Claim Missing Document
Check
Articles

Found 9 Documents
Search

Minat dan Kepercayaan Diri Dalam Berkarir di Dunia Perpajakan: Perspektif Mahasiswa Akuntansi Puspa Ardila Ratna Ningsih; Ayu Umyana; Angga Permadi Karpriyana
Permana : Jurnal Perpajakan, Manajemen, dan Akuntansi Vol. 17 No. 3 (2025): Special Issue
Publisher : Faculty of Economics and Business, University of Pancasakti Tegal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24905/permana.v17i3.1123

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan mengeksplorasi melakukan pengujian terhadap bagaimana keyakinan serta kepercayaan diri mahasiswa akuntansi mempengaruhi motivasinya dalam mengejar karir di bidang perpajakan, serta menganalisis peran kepercayaan diri dalam memperkuat hubungan antara persepsi dan minat karir. Penelitian ini menggunakan strategi penelitian eksplanatori dengan alat kuantitatif. Subjek yang diteliti dalam kajian ini adalah mahasiswa yang berada pada tahap akhir dalam Mahasiswa program studi akuntansi Universitas Tanjungpura Pontianak yang telah menyelesaikan mata kuliah perpajakan pada tahun akademik 2022/2023. Pengumpulan data dilakukan melalui penyebaran kuesioner kepada 332 mahasiswa akuntansi, dengan analisis data dilakukan dengan menerapkan regresi linier berganda yang dioperasikan berdasarkan skala Likert. Hasil penelitian mengindikasikan tentang persepsi dan rasa percaya diri mempunyai dampak yang positif serta signifikan terhadap ketertarikan untuk berkarir dalam sektor perpajakan. Selain itu, tingkat kepercayaan diri juga terbukti berperan sebagai variabel moderasi dalam hubungan antara persepsi dan minat karir. Secara konseptual, temuan ini memperkuat teori Sikap subjektif, norma, dan kontrol perilaku ditonjolkan dalam Theory of Reasoned Action (TRA) dan Theory of Planned Behavior (TPB) yang dirasakan, sebagaimana tercermin dalam persepsi dan kepercayaan diri, mempunyai dampak signifikan terhadap niat atau minat individu dalam mengejar karir. Penelitian ini memberikan implikasi bahwa peningkatan persepsi positif dan kepercayaan diri mahasiswa penting untuk mendorong minat mereka dalam memiliki karir di dunia pajak.
PENYUSUNAN DAN KUALITAS INDIKATOR KINERJA PADA SISTEM PENGUKURAN KINERJA ORGANISASI PERANGKAT DAERAH Ayu Umyana
Journal of Islamic Economy and Business (JIsEB) Vol. 1 No. 2 (2021): Journal of Islamic Economics and Business (JISEB)
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract One of the problems that occur in the application of organizational performance measurement systems is due to inconsistencies in performance indicators that can lead to an illogical relationship between the performance indicators used. This has the potential for bias in the performance measurement process. This study aims to identify factors that influence the preparation and quality of an indicator of performance measurement. This study is also aimed at identifying trends in regional organizations to respond the practice of performance measurement based on mechanisms in institutional isomorphism. This study uses a mixed method through a survey process and direct interviews with respondents with research samples of state officials and civil servants (ASN) in the Sleman District Government. The results of this study indicate that factors about the organizational goals and objectives become a significant factor in the formulation of performance indicators. Meanwhile, problems related to limited performance data, knowledge and ability to interpret are not a significant factor in the formulation of indicators. The results also show that the validity of measurements, internal support and usefulness are aspects that need to be prioritized in assessing the quality of a measurement indicator. Based on the results of the study it was found that the tendency of government organizations in responding to performance measurement practices is based on the need and encouragement of professionalism. This characteristic indicates the occurrence of normative isomorphism in the application of performance measurement practices in Sleman Regency. Keywords: Institutional institutional theory, institutional isomorphism, performance indicators, performance measurement systems.
PENGARUH PROFITABILITAS, LEVERAGE, DAN UKURAN PERUSAHAAN TERHADAP KUALITAS LABA DENGAN KOMISARIS INDEPENDEN SEBAGAI VARIABEL MODERASI Nabil Ikram; Muhammad Fahmi; Ayu Umyana
JAK (Jurnal Akuntansi) Kajian Ilmiah Akuntansi Vol. 13 No. 2 (2026)
Publisher : Universitas Serang Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30656/jak.v13i2.12108

