Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

PENDEKATAN SOSIAL KOGNITIF DALAM PEMBELAJARAN Syukri Amin; Imam Ahmad Amin
EL-TA’DIB: Journal of Islamic Education Vol. 1 No. 1 (2021): Maret
Publisher : Program Studi Pendidikan Agama Islam Fakultas Agama Islam Univesitas Muhammadiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36085/eltadib.v1i1.1449

Abstract

Proses pembelajaran  ialah proses dimana individu mengubah perilakunya dalam upaya mencapai berbagai macam  kompetensi, ketrampilan dan sikap yang dimulai dari  sejak manusia lahir sampai akhir hayatnya. Banyak teori yang menjelaskan tentang pembelajaran, diantaranya seperti yang dikemukakan oleh  Robert Gagne (Pemrtosesan Informasi), Pavlov, Skinner (Teori pembelajaran Behavioristik)  dan Teori Social Kognitif  yang dikemukakan oleh Bandura.
PRESTASI BELAJAR SISWA HAFIDZUL QUR’AN DI KELAS VIII SMP IHYA’UL QUR’AN BENGKULU TENGAH Imam Ahmad Amin; Muslikh Suyuthie; Lety Febriana; Erina Erina
EL-TA’DIB: Journal of Islamic Education Vol. 1 No. 2 (2021): september
Publisher : Program Studi Pendidikan Agama Islam Fakultas Agama Islam Univesitas Muhammadiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36085/eltadib.v1i2.3149

Abstract

Learning achievement is the teacher's assessment of the learning process and learning outcomes by producing change. These changes include knowledge, understanding, attitudes, applications, and abilities which include cognitive, affective, and psychomotor aspects of students. A student in a religious school, including a boarding school is not only being required to master general knowledge but also knowledge about religion. The purpose of this research was to determine The Students’ Achievement of Hafidzul Qur'an in Class VIII SMP Ihya'ul Qur'an Central Bengkulu. This research used a descriptive qualitative method. The results of the research show that students in class VIII SMP Ihya'ul Qur'an Central Bengkulu have learning achievement that can be seen from students' learning outcomes in the form of report card assessments. The students are not only smart in terms of memorizing Al- Qur'an but also achievement in class. The inhibiting factors for memorizing Al-Qur'an are laziness, different backgrounds of students, little time, and often easily forget. Meanwhile, the supporting factors for memorizing Al-Qur'an are the supporting from family, motivating from Ustadzah, supporting from Ustad / ustadzah, and rewards from school. Keywords: Learning Achievement, Hafidzul Qur'an.
UPAYA GURU PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DALAM MENINGKATKAN KOMPETENSI BERAGAMA SISWA DI MTS PANCA MUKTI BENGKULU TENGAH Syubli; Surohim Surohim; Imam Ahmad Amin AR
EL-TA’DIB: Journal of Islamic Education Vol. 2 No. 2 (2022): Oktober
Publisher : Program Studi Pendidikan Agama Islam Fakultas Agama Islam Univesitas Muhammadiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36085/eltadib.v2i2.4899

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui upaya guru Pendidikan Agama Islam dan faktor-faktor apa yang mendukung dan penghambat serta bagaimana upaya guru pendidikan agama islam mengatasi faktor penghambat dalam meningkatkan kompetensi beragama siswa di MTs Panca Mukti Bengkulu Tengah. Jenis penelitian menggunakan metode kualitatif, memperoleh dan mencari data dalam penelitian ini, maka penulis menggunakan tekhnik observasi, wawancara dan dokumentasi. Tekhnik wawancara tak berstruktur penulis tunjukan kepada Guru PAI, Kepala Sekolah, dan Siswa. Berdasarkan hasil wawancara dan analisis yang di lakukan, bahwa upaya Guru Pendidikan Agama Islam dalam meningkatkan kompetensi beragama Siswa di MTs Panca Mukti Bengkulu Tengah yakni Meningkatkan pengetahuan agama siswa, meningkatkan pemahaman agama siswa, sehingga mereka mampu mengidentifikasi masalah yang dihadapi dalam proses pembelajaran yang disampaikan, meningkatkan kemampuan siswa dalam melaksanakan secara praktik tentang tugas atau pekerjaan yang diberikan kepadanya, meningkatkan norma-norma yang baik terhadap diri siswa, yakni dengan cara menuntun mereka, baik dari segi akhlak maupun dalam melaksanakan tugas-tugas, meningkatkan pandangan yang baik kepada siswa, baik itu berkenaan dengan rasa senang atau tidak terhadap sesuatu Meningkatkan motivasi siswa untuk melakukan aktivitas tertentu. yaitu seperti: kegiatan rohis, muhadarah, pembelajaran baca tulis iqra dan Al-qur’an. Kata Kunci: Guru Pendidikan Agama Islam, kompetensi Beragama Siswa
PERAN MAHASISWA MENGIKUTI PROGRAM ASISTENSI MENGAJAR MERDEKA BELAJAR KAMPUS MERDEKA PADA UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH BENGKULU Imam Ahmad Amin; Lety Febriana; Syubli; Clara Dimitri
EL-TA’DIB: Journal of Islamic Education Vol. 3 No. 1 (2023): April
Publisher : Program Studi Pendidikan Agama Islam Fakultas Agama Islam Univesitas Muhammadiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36085/eltadib.v3i1.5687

