pasien yang terdiagnosis penyakit kardiovaskular pada tahun 2020 dan tahun 2021. Selain itu, terjadi penurunan jumlah pasien dengan hipertensi.