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh profitabilitas, leverage, dan ukuran perusahaan terhadap kualitas laba, serta peran moderasi komisaris independen pada perusahaan sektor teknologi yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2021–2025. Sampel terdiri dari 20 perusahaan dengan 86 observasi setelah penanganan outlier. Data dianalisis menggunakan Moderated Regression Analysis (MRA) dengan Panel EGLS. Hasil menunjukkan profitabilitas (ROA) dan leverage (DAR) berpengaruh positif dan signifikan terhadap kualitas laba, sementara ukuran perusahaan tidak berpengaruh signifikan. Komisaris independen tidak terbukti memoderasi hubungan variabel independen terhadap kualitas laba, namun berpengaruh langsung positif terhadap kualitas laba. Kata kunci: kualitas laba; profitabilitas; leverage; ukuran perusahaan; komisaris independen
Pengaruh Pengungkapan Sustainability Reporting Berdasarkan GRI terhadap Cost of Equity pada Perusahaan Energi yang Terdaftar di BEI Periode 2020-2024 Nurhusnaini Nurhusnaini; Ayu Umyana; Khristina Yunita
JIBEMA: Jurnal Ilmu Bisnis, Ekonomi, Manajemen, dan Akuntansi Vol. 4 No. 1 (2026): July
Publisher : CV. Muris Global Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62421/jibema.v4i1.372

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguji secara empiris pengaruh pengungkapan sustainability reporting berdasarkan standar GRI terhadap cost of equity, yang meliputi pengungkapan aspek ekonomi (GRI 200), aspek lingkungan (GRI 300), dan aspek sosial (GRI 400) pada perusahaan energi yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2020–2024. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan data sekunder yang bersumber dari laporan keuangan dan laporan keberlanjutan perusahaan. Sampel dipilih melalui metode purposive sampling dan menghasilkan 13 perusahaan dengan total 65 observasi. Cost of equity diukur menggunakan model CAPM, sedangkan pengungkapan keberlanjutan diukur dengan indeks dikotomi berdasarkan item GRI. Analisis dilakukan dengan regresi data panel menggunakan Common Effect Model (CEM). Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengungkapan aspek ekonomi, aspek lingkungan, maupun aspek sosial tidak berpengaruh signifikan terhadap cost of equity. Hal ini mengindikasikan bahwa pasar modal Indonesia belum sepenuhnya merespons informasi keberlanjutan sebagai faktor yang memengaruhi persepsi risiko investor.
Peran Mekanisme Pengawasan dalam Mendeteksi Financial statement fraud pada Perusahaan BUMN Indonesia yang terdaftar di BEI Chelsea Maharani; Ika Nur Azmi; Ayu Umyana
JIBEMA: Jurnal Ilmu Bisnis, Ekonomi, Manajemen, dan Akuntansi Vol. 4 No. 1 (2026): July
Publisher : CV. Muris Global Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62421/jibema.v4i1.444

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh mekanisme pengawasan dan Fraud Hexagon terhadap Financial Statement Fraud pada perusahaan BUMN yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2022–2024. Variabel independen dalam penelitian ini terdiri atas komisaris independen, komite audit, kualitas audit, pressure, rationalization, capability, dan ego, sedangkan variabel dependen diukur menggunakan Beneish M-Score. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan teknik purposive sampling sehingga diperoleh 18 perusahaan dengan total 54 data pengamatan. Analisis data menggunakan regresi logistik dengan bantuan IBM SPSS Statistics 26. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rationalization yang diproksikan melalui pergantian auditor berpengaruh positif dan signifikan terhadap Financial Statement Fraud. Sementara itu, komisaris independen, komite audit, kualitas audit, pressure, capability, dan ego tidak berpengaruh terhadap Financial Statement Fraud. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pergantian auditor dapat menjadi indikasi adanya upaya perusahaan dalam menyembunyikan praktik manipulasi laporan keuangan.  
Pengaruh Likuiditas dan Leverage terhadap Profitabilitas Perusahaan Sektor Industrial dengan Ukuran Perusahaan sebagai Variabel Moderasi Jesika Heriyanti; Ayu Umyana; Nella Yantiana
Ekonomis: Journal of Economics and Business Vol 10, No 2 (2026): September
Publisher : Universitas Batanghari Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33087/ekonomis.v10i2.2877