Abstract

Peran mahasiswa dalam mengikuti Program Asistensi Mengajar MBKM (Merdeka Belajar Kampus Mengajar), Tujuan penelitian ini adalah mengetahui peran mahasiswa dalam Program Asistensi MBKM (Merdeka Belajar Kampus Mengajar). Program Kampus Mengajar merupakan salah satu bentuk pelaksanaan Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) yang berupa asistensi mengajar untuk memberdayakan mahasiswa dalam membantu proses pembelajaran di Sekolah Dasar di berbagai Desa dengan akreditasi C. Pada program ini, mahasiswa yang terlibat memiliki tanggung jawab dalam membantu pihak sekolah pada proses Mengajar. Selain itu, mahasiswa memiliki tanggung jawab dalam memperbaiki karakter siswa mengasah keterampilan berpikir dalam bekerja bersama lintas bidang ilmu dan ragam asal mahasiswa dalam menyelesaikan masalah yang dihadapi, mengembangkan wawasan, karakter dan Soft Skills mahasiswa, mendorong dan memacu pembangunan nasional dengan menumbuhkan motivasi masyarakat untuk berpartisipasi dalam pembangunan, serta meningkatkan peran dan kontribusi nyata perguruan tinggi dan mahasiswa dalam pembangunan nasional. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif, menggunakan metode penelitian fenomenologi, pengumpulan data dalam penelitian ini adalah wawancara dan dokumentasi. Hasil dari penelitian ini yaitu membantu literasi dan numerasi, dapat membantu adaptasi teknologi serta membantu administrasi di sekolah. Kata kunci : Merdeka Belajar, Asistensi Mengajar, Mahasiswa
PERANAN PIMPINAN PONDOK PESANTREN AR – RAUDHAH DALAM MENGHADAPI TANTANGAN PROFESI GURU PADA ERA DIGITAL 4.0 Lety Febriana; Imam Ahmad Amin; Muhammad Dicky Khoirullah
EL-TA’DIB: Journal of Islamic Education Vol. 3 No. 2 (2023): Oktober
Publisher : Program Studi Pendidikan Agama Islam Fakultas Agama Islam Univesitas Muhammadiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36085/eltadib.v3i2.6208

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan tantangan guru Pendidikan Agama Islam dalam menghadapi perubahan era globalisasi industri teknologi 4.0 di Pondok Pesantren Ar-Raudhah. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dan mengacu pada studi kasus. Pengumpulan data dilakukan dengan observasi, wawancara dan dokumentasi. Untuk keabsahan data menggunakan ketekunan pengamatan, Trianggulasi teknik dan sumber. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa tantangan yang dihapi guru PAI dalam perubahan era globalisasi industri teknologi 4.0 di Pondok Pesantrern Ar-Raudhah, terdapat beberapa tantangan yaitu salah satunya guru harus dituntut untuk melek digital dimana guru harus meningkatkan pemahaman dan pengetahuannya dalam teknologi agar bisa mengimplementasikan pengetahuan tersebut dalam proses mengajar, tantangan yang lain yang dihadapi guru PAI ialah guru harus mampu berinovasi dalam metode mengajarnya sesuai dengan perkembangan yang ada. Selain dari guru tantang lainnya datang dari murid, dimana terkikisnya moral siswa akibat adanya perubahan globalisasi teknologi tersebut, dan terkikis pula aksi sosial murid terhadap lingkungannya, tidak hanya pada antar murid namun juga muncul sikap cuek pada tanggung jawabnya sebagai pelajar. Kata Kunci : Pondok Pesantren, Profesi guru, Era Digital 4.0.
PENGGUNAAN TEKNIK MIND MAPPING UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN MENULIS TEKS DESKRIPSI PADA SISWA KELAS XII SMAN 2 REJANG LEBONG Akbar, Dandi; Amin, Imam Ahmad; Kusmiarti, Reni
Jurnal Pendidikan dan Pengabdian Masyarakat Vol. 7 No. 4 (2024): November
Publisher : FKIP Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jppm.v7i4.7698

Abstract

Kegiatan pelatihan teknik mind mapping bertujuan untuk meningkatkan kemampuan menulis teks deskripsi siswa kelas XII di SMAN 02 Rejang Lebong. Kegiatan ini dilatarbelakangi oleh kesulitan siswa dalam menyusun teks yang terstruktur dan koheren. Metode yang digunakan meliputi sosialisasi, pelatihan, pendampingan, dan diskusi kelompok kecil. Kegiatan dimulai dengan sosialisasi pentingnya keterampilan menulis, diikuti dengan sesi pelatihan membuat mind map berdasarkan topik deskripsi. Pendampingan dilakukan secara individual, dan siswa terlibat dalam diskusi untuk mempresentasikan mind map mereka dan saling memberi umpan balik. Hasil evaluasi menunjukkan lebih dari 70% siswa mengalami peningkatan signifikan dalam kemampuan menulis dan kepercayaan diri. Dengan demikian, teknik mind mapping terbukti efektif dalam membantu siswa mengorganisasi ide-ide mereka, menghasilkan tulisan yang lebih terstruktur. Program ini diharapkan dapat diterapkan lebih lanjut dalam pembelajaran di mata pelajaran lainnya.
SOSIALISASI MANAJEMEN KEUANGAN USIA DINI: MENINGKATKAN PEMAHAMAN ANAK SD 34 REJANG LEBONG TERHADAP PENGELOLAAN UANG SAKU Dwi Indriyani, Lusiana; Ahmad Amin, Imam
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (JIMAKUKERTA) Vol. 5 No. 1 (2025): JIMAKUKERTA
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Muhammadiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sosialisasi manajemen keuangan pada anak usia dini di SD 34 Rejang Lebong bertujuan untuk meningkatkan pemahaman siswa mengenai pengelolaan uang saku. Aktivitas ini merupakan upaya penting untuk mendidik anak menjadi orang yang hemat dan tidak konsumtif., serta mempersiapkan mereka untuk menghadapi tantangan finansial di masa depan. Metode yang digunakan dalam sosialisasi ini meliputi pemaparan materi tentang definisi uang, fungsinya, dan jenisnya, serta cara menghemat uang. Siswa-siswi di SD 34 Rejang Lebong diajarkan tentang pentingnya menabung, manfaat menabung, dan cara menyisihkan uang saku untuk disimpan dalam celengan. Kegiatan ini juga melibatkan diskusi tanya jawab dan simulasi untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan siswa dalam mengelola keuangan. Hasil dari sosialisasi ini menunjukkan bahwa siswa-siswi mulai memahami pentingnya mengelola uang saku dengan bijak. Mereka menunjukkan antusiasme yang besar terhadap kegiatan ini dan dapat menjawab pertanyaan yang diajukan oleh pembicara. Dengan demikian, sosialisasi ini berkontribusi pada pembentukan karakter anak yang lebih mandiri dan bertanggung jawab dalam mengelola keuangan.
PENYULUHAN BUDAYA HIDUP BERSIH PADA SISWA SD N O5 SEBERANG MUSI Muttakin, Rival; Ahmad Amin, Imam
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (JIMAKUKERTA) Vol. 5 No. 1 (2025): JIMAKUKERTA
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Muhammadiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan Penyuluhan Budaya Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) di SDN 05 Seberang Musi adalah untuk membuat siswa usia enam hingga dua belas tahun lebih sadar tentang pentingnya perilaku hidup sehat. Aktivitas ini bertujuan untuk mengubah perilaku kesehatan siswa melalui penyuluhan dan praktik mencuci tangan dan menggosok gigi serta kerja bakti. Metode pelaksanaan terdiri dari tiga tahap: persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi. Pre-test dan post-test digunakan untuk mengukur hasil. Hasil penelitian menunjukkan jika pengetahuan siswa tentang PHBS meningkat secara signifikan, yang ditunjukkan oleh perubahan positif dalam sikap dan praktik kebersihan. Siswa semakin aktif dan lebih percaya diri untuk berperilaku sehat, menurut observasi mereka selama kegiatan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penyuluhan PHBS yang direncanakan dapat berdampak positif, meningkatkan kesadaran tentang kesehatan sejak dini, dan mendorong generasi berikutnya yang lebih sehat. Untuk meningkatkan budaya hidup bersih dan sehat di lingkungan sekolah, diharapkan kegiatan semacam ini dapat dilakukan terus menerus.
PEMANFAATAN YOUTUBE DALAM PROSES PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DI SMA MUHAMMADIYAH 1 BOARDING SCHOOL Juliyansa; Syubli; Lety Febriana; Desi Firmasari; Imam Ahmad Amin
EL-TA’DIB: Journal of Islamic Education Vol. 4 No. 2 (2025): January
Publisher : Program Studi Pendidikan Agama Islam Fakultas Agama Islam Univesitas Muhammadiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36085/eltadib.v4i2.8907