Abstract

This study aims to analyze the effect of liquidity and leverage on the profitability of industrial sector companies listed on the Indonesia Stock Exchange (IDX) during the 2021-2024 period, and to test whether company size can moderate this relationship. Using a purposive sampling method, a sample of 96 observations was obtained. The analytical method used was panel data regression analysis with a Random Effects Model (REM) approach and Moderated Regression Analysis (MRA) through the E-Views program. The results showed that partially, neither liquidity nor leverage had a significant effect on company profitability. Furthermore, the MRA test results proved that company size was unable to moderate the effect of liquidity and leverage on profitability. The Adjusted R-squared value of 2.3% indicates that the ability of the independent and moderating variables to explain variations in profitability is very limited, while the remaining is influenced by other factors outside the research model.
Pengaruh Biaya Lingkungan dan Profitabilitas terhadap Nilai Perusahaan, Sustainability Reporting sebagai Moderasi Bela Kavela; Ayu Umyana; Ira Grania Mustika
Jurnal Ilmiah Wahana Akuntansi Vol. 21 No. 1 (2026): Jurnal Ilmiah Wahana Akuntansi
Publisher : Faculty of Economics and Business and the Institute for Research and Community Service (LPPM), Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21009/wahana.21.0110

Abstract

This study sets out to examine how environmental costs and profitability affect firm value, with sustainability reporting tested as a moderating factor, among energy-sector firms listed on the Indonesia Stock Exchange between 2020 and 2024. A quantitative, explanatory research design was applied using secondary data. Out of 66 energy-sector firms forming the population, 16 firms met the sampling criteria through a purposive sampling procedure, producing 80 firm-year observations across the five-year span. Panel data regression combined with Moderated Regression Analysis (MRA) in EViews 12 was used for the analysis. Findings indicate that environmental costs carry no significant effect on firm value, whereas profitability does show a significant effect. Sustainability reporting itself significantly affects firm value, and it succeeds in moderating the link between environmental costs and firm value, although it fails to moderate the link between profitability and firm value.
Evaluasi Efektivitas Anggaran Pribadi Berbasis Kebutuhan Versus Keinginan pada Mahasiswa Kos di Kota Pontianak Lisa Susanti; Muhammad Fahmi; Ayu Umyana
Indonesian Journal of Innovation Science and Knowledge Vol. 3 No. 3 (2026): IJISK 2026
Publisher : Fakultas Pendidikan Ilmu Keguruan, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/ijisk.v3i3.364

Abstract

Penelitian ini mengevaluasi efektivitas penerapan anggaran pribadi yang membedakan secara tegas antara pos kebutuhan dan keinginan pada mahasiswa kos di Kota Pontianak. Menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan rancangan studi kasus instrumental, data dikumpulkan dari 30 mahasiswa aktif melalui kuesioner daring terstruktur yang mencakup 18 pertanyaan terbuka dan tertutup. Analisis tematik Braun dan Clarke (2006) dengan bantuan NVivo 14 mengungkapkan bahwa seluruh partisipan secara konseptual mampu membedakan kebutuhan (makan 100%, biaya kos 100%, kuota internet 90%) dari keinginan (nongkrong di kafe 93,3%, belanja impulsif 70%). Namun, kesenjangan implementasi (knowing-doing gap) menjadi tantangan utama: 76,7% partisipan tidak memiliki catatan anggaran tertulis. Mid-month crisis terjadi pada 70% partisipan, dipicu oleh front-loading spending dan akumulasi pengeluaran sosial. Teknologi finansial memperparah perilaku boros pada 77,8% penggunanya akibat efek pain-free payment. Faktor protektif meliputi pengiriman uang bertahap, penggunaan aplikasi pencatat keuangan, dan pengalaman negatif masa lalu. Penelitian ini merekomendasikan integrasi pelatihan digital envelope budgeting ke dalam program orientasi mahasiswa baru.
Pengaruh Financial Distress, Likuiditas, Leverage dan Ukuran Perusahaan terhadap Keputusan Hedging pada Perusahaan Sektor Consumer Non-Cyclicals Fikri Al Hakim; Ibnu Aswat; Ayu Umyana
Akuntansi Vol. 5 No. 3 (2026): September : Jurnal Riset Ilmu Akuntansi
Publisher : Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/akuntansi.v5i3.3313

Abstract

This study aims to examine and analyze the effects of financial distress, liquidity, leverage, and firm size on hedging decisions among consumer non-cyclicals companies listed on the Indonesia Stock Exchange during the 2021–2024 period. A quantitative approach was employed using logistic regression analysis. The research sample was selected through purposive sampling, resulting in 21 companies with a total of 84 observation data. The dependent variable was the hedging decision, while the independent variables included financial distress, liquidity, leverage, and firm size. The findings reveal that liquidity has a positive and significant effect on hedging decisions, indicating that companies with stronger liquidity are more likely to adopt hedging strategies to manage financial risks. In contrast, financial distress and leverage do not have a significant influence on hedging decisions. Firm size, however, has a negative and significant effect, suggesting that larger firms tend to be less likely to engage in hedging activities. These findings demonstrate that a company's financial condition and organizational characteristics play an important role in determining its risk management strategy, particularly in making hedging decisions to mitigate market uncertainty and financial risk.