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana pemanfaatan Youtube dalam proses pembelajaran Pendidikan Agama Islam di SMA Muhammadiyah 1 Boarding School. Latar belakang penelitian ini didasarkan pada perkembangan teknologi digital yang semakin pesat, khususnya platform YouTube, yang berpotensi menjadi media pembelajaran yang efektif dan menarik. YouTube sebagai platform berbagi video kini tidak hanya digunakan untuk hiburan, tetapi juga dimanfaatkan dalam konteks pembelajaran oleh berbagai kalangan, mulai dari guru hingga siswa. Namun, di sekolah ini, penggunaan YouTube dalam pembelajaran belum manfaatkan dalam proses pembelajaran. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara, observasi, dan dokumentasi. Informan dalam penelitian ini terdiri dari kepala sekolah, guru Pendidikan Agama Islam, dan siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun pemanfaatan YouTube dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam di sekolah ini belum dimanfaatkan, Namun seluruh pihak di sekolah menunjukkan respon yang positif. Kepala sekolah mendukung penggunaan media digital Youtube selama tetap sesuai dengan nilai-nilai Islam dan kurikulum. Guru Pendidikan Agama Islam mengakui bahwa video dari YouTube dapat membantu menjelaskan materi secara visual dan lebih menarik bagi siswa. Siswa sendiri menyatakan antusiasme dan kesiapan untuk belajar menggunakan video dari YouTube. Kesimpulannya, YouTube memiliki potensi besar untuk dimanfaatkan dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam di SMA Muhammadiyah 1 Boarding School. Kata Kunci: YouTube, Pendidikan Agama Islam, Media Pembelajaran, Teknologi Digital, SMA Muhammadiyah 1 Boarding School
The Role of Islamic Education Teachers in Instilling Religious Moderation Values of High School Students Muhammad Iqbal Kurniawan; Imam Ahmad Amin
At-Ta'lim : Media Informasi Pendidikan Islam Vol 23, No 2 (2024): DECEMBER
Publisher : Universitas Islam Negeri Fatmawati Sukarno Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29300/attalim.v23i2.5921

Abstract

ENGLISH: The Role of Islamic Education Teachers in Instilling Religious Moderation Values of High School StudentsObjective: This study aims to determine the role and strategies of Islamic Education Teachers in instilling Religious Moderation in Students at SMA IT IQRA' Bengkulu City. Method: this type of research uses qualitative-descriptive with case study design. This research was conducted in 2024; the main subjects were Islamic Education Teachers and the Head of the school curriculum. Data collection used interview, observation, and documentation instruments. Descriptive analysis was used to analyze the research data. Results: The role of Islamic Religious Education teachers at SMA IT Iqra' Bengkulu City is strategic in instilling religious moderation values in students. The values of religious moderation are integrated into the subject matter, such as explaining the concept of wasathiyah (balance), tolerance, and unity in Islamic teachings. Conclusion: Islamic Education teachers become role models for students by showing religious moderation in daily interactions in the school environment and relationships with the surrounding community. Contribution: This research contributes to the scientific literature, especially in Islamic education and the study of religious moderation.INDONESIAN: Peran Guru Pendidikan Agama Islam dalam Menanamkan Nilai-Nilai Moderasi Beragama Siswa SMATujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Peran dan strategi Guru Pendidikan Agama Islam dalam menanamkan Moderasi Beragama pada Siswa di SMA IT IQRA’ Kota Bengkulu. Metode: jenis penelitian menggunakan kualitatif-deskriptif dengan desain studi kasus. Penelitian ini dilaksanakan pada tahun 2024, subjek utama yaitu Guru Pendidikan Agama Islam dan Kepala kurikulum sekolah. Pengumpulan data menggunakan instrumen wawancara, observasi, dan dokumentasi. Analisis deskriptif digunakan dalam analisis data penelitian. Hasil: Peran guru Pendidikan Agama Islam di SMA IT Iqra’ Kota Bengkulu sangat strategis dalam menanamkan nilai-nilai moderasi beragama kepada siswa. Nilai-nilai moderasi beragama diintegrasikan dalam materi pelajaran, seperti penjelasan tentang konsep wasathiyah (keseimbangan), toleransi, dan persatuan dalam ajaran Islam. Kesimpulan: Guru Pendidikan Agama Islam menjadi teladan bagi para siswa dengan menunjukkan moderasi beragama dalam interaksi sehari-hari di lingkungan sekolah dan dalam hubungan dengan masyarakat sekitar. Kontribusi: Penelitian ini memberikan kontribusi pada literatur keilmuan, khususnya dalam bidang pendidikan agama Islam dan studi tentang moderasi beragama.